Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Survei LSI: Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 8 Jan 2026 07:54 WIB
Rubrik Nasional
Survei LSI: Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Survei LSI: Peneliti Senior Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa (kanan) didampingi moderator Fajar Moestar, memaparkan hasil survei nasional bertema “Apakah Mayoritas Publik Menerima atau Menolak Pilkada oleh DPRD” di Jakarta, Rabu (7/1). (AHMAD ALI FUTHUHIN / RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA — Saat sebagian elite politik mendorong pemilihan kepala daerah kembali ditentukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), generasi muda justru berdiri di barisan paling keras menolak. Sebanyak 84 persen Generasi Z menentang pilkada tidak langsung, seiring penolakan publik secara nasional yang mencapai 66,1 persen.

Peneliti Senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa, mengatakan hasil survei terbaru pihaknya itu menunjukkan, penolakan terhadap wacana pilkada melalui DPRD bersifat masif dan merata di berbagai segmen masyarakat.

Sebanyak 66,1 persen responden menyatakan kurang setuju, tidak setuju, atau tidak setuju sama sekali. Sebaliknya, 28,6 persen menyatakan setuju atau sangat setuju, sementara 5,3 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

“Angka ini bukan angka kecil. Di atas 65 persen itu sudah menunjukkan penolakan yang masif dan sistemik,” kata Ardian saat pemaparan hasil survei, di Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Menurut Ardian, penolakan muncul lintas gender dan wilayah. Responden laki-laki dan perempuan sama-sama menolak, begitu pula masyarakat desa dan perkotaan.

Dari sisi ekonomi, penolakan datang dari kelompok berpenghasilan rendah hingga tinggi, meski kelompok berpendapatan lebih tinggi tercatat sebagai yang paling keras menolak.

Baca Juga: Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang

Dari perspektif generasi, Gen Z berada di posisi teratas dengan tingkat penolakan 84 persen, disusul generasi milenial 71,4 persen, Generasi X 60 persen, dan Baby Boomer 63 persen.

“Penolakan ini tidak hanya terjadi pada satu generasi, tetapi di semua generasi, dan mayoritas menolak pilkada lewat DPRD,” ujar Ardian.

BeritaTerbaru

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB

Survei ini melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia dengan metode multi-stage random sampling, dan dilakukan pada 19–20 Oktober 2025. Ardian menyebut jumlah responden tersebut cukup merepresentasikan kondisi nasional, merujuk pada pengalaman survei LSI yang hasilnya kerap mendekati rekapitulasi resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

LSI Denny JA juga menggali alasan utama publik menolak pilkada lewat DPRD. Pertama, memori kolektif masyarakat yang telah merasakan pilkada langsung sejak 2005.

Publik sudah terbiasa memilih pemimpin daerahnya secara langsung. “Ketika tiba-tiba diubah tanpa dasar yang bisa diterima publik, penolakannya menjadi keras,” kata Ardian.

Kedua, pilkada langsung telah dipersepsikan sebagai pesta rakyat. Masyarakat menikmati kontestasi politik dan merasa dilibatkan langsung dalam demokrasi lokal.

Baca Juga: DPRD Tangsel Desak Solusi Permanen Atasi Krisis Air di SDN Kademangan 02

Ketiga, rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap DPRD dan DPR RI, yang masih sering diasosiasikan dengan politik transaksional dan korupsi.

“Persepsi di masyarakat, parpol dan anggota DPRD/DPR itu sarang korupsi,” ujarnya.

Keempat, rendahnya kepercayaan terhadap partai politik, yang dinilai belum optimal menjalankan fungsi rekrutmen dan pendidikan politik. Kelima, pilkada tidak langsung dianggap menghilangkan hak rakyat.

Ardian menyebut, 82,2 persen responden menolak pilkada lewat DPRD karena dinilai mencabut hak masyarakat untuk memilih pemimpin daerahnya secara langsung. Selain itu, pilkada langsung memberi masyarakat sense of control terhadap kepala daerah, termasuk untuk tidak memilih kembali pemimpin yang ingkar janji.

Temuan survei ini menguat di tengah kembali mencuatnya wacana pilkada melalui DPRD yang disuarakan Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah partai politik.

Senada dengan temua LSI, Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menegaskan pilkada langsung oleh rakyat harus dipertahankan. PSHK menilai mahalnya biaya pilkada dan persoalan kualitas demokrasi tidak semestinya dibebankan kepada rakyat, melainkan menjadi tanggung jawab elite politik.

“Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia mendesak penyelenggara negara dan elite partai politik untuk mempertahankan pilkada secara langsung oleh rakyat dan menghentikan wacana pilkada tidak langsung,” tulis PSHK dalam keterangan resminya, Rabu (7/1/2026). PSHK juga mendorong reformasi partai politik agar lebih demokratis dan berintegritas. (rmg/xan)

Tags: dprdeliteLSIpilkadapolitik
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

BERNOSTALGIA - Mentrans RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, bernostalgia di SMPN 1 Pandeglang, Senin (31/8/2026). (ISTIMEWA)

Mentrans RI Iftitah Bernostalgia di SMPN 1 Pandeglang

Senin, 31 Agu 2026 17:34 WIB
Alam Sutera Tambah Hunian Premium, AGNA Resmi Diperkenalkan

Alam Sutera Tambah Hunian Premium, AGNA Resmi Diperkenalkan

Selasa, 1 Sep 2026 17:01 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Sabtu 5 September, Cek di Sini Lokasinya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:18 WIB
Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga

Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga

Jumat, 4 Sep 2026 07:44 WIB
SOSIALISASI -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, menyosialisasikan program Aku Desa Digital. (ISTIMEWA)

Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Aku Desa Digital

Selasa, 1 Sep 2026 17:42 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.