Rabu, 13 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

107 Ribu H Sawah Rusak Akibat Banjir Sumatera

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 15 Jan 2026 09:05 WIB
Rubrik Nasional
107 Ribu H Sawah Rusak Akibat Banjir Sumatera

Personel TNI AD membersihkan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 155678 Hutanabolon 2 di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dari endapan lumpur akibat banjir dalam bencana Sumatera, Selasa (13/1/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menimbulkan dampak luas lintas sektor. Kerusakan terjadi pada pertanian, kelautan dan perikanan, infrastruktur vital, hingga lingkungan hidup.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan, hingga 13 Januari 2026, total lahan sawah yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut mencapai 107,4 ribu hektare. Rinciannya, 56,1 ribu hektare rusak ringan, 22,2 ribu hektare rusak sedang, dan 29,1 ribu hektare rusak berat.

“Dari total tersebut, areal tanam padi dan jagung yang mengalami gagal panen mencapai 44,6 ribu hektare,” kata Amran dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (14/1/2026).

Selain sawah, bencana juga berdampak pada sektor perkebunan dan hortikultura. Lahan kopi, kakao, kelapa dalam, dan komoditas lain tercatat terdampak seluas 29,3 ribu hektare, sementara lahan hortikultura—meliputi sayuran, buah, dan tanaman obat—mencapai sekitar 1.800 hektare. Di sektor peternakan, lebih dari 820.000 ekor ternak dilaporkan mati atau hilang.

Kerusakan juga terjadi pada infrastruktur pendukung pertanian. Kementerian Pertanian mencatat 58 unit rumah potong hewan rusak, 2.300 unit alat dan mesin pertanian hilang, 74 Balai Penyuluhan Pertanian rusak, tiga bendungan terdampak, 152 kilometer jaringan irigasi rusak, serta ratusan jalan produksi pertanian tidak dapat digunakan.

Untuk pemulihan sektor pertanian, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 1,49 triliun. Dana tersebut diprioritaskan untuk rehabilitasi sawah rusak ringan dan sedang, bantuan benih tanaman pangan, pemulihan kawasan perkebunan, serta penyediaan alat dan mesin pertanian.

BeritaTerbaru

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

Dampak bencana juga menghantam sektor kelautan dan perikanan. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut kebutuhan anggaran pemulihan mencapai Rp 1,71 triliun, yang akan digunakan untuk rehabilitasi dermaga, prasarana perikanan tangkap, tambak budidaya, hingga pembangunan ulang unit pengolahan ikan.

“Bencana ini berdampak langsung pada penghidupan nelayan, pembudidaya ikan, dan pengolah ikan di tiga provinsi terdampak,” ujar Trenggono, di tempat yang sama.

KKP mencatat sebanyak 8.368 nelayan, 27.879 pembudidaya ikan, dan 1.431 pengolah ikan terdampak, serta 3.612 kapal nelayan, 396 unit pengolahan ikan, dan 20.723 hektare tambak mengalami kerusakan. Untuk mempercepat pemulihan, KKP membentuk Satgas Aksi Tanggap dan Peduli Bencana Sumatera serta mengerahkan taruna sekolah kedinasan.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut mencapai 1.189 jiwa. Selain itu, 141 orang dinyatakan hilang dan lebih dari 195 ribu warga mengungsi.

BNPB memprioritaskan pemulihan infrastruktur vital, termasuk pembangunan 270 jembatan Bailey. Hingga pertengahan Januari, 20 unit telah terpasang dan 10 unit lainnya masih dalam proses pemasangan. Pemerintah juga mengirim 117 unit jembatan Aramco ke Aceh untuk membuka kembali akses wilayah terisolasi.

Pada sektor permukiman, fokus utama diarahkan pada penanganan 49.296 rumah kategori Rusak Berat (RB) dengan target usulan pembangunan 27.575 unit Hunian Sementara (Huntara). “Saat ini, sebanyak 4.280 unit Huntara sedang dalam tahap pengerjaan fisik,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu (14/1/2026).

Dalam penanganan lapangan, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi memfokuskan pembersihan lumpur di wilayah dataran rendah, terutama Aceh Tamiang.

“Yang kita fokus ada, tanpa menafikan daerah lain, dari 52 kabupaten dan kota yang terdampak,” kata Tito. Menurut dia, pembersihan di wilayah dataran rendah harus dilakukan hingga ke rumah warga. “Ini harus door-to-door, man-to-man masuk ke sana,” ujarnya.

Di sisi lingkungan hidup, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melakukan pengawasan terhadap 100 perusahaan di wilayah terdampak banjir. Sebanyak 20 perusahaan telah dijatuhi sanksi administrasi audit lingkungan.

KLH/BPLH juga telah melakukan penyegelan sejumlah perusahaan di tiga provinsi terdampak. Penyegelan dilakukan karena dugaan kontribusi aktivitas perusahaan yang menjadi faktor banjir dan longsor. Selain itu, pada Desember 2025 pihak KLH memanggil delapan korporasi yang beraktivitas di Sumatera Utara.

Selain itu, KLH/BPLH menyiapkan gugatan perdata terhadap enam perusahaan yang aktivitasnya diduga berkontribusi terhadap banjir di Sumatera Utara.

“Kita harus menjaga rasa keadilan masyarakat. Untuk kasus Sumatera bagian utara ini, gugatan perdata sepenuhnya akan kami lakukan lewat jalur pengadilan,” tegas Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

Pemerintah menegaskan, pemulihan pascabencana Sumatera tidak hanya bertujuan membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga memulihkan mata pencaharian warga serta memastikan akuntabilitas dan perlindungan lingkungan di wilayah terdampak. (rmg/xan)

Tags: acehbencanasumateraSumatera BaratSumatera Utara
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan
Nasional

Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan

Selasa, 28 Apr 2026 20:39 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

DITEMUKAN : Personel Resmob Satreskrim Polres Serang menemukan seorang pelaku penculikan bersama balita usia 17 bulan di pelabuhan Merak. (ISTIMEWA)

Dugaan Kasus Penculikan, Seorang Pengasuh Anak Diringkus di Pelabuhan Merak – Banten

Kamis, 7 Mei 2026 16:38 WIB
Ingin Kuliah Gratis, 1.458 Pemuda Tangerang Berebut Beasiswa Tangerang Gemilang

Ingin Kuliah Gratis, 1.458 Pemuda Tangerang Berebut Beasiswa Tangerang Gemilang

Selasa, 12 Mei 2026 19:30 WIB
DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banten, meluncurkan gerai pengisian daya handphone gratis berbasis tenaga surya, di kantor DPW PKS Banten, Minggu (10/5/2026). (ISTIMEWA)

PKS Banten Dorong Energi Hijau Lewat Charger Gratis

Minggu, 10 Mei 2026 14:44 WIB
Direktur FBN, Lulu Jamaludin, berfoto bersama dengan para mahasiswa UIN SMHB. (ISTIMEWA)

Sejumlah Mahasiswa UIN SMH Banten Teliti Gerakan Sosial Relawan FBN

Senin, 11 Mei 2026 21:44 WIB
Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang

Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.