SATELITNEWS.COM, SERANG – Sekda Kota Serang Nanang Saefuddin, meminta setiap usulan program yang disampaikan oleh masyarakat harus berbasis data yang valid, berorientasi bagi kepentingan masyarakat luas, sehingga output dari program tersebut bisa terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hal itu diungkapkan Nanang seusai membuka Musrembang tingkat Kecamatan Serang di hotel flamingo, Selasa (27/1/2026). Musrenbang itu, bertujuan untuk penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Nanang menjelaskan, hasil dari Musrembang ini nantinya akan diintegrasikan dengan program prioritas pembangunan Kota Serang sesuai dengan kewenangan masing-masing perangkat daerah.
“Kami menyadari bahwa belum seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara sekaligus. Namun demikian, Pemkot Serang akan terus berupaya mewujudkannya secara bertahap, sesuai dengan kemampuan dan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Saat ini, kata Nanang, pembangunan di Kota Serang difokuskan pada empat sektor utama, yaitu peningkatan pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur.
“Infrastruktur yang menjadi perhatian meliputi peningkatan kualitas jalan, sistem drainase, pengelolaan persampahan, dan penataan pasar,” tukasnya.
Baca Juga: Gelar Musrenbang RKPD, Pemkot Tangerang Selatan Fokus Infrastruktur dan Layanan Digital
Selain itu, lanjutnya penanganan banjir juga menjadi prioritas utama yang memerlukan partisipasi aktif masyarakat serta kolaborasi erat dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat agar upaya penanggulangannya berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Kebijakan pembangunan tahun 2027 diarahkan pada kesinambungan program pembangunan sebelumnya serta penguatan sinergi dengan pemerintah tingkat provinsi dan pusat,” pungkasnya.
Dalam rangka percepatan pembangunan wilayah, Pemkot akan melanjutkan pembangunan sarana prasarana di tingkat kelurahan dan kecamatan, serta melakukan pemberdayaan masyarakat.
“Hal ini juga termasuk memberikan apresiasi kepada para tokoh masyarakat seperti RT/RW, marbot, guru ngaji, pemandi jenazah, dan kader posyandu atas kontribusi serta pengabdian mereka kepada masyarakat,” imbuhnya. (luthfi)
























