SATELITNEWS.COM, LEBAK—Seorang petani lanjut usia bernama Ikna (72), warga Kampung Selapajang, Desa Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, dilaporkan hilang saat menyeberangi Sungai Ciujung, Senin (26/1/2026) sore. Hingga Selasa (27/1/2026) sore, korban belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di aliran Sungai Ciujung yang berada di kampung setempat. Korban hendak menyeberangi sungai untuk menuju lahan pertanian sebagaimana aktivitasnya sehari-hari.
Plt Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Lebak, Gunawan, mengatakan korban dikenal warga sebagai petani yang sudah terbiasa melintasi Sungai Ciujung. Bahkan, korban kerap menyeberang dengan cara berenang karena tidak adanya jembatan penghubung di lokasi tersebut. “Menurut keterangan warga, korban sudah sering menyeberangi sungai ini dan cukup memahami karakter arus. Karena itu, kejadian ini mengejutkan warga sekitar,” ujar Gunawan sore tadi.
Keterangan dari warga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma. Dugaan sementara, penyakit tersebut kambuh saat korban berada di tengah sungai sehingga menyebabkan kesulitan bernapas dan akhirnya tenggelam. “Ini masih dugaan awal. Kami tetap menunggu hasil pencarian dan temuan di lapangan,” katanya.
Gunawan menyebutkan, pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB karena keterbatasan pencahayaan dan pertimbangan keselamatan petugas. Operasi pencarian dilanjutkan kembali keesokan harinya dengan memperluas area penyisiran.
Hingga sore ini, proses pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Lebak, serta relawan dan warga setempat belum membuahkan hasil. Tim melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari titik awal kejadian hingga beberapa ratus meter ke arah hilir Sungai Ciujung. “Kami akan menambah radius pencarian dan tetap melibatkan unsur SAR gabungan. Keselamatan petugas juga menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Baca Juga: BPBD Kabupaten Lebak Sudah Salurkan 382 Ribu Liter Air kepada Warga
Sejumlah warga Kampung Selapajang mengungkapkan, Sungai Ciujung merupakan jalur yang kerap dilintasi korban dan warga untuk ke kebun. Meski terbiasa, warga menyadari bahwa kondisi sungai dapat berubah sewaktu-waktu, terutama saat debit air meningkat. “Biasanya aman, tapi arus belakangan ini memang agak deras. Kedalaman juga tidak rata,” kata seorang warga yang ikut membantu pencarian.(mulyana)
























