SATELITNEWS.COM, TANGSEL--Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menetapkan penyesuaian jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan. Kebijakan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran ibadah pegawai Muslim tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangsel, Wahyudi Leksono menjelaskan bahwa pengaturan jam kerja dibagi menjadi dua kategori, yakni perangkat daerah dengan lima hari kerja dan enam hari kerja.
“Untuk jam kerja di bulan Ramadan ini kita bagi dua. Ada perangkat daerah yang jam kerjanya sampai hari Sabtu, dan ada yang sampai hari Jumat,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Wahyudi menjelaskan, bagi perangkat daerah yang menerapkan lima hari kerja (Senin-Kamis), jam kerja diatur mulai pukul 08.00-15.00 WIB, dengan waktu istirahat pukul 12.00-12.30 WIB.
“Sedangkan hari Jumatnya masuk jam 08.00 sampai 15.30 WIB, waktu istirahat 11.30 sampai 12.30 WIB,” katanya.
Sementara, lanjut Wahyudi, untuk perangkat daerah dengan enam hari kerja, pengaturan jamnya pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00-14.00 WIB, dengan istirahat pukul 12.00-12.30 WIB.
Baca Juga: Perubahan APBD 2026: Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur
“Kemudian untuk hari jumat jam 08.00-14.30 WIB, waktu istirahat 11.30-12.30 WIB,” urainya.
Menurut Wahyudi, pembagian ini dilakukan karena adanya kebutuhan pelayanan publik yang tetap harus berjalan optimal, terutama pada unit layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“(Sabtu) itu karena pelayanan, seperti puskesmas, atau tempat lainnya, jadi mereka enam hari kerja,” jelasnya.
Selain menyampaikan pengaturan jam kerja, Wahyudi juga berpesan kepada seluruh ASN, khususnya yang menjalankan ibadah puasa, agar tetap menjaga semangat dan profesionalisme dalam bekerja.
“Pesan saya untuk teman teman ASN yang khusus nya muslim menjalankan ibadah bulan suci Ramadan dengan baik, sesuai dengan tuntunan dan juga tetap beraktivitas ke kantor seperti biasa,” paparnya.
Ia menegaskan bahwa kinerja ASN tidak boleh menurun selama Ramadan. Justru, momentum bulan suci diharapkan menjadi pendorong untuk bekerja lebih baik.
Baca Juga: SMPN 25 Ditolak Warga, Pemkot Tangsel Tak Punya Opsi Lain
“Bekerja seperti biasa, tidak berkurang sedikit pun, malah lebih semangat lagi,” pungkasnya. (eko)
























