Sabtu, 7 November 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Banjir Dini Hari di Ciledug, Permukiman hingga Masjid Ikut Terendam

Redaktur Made Nusantara
Minggu, 8 Mar 2026 04:58 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Banjir Dini Hari di Ciledug, Permukiman hingga Masjid Ikut Terendam
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Hujan yang turun pada Minggu (8/3/2026) dini hari membuat permukiman di RW 014, Kelurahan Peninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, kembali dilanda banjir. Air yang datang dengan cepat menggenangi rumah warga hingga masjid lingkungan.

Akibatnya, puluhan warga terpaksa mengungsi sementara dan sahur bersama di dapur umum darurat dengan menu mi instan yang dibuka di rumah ketua RW setempat.

Pantauan di lokasi sekitar 03.30 imsak menunjukkan banjir masih memenuhi halaman dan ruang dalam Masjid Jami Al-Hidayah, masjid yang menjadi pusat aktivitas ibadah di bulan puasa warga di lingkungan tersebut.Banjir Dini Hari di Ciledug, Permukiman hingga Masjid Ikut Terendam

Air setinggi sekitar 50 cm atau sedengkul orang dewasa bahkan lebih di beberapa titik membuat tempat ibadah itu tidak dapat digunakan untuk salat Subuh berjemaah.

Ketua RW 014 Peninggilan Utara, Rudin Sagitara, mengatakan banjir kali ini dipicu hujan yang sebenarnya tidak terlalu deras. Namun, kondisi wilayah yang berada di dataran rendah membuat air dengan cepat menggenangi lingkungan.

“Ini sebenarnya hujan kategori biasa, curahnya tidak terlalu tinggi. Tapi karena wilayah kami rendah dan dikelilingi perumahan, begitu hujan turun air langsung mengalir ke sini,” kata Rudin saat ditemui di lokasi oleh wartawan SatelitNews.Com.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Terjang 11 Kecamatan di Lebak, 1 Warga Tewas

Menurut dia, banjir yang terjadi kali ini belum termasuk yang terparah. Ia mengingatkan, pada banjir besar tahun 2002, 2007, dan terakhir pada 2020, ketinggian air bahkan mencapai dada orang dewasa.

“Kalau yang sekarang ini masih belum parah dibanding dulu. Tahun 2002, 2007, bahkan 2020 itu sampai sedada. Jadi memang wilayah ini sudah lama jadi langganan banjir,” ujar Rudin.

BeritaTerbaru

Perwakilan peserta kursus dan tamu undangan TBM Planet Baca Tangerang berfoto bersama usai kelulusan kursus komputer dan bahasa Inggris gratis.

TBM Planet Baca Rawarengas Kosambi Wisuda 90 Peserta Kursus Komputer dan Bahasa Inggris Gratis

Sabtu, 7 Nov 2026 19:06 WIB

Michelle Surjadi Raih Perunggu Olimpiade Remaja di Dakar

Sabtu, 7 Nov 2026 11:50 WIB

Benteng Culture Festival 2026 Digelar 20-22 November

Sabtu, 7 Nov 2026 09:49 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 7 Nov 2026 08:27 WIB

Banjir datang hanya beberapa jam setelah warga selesai melaksanakan kegiatan buka puasa bersama di masjid tersebut.

Rudin menceritakan, pada Minggu malam warga sempat menggelar buka puasa bersama di Masjid Jami Al-Hidayah. Setelah kegiatan selesai dan jamaah mulai pulang, hujan turun dan air dengan cepat mulai naik.

“Setelah buka bersama selesai, jamaah sudah pada pulang. Tidak lama kemudian hujan turun. Kami akhirnya sepakat untuk tidak langsung pulang dan menunggu di masjid,” kata dia.

Tak lama kemudian, air mulai masuk dengan cepat ke area masjid. Warga yang masih berada di lokasi segera melakukan evakuasi darurat untuk menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam masjid.

Baca Juga: Hujan Ekstrem, BPBD Kota Tangerang Beri Atensi Khusus ke Wilayah Ciledug dan Periuk

“Yang pertama kami selamatkan itu alat-alat elektronik dan karpet masjid. Apalagi karpet ini baru. Kalau sampai terendam lama pasti rusak,” ujar Rudin.

Selain itu, pengurus masjid juga menggunakan pengeras suara untuk memberi peringatan kepada warga agar tetap waspada. “Kami umumkan lewat pengeras suara supaya warga tidak langsung tidur. Karena airnya naik sangat cepat,” kata dia.

Ketua RT 02 RW 014, Supri. Kmengatakan ketinggian air di dalam masjid mencapai sekitar 50 cm. Sementara di beberapa rumah warga genangan air bahkan lebih tinggi.

“Kalau di masjid sekitar 50 sentimeter. Tapi di rumah warga ada yang hampir sepaha orang dewasa,” kata Supri.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga kesulitan keluar rumah pada dini hari. Bahkan, sebagian rencana pengecekan lingkungan sempat dibatalkan karena kedalaman air. “Tadi kami sempat mau turun ke warga, tapi tidak jadi karena airnya cukup dalam,” ujar dia.

Banjir ini juga berdampak pada aktivitas ibadah saat bulan puasa. Dengan kondisi masjid yang terendam air, salat Subuh berjemaah di Masjid Jami Al-Hidayah dipastikan tidak dapat dilaksanakan.

Menurut Rudin, jika melihat pengalaman sebelumnya, proses pembersihan masjid biasanya membutuhkan waktu cukup lama.

“Kalau seperti ini biasanya kita bersihkan sampai sekitar jam delapan pagi baru selesai. Jadi untuk Subuh kemungkinan tidak bisa dipakai,” ujarnya.

Sebagai alternatif, warga yang ingin salat berjemaah diarahkan menuju masjid lain yang berada di wilayah yang lebih tinggi.

“Kalau yang dekat bisa ke Masjid Al-Jihad yang posisinya di atas. Kalau tidak, biasanya warga salat di rumah masing-masing dulu,” kata Rudin.

Banjir yang melanda lingkungan tersebut berdampak pada puluhan rumah warga. Berdasarkan pendataan sementara pengurus RW, sedikitnya sekitar 30 rumah terendam air.

“Kurang lebih ada sekitar 30 kepala keluarga atau 30 rumah yang terdampak,” ujar Rudin.

Meski demikian, sebagian warga telah terbiasa menghadapi kondisi tersebut. Ketika hujan turun, mereka biasanya segera mengamankan barang-barang penting.

“Biasanya warga sudah antisipasi. Alat elektronik langsung dinaikkan ke atas lemari atau tempat yang lebih tinggi,” kata dia.

Rudin menjelaskan, banjir sering terjadi di wilayah tersebut karena posisinya yang menjadi titik kumpul aliran air dari sejumlah kawasan sekitar.

Air hujan dari beberapa wilayah, seperti RW 9, RW 10, RW 11, hingga kawasan perbatasan Sudimara, mengalir ke daerah ini. Bahkan air dari area gerbang Perumahan Simprug juga mengarah ke wilayah RW 014.

“Jadi semua air larinya ke sini. Makanya begitu hujan turun sedikit saja, banjirnya sangat cepat,” kata dia.

Untuk membantu warga yang rumahnya terendam banjir, pengurus RW bersama para ketua RT membuka dapur umum darurat di rumah ketua RW.

Dapur umum tersebut digunakan sebagai tempat berkumpul warga sekaligus lokasi sahur bersama menjelang waktu imsak.

Sekitar 35 warga untuk sementara mengungsi di lokasi tersebut. Mereka sahur bersama dengan menu sederhana berupa mi instan.

“Kita bikin dapur umum supaya warga yang terdampak bisa sahur. Yang tidak bisa keluar rumah juga kita antar makanannya,” kata Rudin.

Salah seorang warga, Desy, mengatakan rumahnya ikut terendam banjir sejak sekitar pukul 23.30 WIB.

“Di dalam rumah sudah selutut. Di depan rumah bahkan sudah sepaha orang dewasa,” kata Desy.

Ia bersama beberapa warga lain akhirnya memilih mengungsi sementara di rumah ketua RW untuk menunggu air surut sekaligus sahur bersama.

“Sekarang kita mengungsi di rumah Pak RW. Alhamdulillah bisa sahur bareng-bareng di sini,” ujarnya.

Menurut Desy, banjir di lingkungan tersebut memang sering terjadi. Bahkan selama bulan Ramadhan tahun ini, banjir sudah terjadi dua kali.

“Awal puasa kemarin juga kebanjiran, tapi masih sebetis. Sekarang lebih dalam lagi, sampai selutut,” kata dia.

Warga berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi banjir yang terus berulang di wilayah mereka.

Selama ini pengurus RW telah beberapa kali mengusulkan pengadaan mesin pompa air melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun, usulan tersebut belum terealisasi.

Menurut Rudin, salah satu kendala adalah ketiadaan lahan yang bisa digunakan untuk menempatkan mesin pompa tersebut.

Di wilayah sekitar sebenarnya terdapat lahan fasilitas umum, namun lokasinya berada di RW lain sehingga belum ada kesepakatan penggunaan lahan.

“Kami pernah mencoba negosiasi untuk menaruh mesin di lahan fasum di RW 15 yang ada di depan masjid. Tapi waktu itu belum mendapatkan izin dari pengurus setempat dan tidak ada tempat untuk menaro alatnya,” kata dia.

Akibatnya, hingga kini upaya penanganan banjir masih terbatas pada langkah darurat setiap kali banjir datang.

Desy berharap pemerintah bisa lebih serius mencari solusi agar warga tidak terus hidup dalam ancaman banjir setiap musim hujan.“Harapannya semoga pemerintah bisa cepat menangani banjir. Supaya kami tidak terus langganan banjir. Dulu mungkin lima tahun sekali, sekarang hampir tiap tahun, bahkan bulan puasa ini sudah tiga kali banjir.” ujar Desy.

Sementara, hingga menjelang imsak, genangan air di lingkungan RW 014 masih belum surut sepenuhnya. Warga memperkirakan air baru akan mulai berkurang sekitar pukul 08.00 WIB, atau sekitar lima jam setelah genangan pertama kali muncul. Banjir yang kembali melanda kawasan Peninggilan juga mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang. (ari)

Tags: Banjir CiledugHujan EkstremWarga Paninggilan Utara Kebanjiran
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Headline

Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu

Sabtu, 7 Nov 2026 08:05 WIB
Kota Tangerang

DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Transportasi Publik

Sabtu, 7 Nov 2026 07:03 WIB
Kota Tangerang

Satpol PP Kota Tangerang Bongkar Bangunan Liar di Jalan Arya Kemuning

Sabtu, 7 Nov 2026 06:10 WIB
Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang menerima penghargaan predikat Informatif 2026 dengan nilai 98,50.
Kabupaten Tangerang

Kantor Pertanahan Tangerang Raih Predikat Informatif dengan Nilai 98,50

Jumat, 6 Nov 2026 22:56 WIB
Kondisi rumah warga Pakuhaji yang dibobol maling saat keluarga menggelar hajatan sunatan.
Kabupaten Tangerang

Rumah Dibobol Maling Saat Hajatan Sunatan di Pakuhaji, Uang Rp280 Juta dan Emas Raib

Jumat, 6 Nov 2026 22:37 WIB
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan penghargaan CSR Award 2026 kepada Direktur PDAM TKR.
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Beri CSR Award kepada 30 Perusahaan, Dukung Pembangunan Daerah

Jumat, 6 Nov 2026 22:28 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Mari sukseskan Musabaqoh Tilawatil Qur Mari sukseskan Musabaqoh Tilawatil Qur Mari sukseskan Musabaqoh Tilawatil Qur
Selamat Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Tata Ruang dan Bangunan Selamat Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Tata Ruang dan Bangunan Selamat Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Tata Ruang dan Bangunan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Selamat Hari Jadi Koran Harian Satelit News Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang Selamat Hari Jadi Koran Harian Satelit News Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang Selamat Hari Jadi Koran Harian Satelit News Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang

Berita Pilihan

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Layanan SIM Keliling Tangsel Senin 2 November 2026, Hadir Pagi dan Sore

Senin, 2 Nov 2026 06:45 WIB
RB Leipzig vs Man City, Kesempatan Perbaiki Posisi

RB Leipzig vs Man City, Kesempatan Perbaiki Posisi

Selasa, 3 Nov 2026 19:45 WIB
SALURKAN HIBAH -- Pemkab Pandeglang salurkan hibah Rp3 Miliar, untuk ribuan MDT dan TPQ. (ISTIMEWA)

DPRD Pandeglang Minta Bantuan Hibah Tepat Sasaran dan Tepat Manfaat

Rabu, 4 Nov 2026 19:32 WIB
USBR Tutup Kampus Bayah dan Wanasalam

USBR Tutup Kampus Bayah dan Wanasalam

Senin, 2 Nov 2026 14:31 WIB

Pabrik Kipas Angin di Pasar Kemis Terbakar, BPBD Kerahkan 8 Mobil Pemadam

Jumat, 6 Nov 2026 15:21 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.