Selasa, 8 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Makam Keramat Diduga Palsu Di Pandeglang Dibongkar

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Senin, 30 Mar 2026 19:13 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Kabupaten Pandeglang
Makam Keramat Diduga Palsu Di Pandeglang Dibongkar

PEMBONGKARAN MAKAM - Warga bersama aparat, membongkar makam keramat yang diduga palsu, di Kampung Jaura, Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Senin (30/3/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Karena dinilai tidak jelas asal-usulnya, dan khawatir menyesatkan serta meresahkan masyarakat. Sebuah makam keramat diduga palsu, di Kampung Jaura, Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, dibongkar warga.

Warga menyebut, keberadaan makam itu sempat menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar. Selain dianggap berpotensi memunculkan pemahaman yang keliru, makam tersebut juga dikhawatirkan dapat merusak akidah masyarakat.

Pembongkaran dilakukan, sebagai langkah untuk menghindari polemik berkepanjangan di tengah warga. Warga berharap, lokasi tersebut tidak lagi menimbulkan kesalahpahaman maupun praktik-praktik yang dinilai menyimpang.

Informasi yang dihimpun, sejumlah warga bersama aparat pemerintah setempat membongkar makam keramat yang diduga palsu itu, menggunakan alat yang telah disiapkan.

Ketua MUI Desa Panjangjaya yang juga tokoh masyarakat setempat, Suhendi mengatakan, keberadaan makam tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari warga. Ia kemudian turun langsung ke lokasi, untuk memastikan informasi itu.

“Awalnya ada warga yang datang ke rumah, dan menyampaikan kalau di lokasi itu ada makam baru. Setelah saya cek ke lapangan, ternyata memang benar ada bangunan makam baru,” kata Suhendi kepada awak media, Senin (30/3/2026).

Baca Juga: Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Menurut Suhendi, persoalan utama bukan pada bentuk bangunannya, melainkan karena tidak ada keterangan silsilah atau riwayat yang jelas terkait makam tersebut. Hal itu, yang kemudian memunculkan kecurigaan dan keresahan di tengah warga.

“Kalau bangunan sih bukan masalah. Tapi yang kami cari itu, kejelasan silsilahnya. Ini tidak ada penjelasannya, makanya kami curiga,” tandasnya.

BeritaTerbaru

SPPG - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)

SPPG Kolelet Picung Pandeglang Serap Produk UMKM dan Petani Lokal

Selasa, 8 Sep 2026 11:33 WIB
AUDIENSI -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani beserta jajarannya, menyampaikan usulan program ke Bapanas dan Kementan. (ISTIMEWA)

Bupati Pandeglang Usulkan Berbagai Program ke Kementan dan Bapanas

Selasa, 8 Sep 2026 11:24 WIB

Antisipasi Sisa Abu Vulkanik, PJJ di Tangsel Diperpanjang hingga 9 September

Selasa, 8 Sep 2026 11:09 WIB

Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari

Selasa, 8 Sep 2026 11:03 WIB

Ia juga mengaku, khawatir keberadaan makam itu justru menimbulkan pemahaman yang keliru di tengah masyarakat, terutama bagi generasi muda. Terlebih, lokasi tersebut dikhawatirkan dapat dikaitkan dengan hal-hal yang berpotensi menyimpang dari ajaran agama.

“Yang kami takutkan, itu soal akidah. Kalau dibiarkan, nanti anak cucu kita bisa salah paham,” ucapnya.

Suhendi mengatakan, sebelum pembongkaran dilakukan, dirinya sempat meminta petunjuk kepada tokoh agama setempat atau Abuya. Dari hasil konsultasi itu, makam tersebut kemudian disarankan untuk dibongkar.

Pembongkaran akhirnya dilakukan secara swadaya oleh warga, bersama pemerintah desa setempat dan Satpol PP Kabupaten Pandeglang.

Baca Juga: Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

“Iya, hari ini kami bersama unsur pemerintah desa, kecamatan dan Satpol-PP juga hadir ikut membongkar,” ujarnya.

Warga berharap, langkah tersebut dapat mencegah munculnya kesalahpahaman di masyarakat, serta menjaga ketertiban lingkungan.

Sementara, Kepala Desa Panjangjaya, Saripudin Hasan, mengatakan keberadaan makam baru tersebut pertama kali dipersoalkan oleh masyarakat. Setelah menerima laporan, pihak desa bersama tokoh agama dan MUI Desa Panjangjaya kemudian melakukan pengecekan ke lokasi.

“Awalnya masyarakat mempertanyakan, adanya kuburan baru di lokasi itu. Setelah dicek, memang benar ada. Tapi setelah ditelusuri, asal-usul dan silsilahnya tidak jelas,” kata Saripudin.

Menurut dia, pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan para ulama di Desa Panjangjaya hingga wilayah Kecamatan Mandalawangi untuk meminta pandangan terkait keberadaan makam tersebut. Hasilnya, makam itu dinilai tidak memiliki kejelasan riwayat maupun dasar yang kuat.

“Intinya dari hasil komunikasi dengan para ulama, makam itu dinilai tidak jelas keberadaannya. Karena itu, kami bersama masyarakat memutuskan untuk membongkarnya hari ini,” ujarnya.

Saripudin mengaku, terkejut saat mengetahui adanya makam baru tersebut. Sebab, kata dia, tidak pernah ada laporan maupun pemberitahuan kepada pemerintah desa terkait pembangunan makam itu.

“Saya pribadi kaget, karena tidak ada konfirmasi sama sekali. Minimal ke RT atau lingkungan setempat juga tidak ada pemberitahuan,” ucapnya.

Ia menegaskan, pemerintah desa sebelumnya juga telah mengimbau masyarakat agar setiap aktivitas yang berkaitan dengan lokasi pemakaman atau tempat yang dianggap sakral harus dilaporkan terlebih dahulu kepada aparat lingkungan maupun tokoh masyarakat.

“Kami sudah mengimbau, kalau ada hal-hal seperti itu harus dilaporkan dulu, minimal ke RT, tokoh masyarakat, atau ulama setempat,” pungkasnya.

Selain soal silsilah yang tidak jelas, Saripudin menyebut, lokasi makam itu juga berada di area yang disebut masuk wilayah Perhutani. Menurutnya, hingga kini tidak ada izin resmi terkait pembangunan makam tersebut.

“Setahu kami ini masuk kawasan Perhutani, dan sampai sekarang tidak ada izin. Kami juga sudah koordinasi, memang tidak ada izin,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah desa sebenarnya tidak akan mempermasalahkan keberadaan makam tersebut apabila memiliki riwayat yang jelas. Namun, karena asal-usulnya tidak diketahui, makam itu dikhawatirkan menimbulkan pemahaman yang keliru di tengah masyarakat.

“Kalau memang jelas keberadaannya, tentu kami dukung. Tapi ini kan tidak jelas. Yang kami khawatirkan, justru mengarah ke hal-hal negatif dan bisa merusak akidah masyarakat,” pungkasnya. (mardiana)

Tags: dibongkarDiduga Palsukabupaten pandeglangMakam Keramat
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar
Banten Region

Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar

Selasa, 8 Sep 2026 08:12 WIB
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker
Headline

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Senin, 7 Sep 2026 20:28 WIB
Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR
Headline

Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR

Senin, 7 Sep 2026 20:23 WIB
Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian
Banten Region

Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian

Senin, 7 Sep 2026 20:01 WIB
Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker
Banten Region

Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker

Senin, 7 Sep 2026 19:54 WIB
Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September
Banten Region

Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September

Senin, 7 Sep 2026 19:46 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

6,6 Juta Warga Banten Manfaatkan Program CKG, Diabetes dan Darah Tinggi Mendominasi

6,6 Juta Warga Banten Manfaatkan Program CKG, Diabetes dan Darah Tinggi Mendominasi

Kamis, 3 Sep 2026 16:45 WIB
Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga

Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga

Jumat, 4 Sep 2026 07:44 WIB
Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Selasa, 8 Sep 2026 08:06 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Senin, 7 Sep 2026 08:06 WIB
PT PWI 6 Bakal Cabut dari Lebak, Nasib Buruh Jadi Sorotan

PT PWI 6 Hengkang, Wabup Lebak Sentil Pengganggu Investasi

Kamis, 3 Sep 2026 18:32 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.