Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

4.755 Siswa Keracunan MBG, FSGI : Pemerintah Abai

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 5 Apr 2026 17:44 WIB
Rubrik Nasional
4.755 Siswa Keracunan MBG, FSGI : Pemerintah Abai

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau kondisi para korban keracunan MBG di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (4/4/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyoroti kasus keracunan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terus berulang. Pemerintah dinilai masih abai menangani akar persoalan, sehingga insiden seperti yang menimpa 72 siswa SD dan SMA di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, kembali terjadi pada Jumat, 3 April 2026.

Ketua Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti, mengatakan pemerintah kerap menonjolkan keberhasilan program dari angka penerima manfaat, namun jarang menganalisis tren kasus keracunan. “Padahal angka keracunan justru menunjukkan masalah yang semakin serius,” ujarnya, Minggu, 5 April 2026.

Data FSGI menunjukkan, pada Februari 2026 jumlah korban keracunan MBG mencapai 1.920 orang, turun 32,2 persen dibanding Januari yang tercatat 2.835 orang. Namun secara kumulatif dua bulan pertama 2026, total korban sudah mencapai 4.755 orang, atau rata-rata 2.377,5 korban per bulan.

Angka ini lebih tinggi dibanding rata-rata 1.667,7 korban per bulan sepanjang 2025, sehingga terjadi kenaikan rata-rata bulanan sebesar 42,56 persen.

“Tidak cukup hanya membandingkan Januari dan Februari. Yang lebih penting adalah melihat tren besarnya. Jika rata-rata bulanan tahun ini jauh lebih tinggi daripada tahun lalu, jelas ada masalah yang belum diselesaikan oleh BGN,” ujar Retno.

Ia menekankan bahwa MBG menyasar kelompok rentan, termasuk anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sehingga setiap kasus keracunan harus dipandang sebagai indikator kegagalan sistem, bukan sekadar angka statistik.

Baca Juga: Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Ketua Umum FSGI, Fahriza Marta Tanjung, menambahkan berulangnya kasus keracunan yang melibatkan ribuan korban menjadi bukti adanya persoalan dalam pengawasan, kualitas bahan makanan, kebersihan, hingga distribusi. “Setiap korban adalah bukti bahwa ada celah dalam sistem,” katanya.

FSGI mendesak evaluasi menyeluruh dan penguatan mekanisme pencegahan agar risiko keracunan tidak terus berulang. Retno menegaskan, penanganan yang hanya berfokus pada pembiayaan perawatan korban tidak cukup.

BeritaTerbaru

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB

“Angka ribuan korban dalam dua bulan pertama 2026 bukan sekadar statistik. Penurunan persentase dalam satu bulan tidak boleh menutup fakta bahwa secara rata-rata kondisi justru memburuk,” ujarnya.

FSGI juga mengingatkan bahwa penurunan persentase korban dalam satu atau dua bulan terakhir bukan indikator perbaikan sistemik, melainkan dipengaruhi libur Ramadan dan Idul Fitri. “Fakta bahwa secara rata-rata kondisi justru memburuk. Jika tidak ada perbaikan menyeluruh, risiko ini bisa terus berulang dan semakin besar,” ujar Fahriza.

FSGI mendesak program MBG dievaluasi menyeluruh, mulai dari pengawasan dapur, kualitas bahan makanan, distribusi, hingga kebersihan, agar kasus serupa tidak terulang. “Setiap kasus keracunan adalah peringatan. Pemerintah tidak boleh hanya membiayai perawatan rumah sakit, tapi harus memperbaiki seluruh sistem,” kata Fahriza.

Badan Gizi Nasional (BGN) sendiri menjelaskan insiden di Duren Sawit berkaitan dengan makanan yang tidak dikonsumsi dalam kondisi segar. Menu yang disajikan meliputi spaghetti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, dan buah stroberi.

Baca Juga: Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan jeda waktu yang terlalu lama antara proses memasak dan konsumsi berpotensi menurunkan kualitas makanan dan memicu gangguan kesehatan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Kami juga akan bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan di rumah sakit,” kata Nanik, Minggu, 5 April 2026.

BGN memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban dan menghentikan sementara operasional dapur terkait. SPPG Pondok Kelapa belum memenuhi standar dapur, termasuk tata letak dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga operasional dihentikan tanpa batas waktu. (rmg/xan)

Tags: keracunanMBGpemerintahsiswa
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

6.500 Liter Air Disalurkan ke Warga di Tigaraksa Tangerang

6.500 Liter Air Disalurkan ke Warga di Tigaraksa Tangerang

Minggu, 30 Agu 2026 21:45 WIB
BANTUAN AIR BERSIH -- Tim PMI Banten, salurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di musim kemarau. (ISTIMEWA)

Bantu Wilayah Terdampak Kekeringan, PMI Banten Salurkan 840 Ribu Liter Air Bersih

Minggu, 6 Sep 2026 16:13 WIB
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto. (ISTIMEWA)

Tahun 2027, Pemkab Serang Gelar Pilkades Serentak di 191 Desa

Selasa, 1 Sep 2026 17:25 WIB
Bupati Tangerang Sambangi Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

Bupati Tangerang Sambangi Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

Selasa, 1 Sep 2026 22:08 WIB
Warna Pelangi Jembatan Dipersoalkan FPI, Begini Respons Dinas PUPR Lebak

Warna Pelangi Jembatan Dipersoalkan FPI, Begini Respons Dinas PUPR Lebak

Rabu, 2 Sep 2026 19:18 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.