SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali menggeliat pada awal 2026. PT Angkasa Pura Indonesia mencatat lonjakan pergerakan penumpang sepanjang kuartal pertama tahun ini, menandai pulihnya mobilitas udara pascapuncak musim liburan dan angkutan Lebaran.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 13.492.421 orang, meningkat 5,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 12.783.331 penumpang. General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan kenaikan ini mencerminkan tren positif permintaan perjalanan udara pada awal tahun.
“Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, jumlah penumpang keberangkatan tercatat sebanyak 6,73 juta penumpang dan penumpang kedatangan sebanyak 6,76 juta penumpang,” ujarnya di Tangerang, Senin (13/4/2026). Tidak hanya penumpang, pergerakan pesawat juga menunjukkan pertumbuhan. Tercatat sebanyak 92.710 pergerakan pesawat selama kuartal I 2026, naik 6,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 86.777 penerbangan.
Menurut Heru, peningkatan trafik ini tidak terlepas dari momentum libur panjang yang terjadi di awal tahun, mulai dari periode Natal dan Tahun Baru hingga angkutan Lebaran pada Maret 2026.
“Peningkatan lalu lintas penerbangan ini seiring dengan tumbuhnya permintaan penerbangan saat periode libur Natal dan Tahun Baru Januari 2026, serta angkutan Lebaran pada Maret 2026. Kami bersama seluruh pemangku kepentingan bandara terus memastikan operasional berjalan optimal,” katanya.
Dari sisi rute, penerbangan domestik masih menjadi tulang punggung pergerakan penumpang. Rute Jakarta–Denpasar, Jakarta–Kualanamu, dan Jakarta–Surabaya tercatat sebagai jalur dengan trafik tertinggi.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Tetapkan Tarif TransJakarta Blok M-Bandara Soetta Rp 15 Ribu
Sementara, untuk rute internasional, tiga destinasi utama yang mendominasi adalah Jakarta–Singapura, Jakarta–Kuala Lumpur, dan Jakarta–Jeddah. Tingginya trafik pada rute-rute tersebut mencerminkan beragam kebutuhan perjalanan masyarakat, mulai dari bisnis, wisata, hingga ibadah. Heru menambahkan, capaian ini juga ditopang oleh peningkatan kualitas operasional serta sinergi dengan berbagai pihak, termasuk maskapai dan mitra layanan bandara.
“Optimalisasi operasional dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga kelancaran layanan di tengah peningkatan trafik,” ujarnya. Memasuki kuartal kedua 2026, Bandara Soekarno-Hatta bersiap menghadapi lonjakan penumpang berikutnya, terutama pada periode angkutan haji dan libur sekolah. “Pada Kuartal II/2026, kami akan fokus pada pelayanan jamaah calon haji serta mengantisipasi peningkatan penumpang saat libur anak sekolah,” kata Heru. (ari)

















