SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Peristiwa kecelakaan lalu lintas, menggemparkan terjadi di Jalan Raya Cikole – Cipacung, tepatnya di depan SDN Sukaratu 5, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026).
Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika anak – anak SDN setempat sedang beristirahat, dan sebagian dari mereka sedang jajan di depan sekolah yang kebetulan berada tepat di pinggir jalan raya.
Seorang guru SDN Sukaratu 5, di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memberikan penjelasan terkait tujuh siswanya yang menjadi korban kecelakaan tunggal di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kamis (30/4/2026).
Akibat peristiwa tragis itu, sebanyak sembilan orang menjadi korban. Tujuh orang siswa, satu orang seles dan satu orang pedagang.
Sementara, satu orang siswa kelas 4 SDN Sukaratu 5, berjenis kelamin laki-laki dinyatakan meninggal dunia ditempat, atasnama TB. Muhammad Atharul Milal.
Para saksi mata mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 09.30 WIB, tepat berada di depan SDN Sukaratu 5.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Dorong OPD Perkuat Inovasi untuk Raih Dukungan Pusat
Diketahui, mobil yang menabrak para korban tersebut jenis Inova ber Nomor Polisi A 1633 BF, diduga dikemudikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, berinisial M.
Seorang guru SDN Sukaratu 5 Rika Novianti mengungkapkan, pada saat kejadian para siswa tengah berburu jajan di waktu jam istirahat di halaman depan sekolah.
Namun secara tiba-tiba, mobil yang dikendarai oleh Kepala DPMPTSP tersebut langsung menghantam para siswa yang tengah jajan.
“Posisi pada lagi jajan, nah mobil itu datang menggeruduk siswa, sales dan pedagang, yang ada di depan, secara tiba – tiba,” ujarnya.
“Ada yang ke bawa, ada yang masuk kolong, ada juga yang masuk solokan,” tambahnya.
“Pas kita denger benturan mobil kencang, guru-guru langsung berlarian ke depan, bahkan ada guru yang gotong siswa,” sambungnya.
Baca Juga: Ratusan Warga Desa Kaduengang Pandeglang Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis
Ia mengatakan, mobil yang menabrak para siswa termasuk dua orang lainya bermerk Kijang Innova, diduga dikendarai Kepala DPMPTSP Pandeglang.
Usai kejadian, para korban langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang.
“Semua korban di bawa ke RSUD Berkah Pandeglang. Tadi juga Bupati sudah jenguk ke sini,” tukasnya.
Ia mengaku, para guru sering menegur para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan halaman sekolah.
“Sering kita tegur, bukan hanya satu dua kali. Tapi mereka tetap jualan di situ,” ujarnya.
“Kalau pelaku katanya lagi, dibawa sama Polisi. Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta mencari keterangan para saksi. (mardiana)

















