Selasa, 19 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Kolom

Hardiknas 2026: Partisipasi Semesta dan Tantangan Mewujudkan SDM Unggul

Oleh Made Nusantara
Jumat, 1 Mei 2026 19:53 WIB
Rubrik Kolom
IMG_20260501_194838
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA, — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei kembali menjadi momentum reflektif bagi bangsa Indonesia untuk menata arah dan strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM). Tahun 2026, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema ini menegaskan bahwa pendidikan tidak lagi dapat dibebankan semata pada negara atau institusi formal, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.

Dalam konteks tersebut, Guru Besar sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bahwa tema Hardiknas tahun ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi kompleksitas tantangan pendidikan di era global.

“Partisipasi semesta bukan sekadar jargon normatif. Ia harus diterjemahkan dalam desain kebijakan yang memungkinkan keterlibatan nyata—mulai dari keluarga, masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas keagamaan,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (1/5/2026).

*Dari Akses ke Mutu: Pergeseran Paradigma*

Menurut Tholabi, salah satu isu krusial pendidikan Indonesia saat ini adalah pergeseran fokus dari sekadar pemerataan akses menuju peningkatan mutu yang berkeadilan. Selama dua dekade terakhir, capaian akses pendidikan dinilai cukup progresif. Namun, tantangan kualitas masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan secara sistemik.

Ia mengingatkan bahwa mutu pendidikan tidak dapat direduksi pada capaian kognitif semata, melainkan harus mencakup dimensi karakter, etika, dan kemampuan adaptif. Dalam hal ini, gagasan pendidikan yang dirintis oleh Ki Hadjar Dewantara tetap relevan sebagai fondasi filosofis.

BeritaTerbaru

IMG_8130

Pengaruh Media Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Berhitung Permulaan (1–10) Anak Usia 4–5 Tahun di PAUD HI Tunas Mandiri

Kamis, 11 Sep 2025 19:12 WIB
IMG-20250818-WA0030

80 Tahun Indonesia Merdeka Ala Kampung Santri; Napak Tilas Kemerdekaan Belajar Mengajar, Menjadikan Pesantren sebagai Kluster Ketahanan Pangan Nasional dan Dunia

Selasa, 19 Agu 2025 11:28 WIB
80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara

80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara

Kamis, 14 Agu 2025 15:07 WIB
Perempuan Banten di Persimpangan Jalan

Perempuan Banten di Persimpangan Jalan

Jumat, 1 Agu 2025 13:27 WIB

“Pendidikan yang memerdekakan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga pembentukan manusia yang utuh—yang memiliki daya pikir, daya rasa, dan daya cipta,” kata Tholabi.

*Tantangan Kekinian: Disrupsi dan Ketimpangan*

Lebih lanjut, ia mengidentifikasi sejumlah tantangan utama yang dihadapi pendidikan Indonesia saat ini.

Pertama, disrupsi teknologi yang berlangsung sangat cepat. Digitalisasi pembelajaran, yang menjadi salah satu prioritas pemerintah, memang membuka peluang besar dalam memperluas akses dan inovasi. Namun, di sisi lain, ia juga menghadirkan kesenjangan baru, terutama bagi daerah yang belum memiliki infrastruktur memadai.

Kedua, ketimpangan kualitas antarwilayah yang masih cukup signifikan. Sekolah-sekolah di daerah perkotaan relatif lebih siap dalam mengadopsi perubahan, sementara di daerah tertinggal, persoalan dasar seperti sarana prasarana dan ketersediaan tenaga pendidik masih menjadi kendala.

Ketiga, relevansi kurikulum dengan dinamika zaman. Tholabi menilai bahwa pendidikan tidak boleh terjebak dalam orientasi jangka pendek yang semata-mata mengikuti kebutuhan industri. Sebaliknya, pendidikan harus tetap menjaga keseimbangan antara ilmu terapan dan ilmu dasar.

“Jika pendidikan hanya diarahkan untuk mencetak tenaga kerja siap pakai, kita berisiko kehilangan kapasitas sebagai bangsa pencipta. Inovasi justru lahir dari fondasi keilmuan yang kuat, termasuk ilmu-ilmu dasar dan humaniora,” ujarnya.

*Peran Strategis Perguruan Tinggi*

Dalam kerangka yang lebih luas, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat produksi pengetahuan dan pembentukan kepemimpinan intelektual. Tholabi menegaskan bahwa kampus tidak boleh sekadar menjadi perpanjangan tangan pasar, melainkan harus tetap menjaga otonomi keilmuan.

Ia mendorong agar perguruan tinggi memperkuat ekosistem riset yang integratif, yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat tanpa kehilangan independensi akademik.

“Perguruan tinggi harus menjadi ruang dialektika antara tradisi dan modernitas, antara nilai dan teknologi. Di sinilah peran penting kampus dalam menyiapkan SDM yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas,” katanya.

*Menyongsong Indonesia Emas 2045*

Menuju visi Indonesia Emas 2045, pembangunan SDM menjadi kunci utama yang tidak dapat ditawar. Tholabi menilai bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia hanya akan menjadi berkah apabila dikelola melalui sistem pendidikan yang berkualitas.

Ia menekankan bahwa investasi pada pendidikan harus dilihat sebagai investasi jangka panjang yang berdampak pada daya saing bangsa.

“Ada tiga hal yang harus menjadi prioritas. Pertama, penguatan kualitas guru sebagai aktor utama pendidikan. Kedua, transformasi kurikulum yang adaptif namun berakar pada nilai-nilai kebangsaan. Ketiga, pemerataan akses teknologi pendidikan secara inklusif,” paparnya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa pendidikan Indonesia harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual.

“Indonesia Emas tidak cukup dibangun oleh manusia yang pintar, tetapi oleh manusia yang memiliki orientasi nilai. Tanpa itu, kemajuan justru bisa kehilangan arah,” ujarnya.

*Hardiknas sebagai Momentum Reflektif*

Peringatan Hardiknas, lanjut Tholabi, seharusnya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Ia perlu dijadikan sebagai momentum refleksi untuk mengevaluasi capaian sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.

Dalam semangat partisipasi semesta, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam memajukan pendidikan.

“Pendidikan adalah kerja peradaban. Ia tidak bisa diselesaikan dalam satu generasi, tetapi harus diwariskan sebagai komitmen lintas zaman,” katanya.

Dengan berbagai tantangan yang ada, optimisme tetap menjadi energi penting. Namun, optimisme tersebut, menurut Tholabi, harus dibarengi dengan kerja nyata dan konsistensi kebijakan.

“Harapan kita sederhana, tetapi mendasar: pendidikan Indonesia mampu melahirkan manusia merdeka yang berdaya saing global, tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa,” pungkasnya. (dm)

Tags: Hardiknas 2026Hari Pendidikanhari pendidikan nasional
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

IMG-20250722-WA0004
Kolom

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Di Provinsi Banten Setelah Terbentuk Mau Dibawa Kemana ?

Selasa, 22 Jul 2025 09:23 WIB
IMG-20250720-WA0009
Kolom

Regulasi Apotek Desa, Harapan Baru Atau Angan-angan Baru?

Minggu, 20 Jul 2025 11:45 WIB
Surat Cinta untuk Bupati dan Wali Kota se-Banten, Janji Sekolah Gratis (2)
Headline

Surat Cinta untuk Bupati dan Wali Kota se-Banten, Janji Sekolah Gratis (2)

Selasa, 15 Jul 2025 17:35 WIB
Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)
Headline

Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)

Senin, 14 Jul 2025 18:48 WIB
Janji Pendidikan Gratis Banten: Manis di Bibir, Pahit di Madrasah
Kolom

Janji Pendidikan Gratis Banten: Manis di Bibir, Pahit di Madrasah

Senin, 14 Jul 2025 18:33 WIB
IMG-20250709-WA0096
Kolom

Kebijakan Pendidikan Gratis Di Provinsi Banten Bukan Sekedar Nol Rupiah

Rabu, 9 Jul 2025 21:19 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Peredaran rokok ilegal di sejumlah wilayah Kota Tangerang, masih marak dan mudah ditemukan. (ISTIMEWA)

Rokok Ilegal Masih Dijual Bebas di Kota Tangerang, Polisi Tunggu Koordinasi Bea Cukai

Jumat, 15 Mei 2026 13:57 WIB
Kanwil DJP Banten Tetapkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Penyidikan Pabrik Baja di Tangerang

Kanwil DJP Banten Tetapkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Penyidikan Pabrik Baja di Tangerang

Rabu, 13 Mei 2026 11:13 WIB
IMG_20260513_164935

Open Bidding Pemprov Banten Dibuka, 308 Barang Inventaris Kantor Resmi Dilelang

Rabu, 13 Mei 2026 16:55 WIB
16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Dipicu Masalah Ekononi Hingga Judol

16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Mayoritas Ini Penyebabnya

Selasa, 12 Mei 2026 16:35 WIB
Wali Kota Tangsel Ajak Hilangkan Diskriminasi terhadap ODHA

Wali Kota Tangsel Ajak Hilangkan Diskriminasi terhadap ODHA

Selasa, 12 Mei 2026 20:06 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.