Jumat, 11 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Panas Ekstrem Warnai Puncak Haji

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 24 Mei 2026 19:18 WIB
Rubrik Nasional
Panas Ekstrem Warnai Puncak Haji

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf meninjau Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Aziziyah di Makkah. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, MAKKAH —Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jumlah jemaah Indonesia yang sakit maupun meninggal dunia tercatat menurun dibanding musim haji tahun lalu. Di saat bersamaan, jutaan jemaah bersiap menghadapi fase paling berat ibadah haji di tengah ancaman suhu ekstrem yang diperkirakan mencapai 47 derajat Celsius.

Berdasarkan data per Sabtu (24/5/2026), jumlah jemaah Indonesia yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi tercatat 130 orang. Angka itu turun drastis dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai sekitar 400 jemaah.

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menilai penurunan tersebut dipengaruhi pemeriksaan istitha’ah kesehatan yang lebih ketat sejak calon jemaah masih berada di Tanah Air.

“Pemeriksaan istitha’ah kesehatan di tanah air relatif lebih ketat dibanding tahun sebelumnya. Sehingga hari ini yang dirawat turun drastis, yang meninggal juga turun drastis,” ujar Gus Irfan usai meninjau Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Aziziyah di Makkah.

Pemerintah kini memfokuskan perhatian pada kesiapan layanan kesehatan menghadapi Armuzna, fase paling berat haji karena kepadatan jemaah dan cuaca ekstrem.

“Kami ada klinik-klinik di sana untuk pelayanan darurat, tetapi tetap bekerja sama dengan rumah sakit pemerintah Saudi. Pada kondisi tertentu, jemaah harus segera dirujuk ke rumah sakit di Saudi,” kata Gus Irfan.

Baca Juga: Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Ia menambahkan, pemerintah juga terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi terkait kemungkinan safari wukuf bagi jemaah sakit berat. Namun hingga kini, skema tersebut belum mendapat izin resmi dari Pemerintah Saudi.

Sebanyak lebih dari 1.200 tenaga kesehatan disiagakan selama operasional haji tahun ini. Setiap kelompok terbang didampingi satu dokter dan satu perawat, ditambah ratusan tenaga kesehatan lain di berbagai titik layanan.

BeritaTerbaru

Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Kamis, 10 Sep 2026 18:01 WIB
Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Kamis, 10 Sep 2026 17:58 WIB
59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

Rabu, 9 Sep 2026 21:11 WIB
Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat

Rabu, 9 Sep 2026 21:06 WIB

Di tengah persiapan itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan jemaah yang wafat sebelum pelaksanaan wukuf tetap akan dibantu menyempurnakan hajinya melalui mekanisme badal haji.

Kepala Seksi Pembimbing Ibadah dan KBIHU Daerah Kerja Makkah, Erti Herlina, mengatakan mekanisme tersebut telah diatur dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 68 tentang Safari Wukuf dan Badal Haji.

“Di sana ditentukan kriteria persyaratan, baik itu untuk pembadal maupun yang dibadalkan,” ujar Erti.

Menurut dia, petugas pembadal harus sudah pernah berhaji dan memahami manasik dengan baik. Berdasarkan data per Sabtu (23/5/2026), terdapat 79 jemaah yang akan dibadalkan hajinya. Sebanyak 75 orang meninggal di Madinah dan Makkah, sementara empat lainnya wafat saat berada di embarkasi.

Baca Juga: Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selain jemaah yang meninggal, jemaah yang masih dirawat di rumah sakit dan diperkirakan tidak dapat mengikuti wukuf juga masuk dalam daftar badal haji. Untuk mendukung mekanisme tersebut, PPIH Arab Saudi telah menyiapkan 585 petugas pembadal. “Mudah-mudahan tidak terpakai,” kata Erti.

Tantangan lain datang dari cuaca panas ekstrem yang diperkirakan menyelimuti Makkah selama fase Armuzna berlangsung. Berdasarkan informasi Early Warning System Kementerian Haji dan Umrah RI, suhu udara di Makkah diperkirakan mencapai 43 derajat Celsius pada siang hari, bahkan bisa menyentuh 47 derajat Celsius di kawasan Armuzna.

Jemaah diimbau membatasi aktivitas luar ruangan, terutama pada siang hari. Lansia dan jemaah dengan penyakit penyerta disarankan lebih banyak beribadah di hotel guna menghindari risiko kelelahan dan dehidrasi. Penggunaan payung, masker, topi, serta konsumsi air putih dan oralit secara rutin juga dianjurkan selama puncak haji berlangsung.

“Pergerakan jemaah Indonesia dilakukan 8 Dzulhijah pada Senin (25/5) pukul 07.00 WAS. Ini salah satu titik krusial,” ujar Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI Dendi Suryadi. (rmg/xan)

Tags: Ekstremhajimekkah
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:46 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara
Nasional

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh
Nasional

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun
Nasional

BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

Rabu, 9 Sep 2026 07:19 WIB
Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar
Bisnis

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun
Nasional

Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Selasa, 8 Sep 2026 08:06 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kodim 0601/Pandeglang Siagakan Personel guna Antisipasi Dampak Erupsi GAK

Kodim 0601/Pandeglang Siagakan Personel guna Antisipasi Dampak Erupsi GAK

Senin, 7 Sep 2026 10:26 WIB
BERI KETERANGAN -- Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya di dampingi para pejabat saat akan menghadiri rapat paripurna pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 di DPRD Lebak, Kamis (10/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Anggaran Belanja Snack Pemkab Lebak Rp3,1 Miliar Dipangkas

Kamis, 10 Sep 2026 17:34 WIB
Di Acara Raker Bapera, Gubernur Andra Ajak Pemuda Bangun Banten

Di Acara Raker Bapera, Gubernur Andra Ajak Pemuda Bangun Banten

Rabu, 9 Sep 2026 19:49 WIB
Relawan FBn Bagikan Masker Dilokasi Wisata Pantai Anyer dan Sekitarnya

Relawan FBn Bagikan Masker Dilokasi Wisata Pantai Anyer dan Sekitarnya

Senin, 7 Sep 2026 17:29 WIB
MEMIMPIN RAKOR : Gubernur Banten Andra Soni (kanan), memimpin rakor pemantauan aktivitas GAK. (ISTIMEWA)

Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 10:00 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.