SATELITNEWS.COM, LEBAK – Seekor sapi berbobot lebih dari satu ton milik peternak asal Kabupaten Lebak terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada momentum Iduladha 2026. Sapi bernama Baron itu bahkan dibeli dengan nilai mencapai Rp110 juta.
Baron merupakan sapi jenis Belgian Blue Crossing milik peternak lokal Irna Sinulingga dari Kampung Pagelaran Timur, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.
Hewan ternak berukuran jumbo tersebut memiliki bobot sekitar 1,07 ton dan disebut menjadi salah satu sapi unggulan hasil pengembangan inseminasi buatan di wilayah selatan Lebak.
Sapi kurban bantuan presiden itu telah diserahkan secara simbolis kepada Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya. Rencananya, Baron akan disembelih di Masjid Nurul Muttaqin, Desa Parakanbesi, Kecamatan Bojongmanik.
Pengawas Bibit Ternak sekaligus Petugas Lapangan UPT Puskeswan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak, Iqin Zaeny Mansur mengatakan, Baron merupakan hasil persilangan sapi Belgian Blue dengan pejantan unggul bernama Gatotkaca melalui program inseminasi buatan (IB).
“Baron merupakan sapi Belgian Blue Crossing hasil inseminasi buatan dari pejantan Belgian Blue bernama Gatotkaca,” kata Iqin, Rabu (27/5/2026).
Ia menjelaskan, proses IB dilakukan langsung di peternakan milik Irna Sinulingga sebagai bagian dari pengembangan kualitas ternak di Kabupaten Lebak. Menurutnya, penggunaan teknologi reproduksi modern kini mulai banyak diterapkan peternak untuk menghasilkan sapi dengan pertumbuhan lebih cepat dan ukuran tubuh lebih besar.
Berdasarkan data peternakan, Baron lahir pada 27 Maret 2022 di wilayah Kecamatan Wanasalam. Dalam waktu sekitar empat tahun, pertumbuhan sapi tersebut dinilai sangat pesat hingga bobotnya menembus lebih dari satu ton.
Iqin menambahkan, proses penentuan sapi bantuan presiden dilakukan sangat ketat. Selain mempertimbangkan bobot, pemeriksaan kesehatan juga menjadi syarat utama agar hewan kurban dipastikan bebas dari penyakit menular, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Pemeriksaan dilakukan menyeluruh mulai dari kondisi fisik, kesehatan hingga memastikan sapi bebas PMK,” ujarnya.
Dari sejumlah sapi yang diajukan, Baron akhirnya terpilih menjadi hewan kurban Presiden untuk masyarakat Kabupaten Lebak.
Terpilihnya sapi lokal tersebut dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak daerah karena mampu menghasilkan ternak berkualitas nasional.
Selain menjadi simbol bantuan Iduladha, keberadaan Baron juga dinilai mencerminkan berkembangnya sektor peternakan modern di Kabupaten Lebak yang mulai mengandalkan teknologi inseminasi buatan untuk meningkatkan mutu dan produktivitas ternak rakyat. (mulyana)