SATELITNEWS.COM, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bersama petugas gabungan terus melakukan pembersihan material longsor yang menutup 8 titik ruas jalan akibat bencana hidrometeorologi di Kecamatan Cibeber.
Penanganan dilakukan agar akses lalulintas masyarakat kembali normal dan aktivitas warga tidak terganggu.
Relawan BPBD Kecamatan Cibeber, Sukarman mengatakan, proses pembersihan masih dilakukan di sejumlah titik yang terdampak longsor karena material tanah dan bebatuan yang menutup badan jalan cukup tebal.
“Petugas bersama warga terus melakukan pembersihan supaya akses jalan kembali lancar. Beberapa titik sudah mulai bisa dilalui kendaraan,” kata Sukarman, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dengan intensitas tinggi sehingga menyebabkan tebing di sejumlah ruas jalan ambruk dan menutup akses penghubung antar desa.
Dalam proses penanganan, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat diterjunkan untuk mempercepat pembukaan akses jalan, khususnya di wilayah yang terdampak cukup parah di Kecamatan Cibeber.
Ia menambahkan, meski sebagian ruas jalan mulai dapat dilalui, petugas masih bersiaga mengantisipasi longsor susulan karena kondisi cuaca di wilayah Lebak masih berpotensi diguyur hujan.
“Warga diimbau tetap berhati-hati saat melintas, terutama di daerah perbukitan yang rawan longsor,” ujarnya.
Sekretaris BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama membenarkan kondisi tersebut. Saat ini Pemkab Lebak dan provinsi terus melakukan pembersihan dan perbaikan terhadap infrastruktur yang terdampak bencana Hidrometeorologi tersebut.
“Untuk kerugian kita masih melakukan assessment. Untuk saat ini kondisi wilayah yang terdampak sudah membaik dan warga sudah beraktivitas seperti biasa,”(mulyana)