SATELITNEWS.COM, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengimbau masyarakat lebih bijak mengelola keuangan menjelang tahun ajaran baru.
Meningkatnya kebutuhan pendidikan anak dinilai perlu diantisipasi dengan menyusun skala prioritas pengeluaran rumah tangga.
Wakil Bupati (Wabup) Lebak, Amir Hamzah, mengatakan momentum masuk sekolah hampir selalu diiringi lonjakan pengeluaran, mulai dari pembelian perlengkapan hingga biaya pendidikan.
Karena itu, keluarga diminta merencanakan keuangan sejak dini agar tidak kewalahan saat berbagai kebutuhan datang bersamaan.
“Yang paling penting itu kebutuhan anak dan keluarga dulu. Jangan sampai uang yang ada habis untuk hal-hal yang kurang penting,” ujar Amir, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, kemampuan mengatur keuangan bukan ditentukan oleh besar kecilnya penghasilan, melainkan bagaimana masyarakat menempatkan kebutuhan pokok sebagai prioritas.
Baca Juga: Eny Bongkar Celengan Anak Demi Sekolah di Tengah Ekonomi yang Kian Sulit
Ia juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sederhana dan menyiapkan dana cadangan, terutama untuk biaya pendidikan anak.
“Semua masyarakat harus bisa mengatur keuangan. Bukan soal besar kecilnya penghasilan, tetapi bagaimana mengelola agar kebutuhan utama tetap terpenuhi,” katanya.
Amir menegaskan, imbauan tersebut berlaku bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari ASN, pelaku UMKM, petani, pedagang, hingga pekerja sektor lainnya.
“Persiapan sejak awal dapat mengurangi beban ketika memasuki masa-masa pengeluaran besar,” tandasnya.
Imbauan itu muncul di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan sebagian warga.
Sebelumnya, Eny (35), pemilik warung sembako di Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, mengaku pendapatannya menurun akibat melemahnya daya beli masyarakat.
Demi memenuhi kebutuhan sekolah anak, ia bahkan terpaksa membuka tabungan yang selama ini disimpan.
Baca Juga: Wabup Lebak Dorong Deteksi Dini HIV bagi Warga Binaan Lapas
Kondisi tersebut menunjukkan biaya pendidikan tak hanya menjadi persoalan administrasi sekolah, tetapi juga tantangan bagi keluarga dalam menjaga keseimbangan keuangan.
Karena itu, Pemkab Lebak berharap masyarakat semakin disiplin menyusun prioritas pengeluaran agar pendidikan anak tetap terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas ekonomi keluarga.
Caption: Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah.
Versi ini memangkas pengulangan, memperkuat alur, dan menempatkan kisah Eny sebagai penguat konteks sehingga berita terasa lebih hidup dan fokus. (mulyana)
