Sabtu, 11 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

KPK OTT Lagi Kepala Daerah, Kali Ini Bupati Sukoharjo

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Sabtu, 11 Jul 2026 07:39 WIB
Rubrik Nasional
KPK OTT Lagi Kepala Daerah, Kali Ini Bupati Sukoharjo

Usai kena OTT, Bupati Sukoharjo Etik Suryani (kiri) tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (10/7/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, yang terjaring adalah Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah, Etik Suryani. Bersama delapan orang lainnya, politikus PDI Perjuangan itu, diamankan dalam kasus dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah, dengan barang bukti uang miliaran rupiah dan logam mulia.

OTT bermula dari rangkaian penyelidikan tertutup yang dilakukan KPK di wilayah Soloraya. Setelah penyidik meyakini adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap sejumlah perangkat daerah, tim langsung bergerak melakukan penangkapan pada Kamis (9/7/2026) malam.

Para pihak yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk menjalani pemeriksaan awal. Mereka diperiksa hingga Jumat (10/7/2026) dini hari.

Pukul 04.21 WIB, petugas KPK terlihat keluar dari ruang pemeriksaan sambil membawa enam koper besar berwarna hijau serta satu bundel dokumen. Barang-barang tersebut kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Lalu pukul 05.40 WIB, Etik Suryani bersama para pihak lainnya digiring keluar menuju bus yang telah disiapkan. Enam koper hijau dimasukkan ke bagasi sebelum rombongan bertolak menuju Bandara Internasional Adi Soemarmo untuk diterbangkan ke Jakarta.

Etik tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pukul 09.36 WIB. Mengenakan kemeja putih, rompi hitam, jilbab hitam, dan masker, ia memilih bungkam saat digiring menuju ruang pemeriksaan.

Baca Juga: Gratifikasi Rp30 Miliar, Eks Sekjen MPR Ditahan KPK

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa logam mulia serta uang tunai dalam jumlah miliaran rupiah. “Tim mengamankan barang bukti di antaranya berupa logam mulia, uang tunai rupiah maupun valuta asing, yaitu dolar Australia dan dolar Singapura. Totalnya mencapai miliaran rupiah,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (10/7/2026).

Budi menjelaskan, total sembilan orang diamankan dalam OTT tersebut. Mereka berasal dari tiga lokasi, yakni Sukoharjo, Solo, dan Wonogiri.

BeritaTerbaru

Dihukum 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Melawan

Nadiem Makarim Ajukan Banding dan Gugat Hakim

Rabu, 8 Jul 2026 17:32 WIB
Biaya Haji Rp107 Juta Belum Final, BPIH Diproyeksikan Turun Jadi Rp42 Juta

Biaya Haji Rp107 Juta Belum Final, BPIH Diproyeksikan Turun Jadi Rp42 Juta

Rabu, 8 Jul 2026 17:29 WIB
PN Jaksel Putuskan Penangkapan Roy Suryo Tidak Sah

PN Jaksel Putuskan Penangkapan Roy Suryo Tidak Sah

Selasa, 7 Jul 2026 17:08 WIB
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik

Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik

Selasa, 7 Jul 2026 17:06 WIB

“Mayoritas yang diamankan merupakan ASN di lingkungan Pemkab Sukoharjo. Ada juga pihak swasta. Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati terhadap para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo. Pemeriksaan intensif masih terus dilakukan,” katanya.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum seluruh pihak yang diamankan.

Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengaku belum bisa memberikan banyak komentar karena masih menunggu penjelasan resmi dari KPK. “Kami belum bisa bicara banyak karena kita menunggu apa sebenarnya yang menjadi pokok perkaranya,” kata Eko.

Ia meminta masyarakat mendoakan agar proses hukum berjalan dengan baik dan memastikan pelayanan publik tetap berlangsung normal. “Kami harap semua bisa berjalan seperti biasanya, tetap tenang,” ujarnya.

Baca Juga: PN Jaksel Putuskan Penangkapan Roy Suryo Tidak Sah

Eko mengaku sempat bertemu Etik dalam sebuah acara di markas militer sebelum OTT terjadi. Namun, menurutnya, tidak ada pembicaraan mengenai persoalan hukum.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Sukoharjo Dahono Marlianto mengaku belum mengetahui secara rinci perkara yang menjerat Etik karena saat OTT berlangsung dirinya sedang berada di Surabaya.

“Kami belum bisa memantau karena sedang kunjungan kerja di Surabaya. Detailnya bagaimana kami belum tahu,” ujarnya.

Menurut Dahono, DPC PDIP Sukoharjo akan menggelar rapat internal sebelum memberikan sikap resmi kepada publik.

Diketahui, tertangkapnya Etik Suryani membuat jumlah kepala daerah yang terjaring OTT KPK sepanjang 2026, menjadi 10 orang.

Pekan lalu, Kamis (2/7/2026), KPK baru saja menangkap Bupati Langkat Syah Affandin alias Ondim terkait praktik korupsi di daerahnya. Sebelumnya, lembaga antirasuah juga menangkap Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, dalam perkara dugaan suap jabatan.

KPK juga sudah mencokok Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, hingga Bupati Muara Enim Edison. (rmg)

Tags: Bupati Sukoharjokepala daerahkpkOTTpenangkapan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Tarif Transjabodetabek Diusulkan Naik Rp 10 Ribu
Kota Tangerang

Tarif Transjabodetabek Diusulkan Naik Rp 10 Ribu

Selasa, 7 Jul 2026 17:03 WIB
Penipuan Digital Sedot Rp9,3 T, OJK: Baru Rp674 M Terselamatkan
Nasional

Penipuan Digital Sedot Rp9,3 T, OJK: Baru Rp674 M Terselamatkan

Senin, 6 Jul 2026 18:15 WIB
CNG Lebih Murah dari LPG, Pemerintah Ingin Hemat Subsidi Rp30 T
Nasional

CNG Lebih Murah dari LPG, Pemerintah Ingin Hemat Subsidi Rp30 T

Senin, 6 Jul 2026 18:11 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Jadi Alarm, DPR Desak Perbaikan Tata Kelola Sampah Nasional
Kabupaten Tangerang

Kebakaran TPA Jatiwaringin Jadi Alarm, DPR Desak Perbaikan Tata Kelola Sampah Nasional

Minggu, 5 Jul 2026 18:10 WIB
Awas Video Hoaks Erupsi Krakatau
Nasional

Awas Video Hoaks Erupsi Gunung Anak Krakatau

Minggu, 5 Jul 2026 17:50 WIB
MBG Seret Brigjen Polri, Kejagung Dalami Keterlibatan Perwira TNI
Nasional

MBG Seret Brigjen Polri, Kejagung Dalami Keterlibatan Perwira TNI

Kamis, 2 Jul 2026 17:57 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

SERAHKAN SERTIPIKAT - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, secara door to door menyerahkan sertipikat kepada masyarakat, Jumat (10/7/2026). (ISTIMEWA)

Sertipikat Tanah Warga Diserahkan Langsung Ke Pemiliknya

Jumat, 10 Jul 2026 17:52 WIB
PELEPASAN - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, resmi melepas Kafilah Kabupaten Pandeglang pada MTQ XXIII Provinsi Banten, di Oproom Setda setempat, Minggu (5/7/2026). (ISTIMEWA)

Kafilah MTQ Kabupaten Pandeglang Dilepas, Targetkan Hasil Terbaik

Minggu, 5 Jul 2026 13:42 WIB

Kafilah Kabupaten Tangerang Beri Kado di Tengah Kebakaran

Jumat, 10 Jul 2026 16:17 WIB
JEMPUT BOLA - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bersama jajaran Kepala OPD terkait, mengunjungi Kementerian PU di Jakarta, untuk menyampaikan berbagai usulan program dan memohon dukungan penuh percepatan pembangunan daerah dari Pemerintah Pusat. (ISTIMEWA)

Sambangi Kementerian PU, Bupati Dewi Sampaikan Berbagai Usulan Program

Kamis, 9 Jul 2026 19:12 WIB
Perluas Layanan Kesehatan, Dinkes Provinsi Banten Rencanakan Penempatan Psikolog Klinis di Setiap Puskesmas

Perluas Layanan Kesehatan, Dinkes Banten Rencanakan Penempatan Psikolog Klinis di Setiap Puskesmas

Minggu, 5 Jul 2026 20:49 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.