Senin, 14 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

1.790 Hektare Sawah Di Banten Kekeringan, 68 Hektare Terkena Puso

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Senin, 27 Jul 2026 11:11 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
1.790 Hektare Sawah Di Banten Kekeringan, 68 Hektare Terkena Puso

KERING : Belasan hektare lahan pertanian di Kecamatan Pamarayan, mengalami kekeringan.(ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Musim kemarau yang melanda wilayah Provinsi Banten, menyebabkan 1.790 hektare sawah kekeringan dan tanaman padi mengalami kerusakan. Dari luasan itu, sekira 68 hektare sawah mengalami gagal panen atau puso.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, kerusakan tanaman padi akibat kekeringan di Provinsi Banten masa tanam 2026, mulai terjadi pada akhir Mei sampai dengan 17 Juli 2026 seluas 1.790 hektare.

Terdiri dari rusak ringan 1.247,5 hektare, rusak sedang 303,5 hektare, rusak berat 171 hektare dan Puso 68 hektare. Dari kerusakan itu yang sudah pulih sekira 32,5 hektare, panen 590 hektare dan terancam 930 hektare.

Kekeringan terjadi di empat kabupaten dan satu Kota yaitu, Kabupaten Pandeglang seluas 686, dan 515 hektare lainnya terancam puso. Kabupaten Lebak, seluas 294 hektare dan satu hektare lainnya terancam puso.

Selanjutnya Kabupaten Serang, seluas 700 hektare, serta 68 hektare mengalami puso, dan 414 hektare terancam gagal panen.

Kabupaten Tangerang, seluas 101 hektare dan hajya dua hektare yang pulih. Sedangkan Kota Serang, kekeringan menyerang lahan seluas 9 hektare.

Baca Juga: Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Distan Provinsi Banten, Saeful Bauri Memun mengatakan, berdasarkan monitoring dan pengamatan Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), ada beberapa hal yang menjadi penyebab kekeringan di Banten.

“Penyebabnya itu karena tidak ada hujan dalam beberapa hari, tidak ada sumber air (sebagian ada yang sawah tadah hujan, terdapat sumber air tetapi sudah mulai mengering, dan erdapat sumber air tetapi jauh dari lokasi kejadian kekeringan sehingga kesulitan dalam pompanisasi,” katanya, Senin (27/7/2026).

BeritaTerbaru

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Minggu, 13 Sep 2026 20:23 WIB
Aleksa Andrejic Bawa Persita Kalahkan Java United

Aleksa Andrejic Bawa Persita Kalahkan Java United

Minggu, 13 Sep 2026 19:31 WIB
Kepala BKD Banten, Ai Dewi Suzana. (ISTIMEWA)

Tiga Jabatan Eselon II Masih Kosong, Pemprov Lakukan Pemetaan Pegawai

Minggu, 13 Sep 2026 19:10 WIB
POTO BERSAMA : Gubernur Banten poto bersama dengan anak SMK di Pandeglang. Saat ini, Pemprov Banten tengah melakukan evaluasi terhadap penjurusan mata pelajaran di SMK agar sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan.(DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Pemprov Evaluasi Jurusan SMK, Dindikbud Banten Lakukan Optimalisasi Kejurusan

Minggu, 13 Sep 2026 19:05 WIB

Dia mengaku, pihaknya terus melakukan monitoring ke semua lokasi pertanian di Provinsi Banten, untuk mengetahui perkembangan kondisi pertanian. Tujuannya, agar instansinya bisa mengambil kebijakan cepat dalam membantu para petani.

Salah satu kebijakan yang diambil itu, dengan memberikan premi asuransi kepada perani yang mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Dalam asuransi itu, para pemilik lahan akan mendapatkan ganti rugi uang sesuai dengan luasan lahan yang mengalami puso.

“Kita sudah mempersiapkan AUTP (asuransi usaha tani padi), untuk para petani yang mengalami puso. Program ini, untuk petani yang mengikuti program asuransi saja,” ujarnya.

Baca Juga: Kekeringan Meluas di Tangsel, 421 KK Terdampak dan 576 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan

Dia mengaku, selain memberikan ganti rugi berupa premi asuransi, pihaknya juga terus melakukan upaya pencegahan dengan cara membuat daerah irigasi (DI) disemua wilayah di Banten secara bertahap, dan bekerja sama dengan semua pihak terkait.

“Kita mempersiapkan benih yang unggul tahan, memperbaiki jaringan irigasi tersier, irigasi pompanisasi dan perpipaan. Kita lakukan itu sebagai upaya pencegahan,” tukasnya.

Fahruroji, seorang petani asal Kecamatan Pamarayan mengaku, tidak mengetahui adanya progeam AUTP atau bantuan lainnya. Oleh karena, selama ini penyuluh maupun kelompok tani (poktan) tidak pernah menyampaikan hal tersebut.

“Nggak tahu ada asuransi, kalau tahu pasti ikut asuransi. Tolong juga buat penyuluh atau poktan, kalau ada informasi sampaikan kepada petani, jangan cuman buat kelompok saja,” tuturnya.

Azqi, petani lainnya menyatakan hal senada, kata dia, selama ini banyak petani tidak mengetahui program pemerintah karena tidak semua informasi disampaikan. Namun, dia berharap agar persoalan kekeringan yang terjadi bisa segera teratasi.

“Semoga saja bisa segera ada solusinya, karena enggak semua lahan pertanian ada sumber air, kalaupun ada sumber airnya, enggak ada mesin air buat narik air,” imbuhnya. (adib)

Tags: kekeringanLahan Persawahan PusoProvinsi Banten
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

PEMBANGUNAN JALAN -- Ruas Jalan Mancak-Cikedung, merupakan ruas jalan yang menjadi prioritas pembangunan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui DPUPR. (ISTIMEWA)
Banten Region

DPUPR Kabupaten Serang Bangun Ruas Jalan Cikedung

Minggu, 13 Sep 2026 18:58 WIB
Abu GAK Mengintai Gangguan Pernapasan, Warga Lebak Diminta Tak Abai
Banten Region

Abu GAK Mengintai Gangguan Pernapasan, Warga Lebak Diminta Tak Abai

Minggu, 13 Sep 2026 18:22 WIB
Udara Dinyatakan Aman, DLH Lebak Tetap Siaga Pantau Abu GAK
Banten Region

Udara Dinyatakan Aman, DLH Lebak Tetap Siaga Pantau Abu GAK

Minggu, 13 Sep 2026 18:14 WIB
BERI BANTUAN -- Babinsa Koramil 0104/Cimanuk Kodim 0601/Pandeglang, turut mendampingi Pemerintah Desa Kadumadang untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran. (ISTIMEWA)
Banten Region

Babinsa Koramil 0104/Cimanuk Pandeglang Dampingi Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran

Minggu, 13 Sep 2026 17:33 WIB
Perubahan APBD Lebak 2026, Pendapatan Daerah Menyusut
Banten Region

Perubahan APBD Lebak 2026, Pendapatan Daerah Menyusut

Minggu, 13 Sep 2026 17:23 WIB
MAULID NABI MUHAMMAD SAW -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Ponpes Al-Kalam, Kecamatan Jiput, Pandeglang, Sabtu (12/9/2026) malam. (ISTIMEWA)
Banten Region

Doa Bersama bagi Jurnalis yang Hilang di GAK pada Acara Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 13 Sep 2026 15:25 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

SPPG - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)

SPPG Kolelet Picung Pandeglang Serap Produk UMKM dan Petani Lokal

Selasa, 8 Sep 2026 11:33 WIB
Sekolah PJJ, 316 SPPG Kabupaten Tangerang Ubah Distribusi MBG

Sekolah PJJ, 316 SPPG Kabupaten Tangerang Ubah Distribusi MBG

Selasa, 8 Sep 2026 08:14 WIB
Jumlah Hot Spot Turun, 50 Badan Usaha Disegel

Jumlah Hot Spot Turun, 50 Badan Usaha Disegel

Minggu, 13 Sep 2026 19:25 WIB

Culinary Day 2026 Hadir Meriahkan Tangerang 10K, 80 Tenant Siapkan Kuliner Khas Kota Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
LOKAKARYA MULTIPIHAK -- Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, saat menggelar acara Lokakarya Mutlipihak I "SIMPUL MANTAPS", di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Rabu (9/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Cara Baru Menata Sampah Jadi Berkah, DLH Lebak Gagas SIMPUL MANTAPS

Rabu, 9 Sep 2026 19:13 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.