SATELITNEWS.ID, RAJEG—Seorang anggota Kepolisian Sektor Rajeg Kabupaten Tangerang dikeroyok sejumlah pemuda yang sedang mabuk-mabukan, Minggu (19/7) dini hari. Bripda Yunus dikeroyok dan dipukuli pemabuk di Kampung Tanjakan, Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg.
Kapolsek Rajeg IPTU Ferdo Elfianto (Ralat: sebelumnya ditulis AKP Gesit) mengatakan, pada waktu itu, Bripda Yunus sedang melaksanakan cipta kondisi ke Kampung Tanjakan, Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg. Di depan minimarket Alfamart, Bripda Yunus menemukan 15 pemuda – pemudi sedang menenggak minuman keras.
Bripda Yunus kemudian mengambil inisiatif membubarkan kelompok tersebut. Selain faktor minuman keras dan larut malam, kelompok tersebut juga melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Bripda Yunus sedang melaksanakan patroli seorang diri, ditemukan 15 orang sedang berkumpul. Bripda Yunus mencoba untuk membubarkan karena sudah larut malam dan juga saat ini dalam masa PSBB,” kata IPTU Ferdo kepada Satelit News, Minggu (19/7).
Menurut Ferdo, saat anggotanya mencoba membubarkan, 15 pemuda itu menolak. Mereka malah mengeroyok anggotanya yang sedang bertugas. Salah satu diantara pemuda itu pun merampas senjata api milik Bripda Yunus dan membawanya kabur.
Menurut Ferdo, anggotanya mengalami luka memar di bagian leher, bibir dan lecet di bagian dengkul kaki sebelah kanan akibat pengeroyokan tersebut. Gesit mengatakan, pelaku saat ini melarikan diri dan masih dalam penyelidikan.
Baca Juga: Tersangka Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa Dibekuk, Pelaku Ternyata Teman Korban
“Ada luka di kaki, leher, dan bibir korban. Pelaku masih dalam pengejaran,” jelasnya. (alfian/gatot)
