SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Keluhan mengenai pemadaman listrik yang ramai beredar di media sosial pada Senin (3/8/2026) pagi tidak sepenuhnya terjadi di Kota Tangerang. Di sejumlah kawasan, aktivitas warga tetap berlangsung normal karena pasokan listrik tidak mengalami gangguan.
Sejak subuh, media sosial dipenuhi laporan warga mengenai listrik padam di sejumlah wilayah perbatasan Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang. Kecamatan Larangan, Ciledug, hingga Karang Tengah menjadi daerah yang paling banyak disebut terdampak.
Namun, hasil penelusuran di lapangan menunjukkan pemadaman tidak terjadi secara merata. Gangguan hanya ditemukan di beberapa titik di Kecamatan Larangan, salah satunya kawasan Perumahan Puribeta.
Sementara, aliran listrik di sejumlah wilayah Ciledug, seperti Bulak Santri, Rawa Kambing, Sudimara, Komplek Deplu, hingga kawasan CBD Ciledug, tetap normal sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu. “Hingga sekarang belum ada pemadaman,” ujar Randi, salah seorang warga.
Kondisi tersebut diperkuat oleh keterangan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten. Berdasarkan hasil pengecekan, jaringan kelistrikan di wilayah Banten dipastikan tidak terdampak gangguan yang sempat memicu keresahan warga. “Saya cek untuk lokasi Banten tidak terdampak,” ujar pegawai PLN UID Banten, Nesya, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Gangguan justru terjadi pada sistem kelistrikan yang berada di bawah wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya. Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, menjelaskan gangguan terjadi pada pukul 04.59 WIB akibat terganggunya suplai listrik dari Gardu Induk Gandul menuju Cirendeu.
Baca Juga: Selain Kerusakan Rumah, Aliran Listrik juga Sempat Padam Akibat Gempa 6,7 SR di Sumur
Akibat gangguan tersebut, pasokan listrik di sejumlah wilayah Jakarta sempat terhenti saat masyarakat mulai beraktivitas pada awal pekan. “Terjadi gangguan suplai listrik dari Gandul ke arah Cirendeu pada pukul 04.59 WIB yang berdampak di beberapa wilayah Jakarta,” kata Haris.
PLN segera mengerahkan petugas untuk memulihkan sistem. Hingga Senin siang, proses penormalan jaringan masih berlangsung, sementara penyebab teknis gangguan masih dalam penelusuran. “Saat ini PLN fokus melakukan upaya penormalan dan penyebab kejadian masih dalam penelusuran,” ujarnya.
Di tengah proses pemulihan, beredar poster yang mengatasnamakan PT PLN (Persero) mengenai pemadaman listrik terencana di kawasan Legoso, Ciputat. Informasi tersebut dengan cepat menyebar melalui media sosial dan grup percakapan warga sehingga memunculkan anggapan bahwa padamnya listrik merupakan bagian dari pemeliharaan jaringan.
PLN memastikan informasi tersebut tidak benar. Haris menegaskan poster tersebut bukan diterbitkan oleh perusahaan dan bukan merupakan sumber resmi informasi layanan kelistrikan. Menurutnya, pemadaman yang terjadi pada Senin pagi murni disebabkan gangguan suplai listrik dari Gardu Induk Gandul menuju Cirendeu, bukan akibat pekerjaan pemadaman terencana. Masyarakat diimbau mengikuti perkembangan penanganan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru. (ari)




















