SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang menegaskan bahwa makna kemerdekaan tidak sebatas perayaan, perlombaan, maupun pengibaran bendera setiap 17 Agustus. Kemerdekaan harus dimaknai sebagai upaya meneruskan perjuangan para pahlawan dengan memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat.
“Sesungguhnya bukan sekadar riuhnya perayaan, meriahnya perlombaan, atau pengibaran Sang Saka Merah Putih setiap tanggal 17 Agustus. Kemerdekaan sesungguhnya memiliki makna yang jauh lebih dalam, yaitu bagaimana kita meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi membebaskan bangsa ini dari belenggu penjajahan,” demikian disampaikan Wali kota Tangerang Sachrudin dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), di Alun-Alun Ahmad Yani Kota Tangerang, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, bagi pemerintah pusat maupun daerah, mengisi kemerdekaan berarti memastikan masyarakat memperoleh hak dan pelayanan dasar. Hal itu mencakup pendidikan yang layak bagi anak-anak, kesempatan kerja, kebutuhan pokok yang terjangkau, layanan kesehatan yang mudah diakses, serta lingkungan dan tempat tinggal yang aman dan nyaman. “Itulah pondasi utama yang terus kita perjuangkan bersama di Kota Tangerang,” ujarnya.
Pemerintah Kota Tangerang menilai pertumbuhan kota harus diiringi dengan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Pertumbuhan penduduk, dinamika ekonomi, dan perkembangan teknologi disebut menjadi tantangan yang harus diantisipasi seiring semakin besarnya Kota Tangerang.
“Kita patut bersyukur, karena Kota Tangerang terus tumbuh dan berkembang. Namun, semakin besar sebuah kota, semakin besar pula tantangan yang harus kita hadapi,” katanya. Ia menegaskan, pembangunan tidak cukup hanya mengejar kemajuan, tetapi harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Kota Tangerang melalui program Gampang Kerja terus memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat. Pada 2026, pemerintah daerah melibatkan sekolah swasta sebagai bagian dari solusi untuk memperluas kesempatan pendidikan.
Baca Juga: Semarak HUT RI ke-81, Warga Amarapura Tangsel Perkuat Kekompakan dan Gotong Royong
Program tersebut menggandeng 63 SD/MI dan 79 SMP/MTs. Pelibatan sekolah swasta dinilai penting untuk memastikan semakin banyak anak di Kota Tangerang memperoleh kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak. “Langkah ini penting untuk memastikan semakin banyak anak Kota Tangerang mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan yang layak,” ujarnya.
Di bidang ketenagakerjaan, program Gampang Kerja diarahkan tidak hanya untuk menjadikan anak muda sebagai pencari kerja, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan dan keberanian untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program, antara lain balai latihan kerja, integrasi dunia pendidikan dengan industri, on the job training, hingga pengembangan wirausaha muda.
Selain peningkatan keterampilan, Pemerintah Kota Tangerang juga membuka akses terhadap peluang kerja melalui bursa kerja atau job fair. Pada 2026, kegiatan tersebut menghadirkan sekitar 15.000 lowongan pekerjaan yang dapat diakses masyarakat Kota Tangerang maupun pencari kerja dari luar daerah Pelaksanaan job fair tersebut melibatkan berbagai perusahaan yang beroperasi di Kota Tangerang.
Di sektor pangan dan kesehatan, pemerintah daerah juga menjalankan sejumlah program untuk menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat. Melalui Gampang Sembako, Gerakan Pangan Murah, serta program Bang Sampah, pemerintah berupaya menghadirkan pelayanan dan intervensi di 13 kecamatan. Program-program tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi keluarga di Kota Tangerang.
Berbagai kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi diwujudkan melalui pelayanan publik dan program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi warga. (made)




















