Sabtu, 31 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Normalisasi Kali Angke Perlu Pengerukan dan Pelebaran

Redaktur Made Nusantara
Sabtu, 31 Okt 2026 01:53 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Penanganan banjir di sepanjang Kali Angke yang melintasi Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, Banten, membutuhkan langkah lebih menyeluruh. Selain pendangkalan akibat sedimentasi, penyempitan alur sungai, tanggul yang belum terpasang, hingga infrastruktur lama yang diduga menghambat aliran air menjadi persoalan yang harus ditangani secara bersamaan.

Temuan tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat meninjau Kali Angke bersama Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Tangerang Sachrudin, dan jajaran pemerintah daerah, Jumat (30/10/2026).

Peninjauan dilakukan menggunakan perahu karet menyusuri sungai sepanjang sekitar lima kilometer, mulai dari kawasan Ciledug Indah 2, Kota Tangerang, hingga Bendung Polor, Kembangan Selatan, Jakarta Barat.

Dody mengatakan, penanganan Kali Angke tidak boleh hanya berfokus pada pengerukan dasar sungai. Pemerintah juga harus mengembalikan lebar alur ke kapasitas semula agar sungai mampu menampung debit air, terutama saat musim hujan.

“Jadi ada dua hal di sungai ini: pertama, pendangkalan yang mesti kita perdalam atau normalisasi. Kemudian yang kedua, penyempitannya juga mesti kita perlebar. Kita kembalikan kepada kapasitas semulanya,” kata Dody.

Menurut dia, penyempitan Kali Angke sudah cukup parah dan berpotensi semakin memburuk apabila tidak segera ditangani. Endapan material dan sampah juga dapat mengurangi ruang aliran air.

Baca Juga: Sambangi Kementerian PU, Bupati Dewi Sampaikan Berbagai Usulan Program

Dody mengaku, informasi awal yang diterimanya dari jajaran Direktorat Jenderal dan balai terkait lebih banyak menyoroti kebutuhan pendalaman sungai. Padahal, penyempitan alur merupakan persoalan lain yang tidak kalah penting.

Karena itu, ia menginstruksikan agar pekerjaan normalisasi turut mencakup pelebaran sungai dan pemetaan titik-titik yang mengalami penyempitan.

BeritaTerbaru

Permudah Akses Informasi Keimigrasian, Imigrasi Kelas 1 Khusus Non TPI Tangerang Luncurkan SAPA

Jumat, 30 Okt 2026 18:45 WIB
Gerindra Kabupaten Tangerang Salurkan 4 Traktor dan Pompa Air untuk Petani

Gerindra Kabupaten Tangerang Salurkan 4 Traktor dan Pompa Air untuk Petani

Jumat, 30 Okt 2026 16:48 WIB
Diduga Sakit Hati, Pria di Cikupa Siram Teman Kerja dengan Air Keras dan Pukul Pakai Pipa Besi

Diduga Sakit Hati, Pria di Cikupa Siram Teman Kerja dengan Air Keras dan Pukul Pakai Pipa Besi

Jumat, 30 Okt 2026 16:15 WIB
PENANGANAN -- Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, bersama tim Damkar Kabupaten Serang, melakukan penanganan dan pertolongan korban tercebur ke sumur, Jumat (30/10/2026). (ISTIMEWA)

Warga Tunjung Teja Kabupaten Serang Jatuh ke Sumur

Jumat, 30 Okt 2026 15:23 WIB

“Sepertinya belum berpikir masalah penyempitan. Nah, tadi sudah saya instruksikan, penyempitannya juga tolong di-handle,” ujarnya.

Dody mengingatkan, pembangunan tanggul atau sheet pile juga tidak akan efektif apabila kapasitas sungai terus berkurang. Menurut dia, pengerukan, pelebaran, dan pembangunan tanggul harus dilakukan secara terpadu.

“Kalau tidak, nanti sungainya makin sempit, makin sempit. Jadi seberapa tinggi pun sheet pile atau tanggul yang kita bikin tidak akan menang,” katanya.

Panjang pekerjaan normalisasi dan pelebaran yang menjadi perhatian dalam peninjauan diperkirakan sekitar 3,5 kilometer. Pemerintah juga perlu menyelesaikan sejumlah bagian tanggul yang belum terpasang.

Baca Juga: Permudah Akses Informasi Keimigrasian, Imigrasi Kelas 1 Khusus Non TPI Tangerang Luncurkan SAPA

Dody menyebutkan, rencana penyelesaian pekerjaan yang sebelumnya ditargetkan pada Desember perlu ditinjau kembali dengan mempertimbangkan temuan di lapangan. Namun, ia belum merinci jadwal penyelesaian maupun kebutuhan anggaran untuk keseluruhan penanganan.

Selain pendangkalan dan penyempitan, Dody menyoroti kondisi Bendung Polor yang merupakan infrastruktur peninggalan kolonial Belanda.

Bendung tersebut dahulu dibangun untuk kebutuhan irigasi persawahan, tetapi kini berada di kawasan yang telah berkembang menjadi permukiman dan bangunan.

Persoalannya, pemerintah tidak memiliki dokumen teknis atau blueprint yang dapat menjelaskan secara pasti struktur bangunan di bawah bendung.

“Bendung zaman Belanda, yang kita tidak punya blueprint-nya juga. Provinsi tidak punya, DKI tidak punya, kita juga tidak punya,” ungkap Dody.

Berdasarkan pengamatan awal, ia menduga terdapat bagian konstruksi di bawah permukaan air yang menghambat aliran sehingga air harus berbelok mengikuti jalur tertentu. Kondisi tersebut diperumit keberadaan saluran pembuangan dari kawasan perumahan di sekitar bendung.

Dody menilai lokasi tersebut perlu mendapat perhatian khusus karena hambatan aliran dapat meningkatkan risiko banjir ketika debit air bertambah. Meski demikian, pemerintah masih membutuhkan kajian teknis untuk memastikan bagian konstruksi yang perlu dibongkar dan menentukan langkah penanganannya.

“Feeling saya mengatakan ini yang paling utama. Karena kalau airnya membalik ke sana, itu tidak bakal keburu,” ujarnya.

Untuk mendukung pekerjaan tersebut, pemerintah juga menyiapkan pemasangan jembatan Bailey sebagai akses sementara bagi masyarakat. Langkah ini diperlukan karena pembongkaran bagian bendung berpotensi mengharuskan jembatan yang ada ditutup sementara.

Dody mengatakan, lokasi pemasangan jembatan Bailey masih perlu dikoordinasikan dengan Wali Kota Tangerang dan Wali Kota Jakarta Barat. Akses masyarakat harus tetap tersedia selama pekerjaan berlangsung.

“Nah, ini jalan ini esensial bagi warga ya. Jadi kan tidak mungkin membendung ini tanpa membongkar jembatannya, walaupun bongkarnya sementara ya. Nah, kemudian tadi saya bilang, kita mesti pasang jembatan Bailey,” katanya.

Ia menegaskan, penanganan Kali Angke membutuhkan kerja bersama pemerintah pusat dan daerah, bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pemerintah provinsi telah menurunkan alat untuk mendukung normalisasi Kali Angke. Koordinasi juga dilakukan dengan Balai Besar Wilayah Sungai dan pemerintah daerah, terutama untuk menangani titik-titik yang masih membutuhkan pembebasan lahan.

Menurut Andra, belum tuntasnya pembebasan lahan menyebabkan sejumlah bagian tanggul belum dapat dipasang. Akibatnya, masih terdapat kawasan yang berisiko terdampak luapan sungai.

Ia menyebutkan, sekitar 600 meter lahan telah dibebaskan untuk mendukung pekerjaan tersebut. Selanjutnya, pekerjaan fisik akan dilakukan secara bertahap sesuai pembagian tugas dan koordinasi antarpemerintah.

Andra menegaskan, persoalan Kali Angke tidak hanya berdampak pada Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, tetapi juga wilayah Jakarta. Karena itu, penanganannya membutuhkan keterlibatan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah kota, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Permasalahan di Kali Angke ini memengaruhi banjir di Tangerang Selatan, banjir di Kota Tangerang, dan banjir di wilayah Jakarta. Nah, ini harus ada penanganan bersama sehingga permasalahannya bisa kita urai satu per satu,” kata Andra.

Ia juga menilai Bendung Polor perlu dikaji ulang karena fungsi irigasi yang dahulu melayani persawahan sudah tidak sesuai dengan perkembangan kawasan saat ini.

“Ini bendung lama, dulu peruntukannya untuk irigasi mengairi sawah. Nah, sekarang tidak ada lagi sawah yang diairi di sini, sehingga ini harus dikaji ulang pemanfaatannya, kebergunaannya,” ujarnya.

Andra menyerahkan kajian teknis bendung kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan jajaran terkait untuk menentukan penanganan yang tepat.

Selain persoalan infrastruktur, ia menyoroti banyaknya sampah berukuran besar yang ditemukan di aliran Kali Angke, seperti kasur dan bekas lemari. Sampah dari kawasan hulu tersebut berpotensi menumpuk dan menghambat aliran air.
Karena itu, Andra meminta masyarakat turut menjaga kebersihan sungai. Menurut dia, normalisasi dan pembangunan tanggul harus dibarengi pemeliharaan sungai agar kapasitas alirannya tetap terjaga.

“Saya pikir kolaborasi kita adalah bahwa sungai harus kita jaga, sungai harus menjadi sahabat kita. Karena kalau sungai tidak terawat, sungai tidak terjaga, air yang melimpah itu bisa menjadi musuh kita,” tuturnya.

Sementara Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, pemerintah kota terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Banten untuk mempercepat penanganan Kali Angke. Sejumlah titik rawan banjir di sepanjang aliran sungai membutuhkan penanganan bersama.

Ia mengakui, pembebasan lahan masih menjadi salah satu kendala, terutama karena terdapat pemilik tanah yang sulit ditemukan.

“Memang pertama pembebasan tanah ini mudah-mudahan kita dahului. Ada beberapa yang memang masih ada, kita lakukan. Ada kendala, terkadang pemiliknya yang susah dicari juga dan lain sebagainya,” kata Sachrudin.

Sachrudin mencontohkan pemasangan turap di kawasan Pondok Bahar yang mendapat respons positif dari warga.

Menurut dia, masyarakat menyampaikan bahwa kawasan tersebut tidak lagi mengalami banjir setelah turap dipasang. Namun, ia mengakui hasil penanganan tersebut belum mencakup seluruh wilayah terdampak.

“Iya, belum menyeluruh,” ujarnya.
Penanganan Kali Angke masih membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan, mulai dari normalisasi dan pelebaran alur, penyelesaian pembebasan lahan, pemasangan tanggul, hingga kajian terhadap infrastruktur lama di Bendung Polor.

Pekerjaan tersebut harus dilakukan secara terpadu dari hulu hingga hilir. Sebab, pengerukan sungai saja tidak cukup apabila penyempitan alur, tanggul yang belum terpasang, dan hambatan infrastruktur masih menyisakan persoalan terhadap kapasitas aliran air. (ari)

Tags: Kali Angke Dangkal dan SempitKementerian PUNormalisasi Kaki Angke
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Headline

Dispora Minta KONI Tangsel Kembalikan Sisa Hibah Rp9,7 Miliar, Pilar Sebut Masalah Administrasi Internal

Jumat, 30 Okt 2026 14:33 WIB
RAKOR -- Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi, dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat, yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Aula Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Rakor Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Banten – Jabar, Tekankan Pencegahan Korupsi

Jumat, 30 Okt 2026 12:48 WIB
Headline

2 Perampok di Pondok Aren Ditangkap Polisi di Sumatera Selatan, 2 Masih Buron

Jumat, 30 Okt 2026 12:39 WIB
Dishub Tangerang Selatan Genjot Transformasi ATCS Menuju ITTS
Kota Tangsel

Dishub Tangerang Selatan Genjot Transformasi ATCS Menuju ITTS

Jumat, 30 Okt 2026 07:35 WIB
Polresta Tangerang Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis Lintas Wilayah
Headline

Polresta Tangerang Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis Lintas Wilayah

Jumat, 30 Okt 2026 07:16 WIB
SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 7 Oktober, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Jumat 30 Oktober, Cek Lokasinya

Jumat, 30 Okt 2026 07:08 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

Operasi Patuh 2026, Pelanggaran Kasatmata Jadi Sasaran

Operasi Patuh 2026, Pelanggaran Kasatmata Jadi Sasaran

Senin, 26 Okt 2026 15:17 WIB
Penataan Stasiun Tangerang Jangan Cuma Menyasar PKL Liar, Parkir Liar juga Mengganggu

Penataan Stasiun Tangerang Jangan Cuma Menyasar PKL Liar, Parkir Liar juga Mengganggu

Rabu, 28 Okt 2026 16:37 WIB
Komisi I DPRD Dorong Perizinan Investasi Mudah di Kota Tangerang

Komisi I DPRD Dorong Perizinan Investasi Mudah di Kota Tangerang

Kamis, 29 Okt 2026 22:16 WIB
MEMBERIKAN PAKET SEMBAKO : Petugas PT ASDP Merak, Radmiadi (kanan), memberikan paket sembako kepada para nelayan yang membantu melakukan evakuasi penumpang KMP Batumandi. (ISTIMEWA)

Bantu Proses Evakuasi Penumpang KMP Batumandi, Ratusan Nelayan Dapat Bantuan

Rabu, 28 Okt 2026 12:48 WIB
Dampak Kebijakan Lahan Sawah Dilindungi, PAD Kabupaten Tangerang Tertekan

Dampak Kebijakan Lahan Sawah Dilindungi, PAD Kabupaten Tangerang Tertekan

Minggu, 25 Okt 2026 10:07 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.