Jumat, 14 Agustus 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Korban Banjir Mengaku Tak Trauma

Jembatan Alamanda Tergenang Lagi

Oleh Deddy Maqsudi
Rabu, 12 Feb 2020 14:19 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Korban Banjir Mengaku Tak Trauma

ANGKUT SAMPAH: Petugas Kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang mengangkat sampah di perumahan yang dilanda banjir di Kecamatan Periuk, kemarin. Sebagian banjir telah surut. (IRFAN MAULANA/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

SATELITNEWS.ID, PERIUK—Banjir yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Periuk rupanya tak serta merta membuat para korban  menjadi trauma. Warga setempat menganggap banjir sebagai peristiwa biasa lantaran saking seringnya terendam air di kala musim hujan tiba.

Hal itu yang dirasakan Veronica. Warga perumahan Total Persada RW 07 Kecamatan Periuk ini mengaku tidak merasa trauma sama sekali. Dia menilai banjir adalah hal yang biasa terjadi di kawasannya. Meski, banjir yang terjadi di tahun ini pertama sejak 2014 lalu atau sebelum Pemerintah Kota Tangerang membangun turap di bantaran Kali Ledug.

“Kaget saja saya karena kan terakhir banjir itu 5 tahun lalu,” ujarnya kepada Satelit News, Jumat (7/2).

Veronika menempati rumahnya pada tahun 1987 dan mulai merasakan banjir 3 tahun kemudian. Dan sejak saat itu, banjir terus melanda perumahan Total Persada. Sehingga, dia menganggap terendam air tidak lagi menjadi bencana yang perlu dikhawatirkan.

Kini, Veronika beserta keluarganya tengah mengungsi di GOR Total Persada. Rumahnya masih terendam banjir setinggi 20 centimeter.

“Senang saya kalau ngungsi semua pada ngumpul di sini,” ungkapnya. Kendati demikian, dia tetap berharap banjir tidak lagi melanda perumahannya. “Capek juga karena harus bersih bersih lagi,” tambahnya.

Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Kota Jumat 14 Agustus, Cek di Sini Lokasinya

Beruntung saat banjir melanda dia masih dapat menyelamatkan barang – barang elekronik. Semua barang – barang berharga diletakkannya di lantai 2.

“Karena saat banjir datang suami saya lagi ada di rumah,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Rekomendasi DPRD Kabupaten Tangerang: Tagih Piutang Pajak hingga Tambah Ruang Kelas

Rekomendasi DPRD Kabupaten Tangerang: Tagih Piutang Pajak hingga Tambah Ruang Kelas

Jumat, 14 Agu 2026 07:43 WIB
Provider Membandel, Kabel Udara di Ciputat Timur Ditertibkan

Provider Membandel, Kabel Udara di Ciputat Timur Ditertibkan

Jumat, 14 Agu 2026 07:41 WIB
Pengadilan Agama Tigaraksa Catat 52 Pernikahan Anak

‎Pengadilan Agama Tigaraksa Catat 52 Pernikahan Anak

Jumat, 14 Agu 2026 07:34 WIB
ILUSTRASI layanan SIM keliling. (ISTIMEWA)

SIM Keliling Tangerang Kota Jumat 14 Agustus, Cek di Sini Lokasinya

Jumat, 14 Agu 2026 07:28 WIB

Meski kerap dilanda banjir wanita berusia 60 tahun ini tak ingin pindah dari rumahnya. Dia merasa masih merasa nyaman dengan kondisi masyarakat sekitar.

“Istilahnya sudah mendarah daging,” kata Veronika.

Selama di pengungsian dia mengaku Pemerintah Kota Tangerang sigap dalam menangani masyarakat korban banjir. Semua hal yang dibutuhkan oleh warga di pengungsian terpenuhi secara maksimal. Mulai dari makan yang diberikan 4 kali sehari serta kebutuhan logistik lainnya.

“Makan kita cukup pagi, siang, sore, malam dapat. Selimut, terus air dan kamar mandi kalau penuh mandi ke Masjid,” ujarnya.

Baca Juga: Lubang di Jalan Raya Cadas Periuk Selesai Ditambal

Kemarin, banjir mulai surut di sebagian titik. Namun ada juga wilayah yang airnya masih cukup tinggi. Seperti di perumahan Periuk Damai.

Warga Periuk Damai RT 03 RW 08, Blok A4 nomor 54, Buyung Marsadi mengatakan banjir sudah tak menggenangi rumahnya sejak pagi. Mengetahui itu dia langsung bergegas segera membersihkan rumah. Sementara keluarganya menunggu di pengungsian di Masjid Al-jihad.

Sementara itu, para korban banjir masih bertahan di sejumlah pengungsian meski volume air berangsur surut. Seperti yang terjadi di dua tempat pengungsian yakni Masjid Mujahid dan GOR Total Persada.

Namun, sebagian warga juga ada yang sudah kembali ke rumah untuk membersihkannya dari lumpur dan sampah sisa dari banjir. Mereka yang bertahan di pengungsian lantaran rumahnya masih terendam air dan menunggu sampai banjir benar – benar reda.

Sementara itu, volume Kali Ledug kembali meningkat. Imbasnya, Jalan Raya Villa Tangerang Indah dan jembatan Alamanda kembali tertutup air setinggi 40 centimeter.

“Tadi pagi sudah surut tapi sekarang airnya naik lagi. tapi maish bisa dilewati motor. Ini kita sedang siaga terus disini. Mudah – mudahan surut lagi,” ujat Sekretaris Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Edy Sofyan.

Dia mengatakan air kembali meningkat sekitar pukul 18.30. Sejauh ini jajarannya masih terus bersiaga di lokasi. “Karena hujan tadi setelah Magrib naik lagi makanya saya bingung juga ini kalau kasih data karena air naik lagi,” pungkasnya.

Mulai surutnya genangan air tak luput dari perhatian Pemkot Tangerang.  Ratusan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang dikerahkan untuk membantu masyarakat membersihkan area-area yang sebelumnya dilanda banjir di Kecamatan Periuk.

“Mayoritas banjir sudah surut di beberapa wilayah perumahan, dan petugas juga disiapkan untuk pengangkutan sampahnya,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah saat meninjau Jembatan Alamanda, Periuk, Jumat (7/2).

Arief menambahkan dengan ditugaskannya ratusan petugas kebersihan di lokasi-lokasi pasca banjir dapat membantu masyarakat dalam membersihkan sampah-sampah sisa banjir.

“Selain itu juga supaya sampah tidak menumpuk, karena bisa menjadi sumber penyakit,” jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Dedi Suhada menambahkan pihaknya telah menerjunkan sebanyak 150 petugas penyapu di wilayah-wilayah banjir Kecamatan Periuk.

“Ditambah dengan bentor 50 unit, bison 10 unit, arm roll 50 unit, dump truk 60 unit, mobil tangki 2 unit dan genset 4 unit,” imbuhnya

“Kami upayakan semaksimal mungkin agar semua lokasi tersentuh,” pungkas Dedi. (irfan/gatot)

Tags: banjirbantuankota tangerangpengungsiperiukwalikota arief
Share1TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

SIM Keliling Tangsel Jumat 14 Agustus 2026, Cek Lokasi dan Jadwal Lengkapnya

Jumat, 14 Agu 2026 07:20 WIB
Pemkot Tangsel Finalisasi Raperda Perseroda Pasar Tahun Ini
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Finalisasi Raperda Perseroda Pasar Tahun Ini

Jumat, 14 Agu 2026 07:07 WIB
Pria Bersenpi di Tangsel Ternyata ODGJ Main Perang-perangan
Kota Tangsel

Pria Bersenpi di Tangsel Ternyata ODGJ Main Perang-perangan

Jumat, 14 Agu 2026 07:03 WIB
Sensus Ekonomi di Tangsel Terkendala Akses Kawasan Elite
Kota Tangsel

Sensus Ekonomi di Tangsel Terkendala Akses Kawasan Elite

Jumat, 14 Agu 2026 07:00 WIB
Bupati Tangerang Tekankan MPLS Ramah Anak dan Penguatan Karakter
Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Tekankan MPLS Ramah Anak dan Penguatan Karakter

Kamis, 13 Agu 2026 21:43 WIB
22 Jembatan Merah Putih Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang

22 Jembatan Merah Putih Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang

Kamis, 13 Agu 2026 21:40 WIB
BKPSDM tangsel HUT RI 2026

Berita Pilihan

Jelang HUT RI, Pedagang Bambu di Tigaraksa Tangerang Kebanjiran Order

Jelang HUT RI, Pedagang Bambu di Tigaraksa Tangerang Kebanjiran Order

Rabu, 12 Agu 2026 13:40 WIB
Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)

Kekosongan Jabatan Eselon II di Pemprov Banten Segera Terisi, Andra: Secepatnya

Selasa, 11 Agu 2026 17:56 WIB
CKG di Lebak Diserbu Warga

CKG di Lebak Diserbu Warga

Senin, 10 Agu 2026 19:59 WIB
DIRAWAT - Sendi (10), warga Kampung Popongo, RT 001 RW 001, Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, dirawat di Puskesmas Sumur Kabupaten Pandeglang, akibat mengalami luka pada bagian bahunya, setelah diterkam buaya. (ISTIMEWA)

Diterkam Buaya, Bocah Asal Sumur Pandeglang Jalani Perawatan Intensif

Kamis, 13 Agu 2026 20:55 WIB
Kementerian PU Kaji Pengembangan Infrastruktur Kawasan Pendidikan di Pamulang

Kementerian PU Kaji Pengembangan Infrastruktur Kawasan Pendidikan di Pamulang

Selasa, 11 Agu 2026 16:42 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.