SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Untuk memaksimalkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pandeglang tahun 2020 saat pandemi Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang telah menggandeng berbagai organisasi kepemudaan, masyarakat dan bahkan organisasi profesi wartawan.
Salah satu kerjasama ini dalam kegiatan Sosialisasi Penghitungan dan Pemungutan Suara Pada Pemilihan Bupati dan Wabup Pandeglang 2020 kepada basis keagamaan, di kantor Kecamatan Cipeucang, Kamis (19/11). Kegiatan ini pun menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pandegleng.
Turut hadir pada acara ini yaitu Camat Cipeucang, Dedi Taftajani dan Sekmat Cipeucang Yayan. Sedangkan sebagai narasumber Komisioner KPU Kabupaten Pandeglang, Samsuri dan Ketua PWI Kabupaten Pandeglang, Iman Fathurohman.
Komisioner KPU Kabupaten Pandeglang, Samsuri mengatakan, saat ini pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wabup Pandeglang memasuki masa kampanye. Namun di masa kampanye, semua calon dibatasi hanya 50 orang saja dalam kampanye tatap muka.
“Selain itu, calon nanti akan melakukan debat terbuka yang akan disiarkan di dua stasiun TV swasta yaitu Metro TV dan Kompas TV. Kegiatan tersebut sebagai cara bagaimana meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih, karena sudah nengetahui nanti pemaparan visi dan misi Paslon tersebut,” kata Samsuri, Kamis (19/11).
Walau pihaknya terus meningkatkan partisipasi pemilih melalui berbagai kerjasama dengan organisasi kepemudaan, masyarakat dan wartawan pada Pilkada di tengah Covid-19, namun tetap dalam pencoblosan nanti akan menerapkan protokol kesehatan.
Baca Juga: Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Mulai Sosialisasikan E-Ijazah SD
Hal itu jelasnya, dalam rangka melindungi masyarakat dari paparan Covid-19. Kemudian tentu saja walau di tengah Covid-19 partisipasi pemilih tetap maksimal.
“Pemilihan bupati kali ini, berbeda dengan pemilihan-pemilihan yang lalu. Sebab, harus menerapkan protokol kesehatan, karena nanti pemilih ketika datang ke TPS wajib menggunakan masker, di cek suhu tubuhnya, mencuci tangan, menggunakan sarung tangan sekali pakai. Untuk itu, kami imbau masyarakat jangan takut untuk datang ke TPS 9 Desember mendatang,” harapannya.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Pandeglang, Iman Fathurohman mengatakan, semua pihak dapat meningkatkan partisipasi pemilih, salah satunya basis keagamaan. Menurutnya, tokoh agama sangat dekat dengan masyarakat, sehingga akan mudah mengajak masyarakat untuk mengajak memilih pada 9 Desember mendatang.
“Yang hadir saat ini tokoh agama di tiap desanya masing-masing, sehingga akan mudah untuk mengajak masyarakat. Sebab, akan lebih didengar ketika melakukan ajakan untuk memilih pada 9 Desember mendatang,” katanya.
Saat ini, KPU ungkapnya, telah mempersiapkan berbagai tahapan agar untuk kesuksesan pemilihan kepada daerah tersebut. Salah satunya fasilitas protokol kesehatan untuk menjamin keselamatan semua pihak.
“KPU sebagai penyelenggara sudah mempersiapkan tahapan demi tahapan agar yang memiliki hak suara bisa terakomodir. Termasuk di masa pandemi Covid-19, sehingga harus menerapkan protokol kesehatan. Kami sangat mensupport dan akan membantu penyelenggara dalam meningkatkan partisipasi pemilih,” tandasnya. (nipal/aditya)
Baca Juga: Asyik Gendong Cucu, Nenek di Pondok Aren Tiba-tiba Ditusuk Tetangga
