SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Warga Kampung Bekelir, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang terdampar di bantaran Sungai Cisadane, Kamis, (03/12). Saat ditemukan, mayat yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu sudah dalam keadaan membengkak dan kaku serta membusuk karena beberapa hari mengapung di sungai terbesar di Kota Tangerang ini.
Jasad ditemukan, sekira pukul 01.18 WIB, kala itu kondisi cuaca sedang tidak kondusif lantaran hujan lebat yang mengguyur Kota Tangerang. Sejumlah pemuda yang sedang nongkrong di bantaran sungai pun tak sengaja melihat sosok mayat itu bersamaan dengan datangnya sampah kiriman. Mereka pun terkejut dan langsung mencari bantuan untuk mengevakusi mayat.
“Anak-anak nongkrong yang nemu. Dikira sampah kali, setelah dilihat ternyata mayat. Langsung cari bantuan. Geger kita ada mayat malem-malem saat lagi hujan kan,” ujar salah satu warga, Farhan kepada Satelit News.
Farhan mengaku tak mengetahui identitas jasad tersebut. Lantaran saat ditemukan jasad perempuan itu tak ada identitas yang melekat ditubuhnya. Nampak mayat itu hanya memakan celana jeans dan kaos berwarna cokelat.
“Tahunya itu perempuan aja. Saya ngga tau juga. Anak-anak juga nggak sempet periksa,” kata Farhan.
Kapolsek Tangerang Kompol Markos Sihombing mengataman, jasad berhasi dievakuasi sekira pukul 02.30 WIB oleh petugas. Saat ini, jasat tersebut telah dievakusi ke RSU Kabupaten Tangerang untuk diidentifikasi. “Sudah kita angkat dan bawa ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang,” jelasnya. Markos juga belum mengetahui identitas dari jenazah lantaran tak ditemukan sedikitpun tanda pengenal. Namun diperkiraan jasad tersebut berusia 35 tahun. “Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ada tanda atau luka akibat kekerasan di tubuh korban. Diperkirakan meninggal karena tenggelam,” pungkasnya. (irfan/made)
Baca Juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Saluran Irigasi Lebak
