SATELITNEWS.ID, TNGERANG–Seorang pria warga Perum Rajeg Terrace Gren Residence, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg yang bernama Teguh Sujarmanto (37), nekat mengakhiri hidupnya, Kamis (17/12). Diduga Teguh, gantung diri dikarenakan depresi akibat penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Kepala Unit Reskrim Polsek Rajeg IPDA Saefudin mengatakan, Teguh pertama kali ditemukan oleh sang istri yang bernama Hilmiyati (31), di dalam kamarnya. Pada waktu itu, Hilmiyati baru pulang kerja dan melihat sang suami sudah keadaan kaku tergantung di atas plafon.
“Pertama kali ditemukan oleh istrinya dikamar, sang istri baru saja pulang kerja,” kata Udi kepada Satelit News, Kamis (17/12).
Saat sang istri melihat suaminya sudah terbujur kaku, sontak langsung berteriak histeris meminta tolong kepada warga. Mendengar teriakan, warga langsung berdatangan dan melaporkan kejadian tersebut kepada Kepolisian Sektor Rajeg.
“Salah satu warga langsung melaporkannya kepada kami, selang beberapa menit kami tiba di lokasi,” katanya.
Setibanya polisi di lokasi, jenazah Teguh langsung dievakuasi dan diturunkan dari plafon. Kemudian sang istri atau pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, karena menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah. Tidak ditemukan luka fisik di tubuh korban,” katanya.
Berdasarkan keterangan sang istri, Teguh memiliki penyakit yang tidak kunjung sembuh. Diduga, korban nekat mengakhiri hidupnya dikarekan depresi oleh penyakit yang diderita.
“Berdasarkan keterangan istrinya, korban memiliki riwayat penyakit. Diduga kuat, korban depresi karena itu,” pungkasnya. (alfian/aditya)