SATELITNEWS.ID, SERANG–Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang memastikan, pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini akan menempatkan puluhan petugas di ruas jalan dan pos kepolisian.
Hal itu dilakukan, lantaran ada sebanyak 11 titik rawan kemacetan di wilayah serang timur dan beberapa titik di pintu masuk pantai terbuka di wilayah Anyer – Cinangka.
Sekretaris Dishub Kabupaten Serang, Beni Yuarsa mengatakan, titik rawan kemacetan untuk wilayah Serang timur biasanya terjadi akibat adanya kegiatan pabrik dan pasar diantaranya seperti di Ciruas, jembatan, Sentul, depan PT Nikomas dan Cikande Asem. Sedangkan untuk wilayah Anyer – Cinangka biasanya akibat adanya keluar masuk kendaraan ke pantai terbuka, sehingga terjadi antrian kendaraan.
Namun demikian ia mengaku, akan menempatkan petugas di ruas ruas jalan dan pos pengamanan bersama sama dengan pihak Kepolisian, Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang.
“Kalau untuk natal kita bantu pihak kepolisian jaga di ruas ruas jalan yang memang pada saat natal itu diperkirakan banyak kegiatan, tapi kalau untuk tahun barunya kita menempatkan petugas kita di objek wisata wilayah anyer,” kata Beni saat ditemui ruangan kerjanya, Senin (21/12).
Bani menuturkan, ada sebanyak 40 personil yang akan disebar ke beberapa titik lokasi. Meskipun jumlahnya sangat terbatas lantaran minimnya anggaran akibat kondisi pandemi Covid-19.
Baca Juga: Kurangi Kemacetan, Simpang Asobirin Serpong Bakal Diperlebar
“Jadi tetap kita tugaskan personil ke lapangan, cuma sesuai dengan kemampuan dan kondisi yang ada. Karena pada tahun 2020 ini kita ada refocusing anggaran, dananya itu semua dialihkan untuk covid, sehingga untuk kegiatan kita di Nataru ini kita tidak ada anggaran,” tuturnya.
Beni mengungkapkan, para personil Dalops tersebut akan bertugas ke lapangan mulai 24 sampai 25 Desember, untuk pengamanan natal dan untuk tahun baru sejak 30 Desember sampai 1 Januari.
Ia pun mengaku, akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan buka tutup jalan jika terjadi kecametan dikawasan wisata Anyer – Cinangka.
“Jadi kondisional, kita lihat arah dari mana yang antriannya panjang itu akan dibuka dan antriannya sepi akan ditutup terlebih dahulu,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
























