Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Pencarian SJ182 Terhalang Cuaca, Gelombang Laut Capai 2,5 Meter

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 14 Jan 2021 10:04 WIB
Rubrik Headline, Nasional
Pencarian SJ182 Terhalang Cuaca, Gelombang Laut Capai 2,5 Meter

BALIK KANAN: Anggota Denjaka dari TNI Angkatan Laut membantu proses search and resque pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu. (DEDE KURNIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, JAKARTA–Proses search and rescue (SAR) jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu untuk sementara terpaksa dihentikan. Penghentian dilakukan lantaran faktor cuaca yang menyebabkan ketinggian gelombang laut mencapai 2,5 meter.

“Terpaksa harus balik kanan, karena cuacanya dapat informasi di lokasi cuaca ekstrem,” kata Deputi Bina Tenaga dan Potensi SAR, Abdul Haris Achadi di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/1).

Karena faktor cuca yang membahayakan bagi tim SAR, untuk sementara waktu proses evakuasi dihentikan. Karena tidak ingin mengambil risiko bagi personel yang bertugas di lapangan.

“Untuk sementara off. Kita lihat cuaca ini. Dapat informasi di sana tinggi gelombang 2,5 meter,” ujar Haris.

Kendati demikian, Haris mematikan hingga kini kapal SAR masih berada di lokasi tempat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu. Proses evakuasi kembali dilakukan jika cuaca membaik.

Sebelumnya, Direktur Operasional Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman menyampaikan, pihaknya melibatkan 3.300 personal search and rescue (SAR) gabungan dalam proses evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu. Proses evakuasi dilakukan melalui penyelaman, permukaan laut hingga melalui udara.

Baca Juga: 425 Ekor Ayam Petelur Milik BUMDes di Lebak Hanyut, Hanya Sisakan Puing

“Jadi personel kurang lebih 3.300. personel yang terlibat baik di lapangan ataupun di tempat ini, maupun tempat lain yang laksanakan kegiatan,” ujar Rasman.

Rasman mengakui, pihaknya menambah personel lapangan. Terlebih pada Selasa (12/1) lalu, berhasil mengumpulkan 65 kantong jenazah, sehingga total 139 kantong jenazah berisi potongan tubuh korban berhasil didapatkan dari perairan kepulauan Seribu.

BeritaTerbaru

MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudoli Wafat Usai Kecelakaan

MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudholi Wafat Usai Kecelakaan

Senin, 7 Sep 2026 12:47 WIB
Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Senin, 7 Sep 2026 08:15 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB

“Karena kemarin kita memang mendapatkan hasil banyak berkaitan dengan korban,” pungkas Rasman.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem pada lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu. Hal ini pun mengganggu proses evakuasi Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak.

“Prediksi cuaca dari jam 1 dini hari sampai malam. Jadi memang kondisi cuaca sejak pagi tadi, memang kondisinya angin kencang. Sehingga akan mengganggu kegiatan operasi SAR di lokasi kecelakaan pesawat,” kata Koordinator Lapangan BMKG, Sugarin di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/1).

Cuaca ekstrem di perairan Kepulauan Seribu mengakibatkan tingginya gelombang laut mencapai 2 meter. Namun hal itu tergantung pada kecepatan angin.

Baca Juga: Tanah Longsor Timpa Dua Rumah Warga Mandalawangi Pandeglang

“Maksimum bisa 2 meter, artinya tidak selamanya 2 meter, artinya fluktuasi gelombang itu tergantung kecepatan angin. Kalau memang angin kencang baru gelombang itu akan tinggi,” ucap Sugarin.

BMKG memastikan membantu proses evakuasi Sriwijaya Air SJ-182. Posisi BMKG membantu dalam prakiraan cuaca lokasi jatuhnya Sriwijaya Air.

“Jadi BMKG masuk di dalam grup posko nasional Basarnas. Semua informasi kita update, cuaca memburuk pun kita sampaikan,” urai Sugarin.

Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali berhasil mengidentifikasi identitas 2 jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Mereka adalah Indah Halimah Putri (26) dan Agus Minarni (47).

“Kami dari Inafis Mabes Polri ingin menyampaikan bahwa hari ini bisa identifikasi dua korban,” kata Kabid Topol Pusinafis Bareskrim Polri Kombes Sriyanto di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, Rabu (13/1).

Indah merupakan penumpang dengan nomor manifest 24. Dia merupakan warga Kecamatan Sungai Pinang, Provinsi Sumatera Selatan. Identitasnya terungkap berdasarkan pemeriksaan sidik jari jempol kiri. Saat dibandingkan mendapatkan 12 persamaan dengan sidik jari di e-KTP.

Sedangkan korban Agus merupakan warga Kecamatan Mempawah Hilir, Kalimantan Barat. Dia adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Identitasnya terungkap berdasarkan pemeriksaan sidik jari jempol kanan.

“Setelah kita bandingkan dengan sidik jari di e-KTP, jempol kanan tersebut identik 12 titik persamaan atas nama Agus Minarni, nomor manifest 52,” jelas Sriyanto.

Masih terkait kasusnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai mengunduh data pada black box flight data recorder (FDR) milik pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang berhasil diangkat dari dasar laut perairan Kepulauan Seribu pada Selasa (12/1) lalu. Proses pengunduhan data pada FDR memakan waktu kurang lebih dua jam.

“Proses pengunduhan data memakan waktu 2 jam apabila berjalan lancar tanpa kendala,” kata Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo dalam keterangannya, Rabu (13/1).

Nurcahyo menjelaskan, setelah KNKT resmi menerima black box FDR dari TNI AL pada Selasa kemarin, pihaknya langsung membersihkannya sebelum dimulai proses pengunduhan. Menurutnya, black box FDR tersebut tahan banting dan tahan suhu hingga 1.000 derajat celcius.

“Kemudian proses diawali dengan mengambil atau mengeluarkan memori unit tersebut dan kemudian dibersihkan dari kotoran, utamanya dari garam. Karena unit ini pernah terendam di laut, dibersihkan menggunakan air suling dan kemudian dilanjutkan menggunakan alkohol,” ujar Nurcahyo.

Setelah proses pembersihan selesai, tim KNKT melakukan pengeringan terhadap black box FDR dengan oven khusus selama kurang lebih delapan jam. Setelah itu, barulah dilakukan proses pengunduhan data.

“Selanjutnya setelah kering akan dilanjutkan dengan pengunduhan data yaitu menghubungkan dengan FDR yang masih bagus untuk diunduh datanya. Ini sama dengan kita mengunduh data dari suatu memory card atau dari suatu CD atau menggunakan player yang masih bagus,” beber Nurcahyo. (jpg/gatot)

Tags: cuaca ekstremevakuasikecelakaan pesawat
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)
Banten Region

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku
Headline

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton
Nasional

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan keterangan kepada wartawan, usai melalukan rakor dengan PVMBG dan stakeholders terkait lainnya. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Minggu, 6 Sep 2026 17:21 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Ahmad Zaenudin, Ketua PC IMM Serang. (ISTIMEWA)

IMM Serang Soroti Wacana Relokasi SMP 4 Kota Serang

Senin, 31 Agu 2026 18:57 WIB
MEMASANG GARIS POLISI : Personel KBR Satbrimob Polda Banten memasang garis polisi atau police line di area persawahan Kampung Bayur, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)

Dugaan Limbah B3 di Cikande Kabupaten Serang, Tim KBR Brimob Diterjunkan

Rabu, 2 Sep 2026 16:50 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Sesalkan Kisruh YSH-UIN Jakarta

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Sesalkan Kisruh YSH-UIN Jakarta

Selasa, 1 Sep 2026 18:06 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
SELESAI DIBANGUN : Daerah Irigasi di Desa Bojongpandan, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, selesai dibangun. DI tersebut, belum difungsikan untuk mengalirkan air ke lahan pertanian seluas 250 hektare. (ISTIMEWA)

Anggaran Pembangunan Irigasi Capai Rp520,83 Miliar, Dibiayai APBN dan APBD Banten

Kamis, 3 Sep 2026 11:57 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.