Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Pemkot Otak – Atik Anggaran Disabilitas di Kota Serang

Oleh Hendro
Senin, 18 Jan 2021 07:49 WIB
Rubrik Banten Region, Kota Serang
Pemkot Otak – Atik Anggaran Disabilitas di Kota Serang

ILUSTRASI. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, SERANG–Anggaran pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas di Kota Serang, diotak-atik. Hasilnya bukan bertambah, justru malah terjadi pengurangan yang cukup signifikan. Diperkirakan, pengurangan tersebut mencapai 80 persen dari jumlah keseluruhan anggaran pemberdayaan penyandang disabilitas.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Kota Serang, Asep Rian Purnama membenarkan, terjadi pemangkasan anggaran untuk penyandang disabilitas. Namun ia mengaku tidak tahu secara detail berapa pemangkasan yang terjadi.

“Kalau nominalnya saya harus lihat data yah. Yang jelas untuk Bansos itu memang sudah tidak ada. Saat ini hanya ada pelatihan membaca huruf braile untuk penyandang disabilitas,” ujarnya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (17/1).

Rian mengatakan, dirinya tidak tahu mengapa anggaran untuk disabilitas bisa menurun drastis. Namun menurutnya, hal tersebut dikarenakan minimnya anggaran Pemkot Serang pada tahun 2021 ini.

“Yah karena memang anggarannya adanya segitu yah. Karena kan Pemkot Serang itu terbatas juga anggarannya yah. Pada intinya semuanya sih inginnya memfasilitasi yah. Cuma karena keadaannya seperti ini, mau bagaimana lagi,” tambahnya.

Sementara, Kasi Disabilitas pada Dinsos Kota Serang, Eka Faksi mengatakan, pada anggaran tahun 2021 ini, pihaknya mengajukan kurang lebih sebanyak 5 program. Namun karena adanya pemangkasan anggaran, hanya tersisa satu program saja.

Baca Juga: Perubahan APBD 2026: Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur

“Kalau gak salah kegiatan disabilitas itu dalam perencanaan saya buat 5 kegiatan. Dan ternyata yang diterima itu hanya satu-satunya kegiatan, yaitu pelatihan pembacaan huruf braile,” ujarnya.

Sedangkan beberapa program yang rutin dilakukan oleh pihaknya seperti pelatihan keterampilan bagi penyandang disabilitas dan hari disabilitas internasional (HDI), ikut terdampak oleh pemangkasan anggaran itu.

BeritaTerbaru

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB

Koramil Cikeusik Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM

Sabtu, 12 Sep 2026 18:26 WIB

Bupati Pandeglang Jenguk Keluarga ABK yang Hilang Kontak Bersama Lima Jurnalis

Sabtu, 12 Sep 2026 14:19 WIB

Warga Kab Serang yang Tercebur Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 12 Sep 2026 13:52 WIB

“Jadi seperti pelatihan menjahit, menyablon, itu sudah tidak ada. Yang tersisa yah hanya kegiatan pelatihan huruf braile saja. Kami sudah berjuang agar anggaran itu tidak berkurang untuk tahun ini. Tapi yah gitu lah, itu urusan Bappeda,” katanya.

Berdasarkan hitungan dirinya, diperkirakan pemangkasan anggaran tersebut mencapai hingga 80 persen dari total keseluruhan anggaran untuk disabilitas. Bahkan ia menduga pengurangannya bisa lebih dari itu.

“Lebih kurang 20 persen itu sisanya, toh satu kegiatan doang. Kalau kegiatan itu juga palingan gak lebih dari Rp150 juta. Yah mungkin bisa kurang dari 20 persen sisa anggaran untuk penanganan disabilitas,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinsos Kota Serang tahun 2020, diketahui bahwa anggaran pemberdayaan penyandang disabilitas mencapai Rp417 juta. Sementara untuk kegiatan pelatihan membaca braile dengan sasaran sebanyak 20 peserta, Dinsos Kota Serang menganggarkan sebesar Rp87 juta rupiah atau 20,8 persen saja dari keseluruhan anggaran.

Baca Juga: Perubahan APBD Tangsel Bertambah Rp100 Miliar

Informasi yang dihimpun, diketahui tidak hanya anggaran disabilitas saja yang terkena pangkas, namun hampir seluruh seksi pada Dinsos terkena pemangkasan anggaran. Anggaran itu disebut dilarikan ke anggaran penanganan bencana.

“Padahal kalau dilihat anggarannya, itu tidak menurun Dinsos. Tapi anggarannya semua dilimpahkan ke program penanganan bencana berbentuk buffer stock,” ujar salah satu sumber internal BANPOS (Group Satelit News).

Ia mengatakan, saat ini anggaran untuk pengadaan buffer stock beberapa kali lipat bertambah dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp85,2 juta. Namun ia tidak bisa memastikan berapa anggaran untuk tahun ini.

BANPOS-pun mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinsos Kota Serang, Moch Poppy Nopriadi. Namun baik pesan WhatsApp maupun panggilan seluler tidak mendapatkan respon.

Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Serang, Teguh, menyayangkan terjadinya pemangkasan atas anggaran disabilitas. Menurutnya, hal tersebut merupakan kemunduran atas pelayanan terhadap penyandang disabilitas.

“Yah semestinya yang seperti tidak dilakukan, karena itu penurunan pelayanan terhadap penyandang disabilitas,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Bahkan menurutnya, dengan menghilangkan anggaran hingga 80 persen itu, secara langsung Pemkot Serang telah menghilangkan seluruh pelayanan terhadap penyandang disabilitas. Apalagi pemberian alat bantu saja dihilangkan tahun ini.

“Yah kan dengan adanya pelatihan dan pemberian keterampilan kepada kami, itu menunjukkan adanya pelayanan terhadap kami. Tapi kalau sudah dihilangkan, artinya pelayanan terhadap penyandang disabilitas itu sudah tidak ada,” tandasnya. (dzh/bnn)

Tags: anggaranpenyandang disabilitasppdi kota serang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Banten Region

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB
Banten Region

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
Banten Region

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB
Banten Region

Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 09:01 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Di hari keempat, tim SAR gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Hari Keempat, Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK Masih Nihil

Jumat, 11 Sep 2026 19:57 WIB
PENDAMPINGAN -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, melakukan pendampingan terhadap keluarga dari Yudhistiro Pranoto, Jurnalis iNews yang hilang di perairan kawasan Gunung Anak Krakatau. (ISTIMEWA)
Banten Region

PMI Banten Dampingi Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 Sep 2026 18:56 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

KERING -- Pengunjung saat menikmati suasana Kampung Somang, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, yang kini kering akibat menyusutnya Waduk Karian. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Waduk Karian Lebak Semakin Mengering, Jejak Permukiman Lama Jadi Magnet Wisata

Jumat, 11 Sep 2026 14:39 WIB
KLARIFIKASI -- Ketua IKAFA, Eri Sunarya, sampaikan klarifikasi. (ISTIMEWA)

Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi

Rabu, 9 Sep 2026 19:45 WIB
SPPG - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)

SPPG Kolelet Picung Pandeglang Serap Produk UMKM dan Petani Lokal

Selasa, 8 Sep 2026 11:33 WIB
LOKAKARYA MINI - Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor, dalam meningkatkan pelayanan serta derajat kesehatan masyarakat, UPT Puskesmas Bojong melaksanakan kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral Tahun 2026. (ISTIMEWA)

UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat

Kamis, 10 Sep 2026 21:35 WIB

HUT ke-24, Polsek Serpong Santuni Anak Yatim dan Doakan Lima Jurnalis Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 12:02 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.