Kamis, 10 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Dana Rp420 T Aman, Purbaya: Cuma Pindah Bank

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 27 Apr 2026 16:56 WIB
Rubrik Bisnis, Nasional
Dana Rp420 T Aman, Purbaya: Cuma Pindah Bank

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers sesuai menghadiri Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana yang digelar OJK di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/4/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan saldo anggaran lebih (SAL) pemerintah tetap berada di level Rp420 triliun. Ia membantah pemberitaan yang menyebut dana itu menyusut jadi Rp120 triliun, dan menyebutnya sebagai kekeliruan membaca posisi kas negara.

“Ada berita katanya uang saya tinggal Rp120 triliun dari SAL. Itu keliru,” kata Purbaya saat menghadiri Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana yang digelar OJK di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, dari total SAL tersebut, pemerintah memang memindahkan sekitar Rp300 triliun dari Bank Indonesia ke perbankan umum. Langkah itu tidak mengurangi nilai dana negara, melainkan hanya mengubah penempatan likuiditas.

“Yang saya kerjakan adalah memindahkan Rp300 triliun cash dari BI ke bank komersial. Itu seperti deposito. SAL masih utuh Rp420 triliun,” ujarnya.

Purbaya menegaskan dana tersebut belum digunakan untuk membiayai belanja negara. Ia juga menolak anggapan bahwa posisi kas pemerintah berkurang akibat kebijakan tersebut.

“Uangnya sepeser pun belum dipakai untuk anggaran,” katanya.

Baca Juga: Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Ia menilai narasi bahwa SAL tersisa Rp120 triliun muncul karena kesalahan memahami mekanisme pengelolaan kas negara. “Dia enggak ngerti apa yang saya kerjakan. Harusnya belajar lagi sebelum menyebarkan berita seperti itu,” ujar Purbaya.

Meski polemik tersebut kembali mencuat, ia mengatakan tidak akan membawa persoalan itu ke Dewan Pers. “Enggak usah. Ngapain?” katanya singkat.

BeritaTerbaru

Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Kamis, 10 Sep 2026 18:01 WIB
Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Kamis, 10 Sep 2026 17:58 WIB
APRINDO dan UBM Kembangkan Talenta Ritel, Siapkan Retail Talent Pipeline

APRINDO dan UBM Kembangkan Talenta Ritel, Siapkan Retail Talent Pipeline

Rabu, 9 Sep 2026 22:56 WIB
59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

Rabu, 9 Sep 2026 21:11 WIB

Di sisi fiskal, Purbaya menegaskan posisi kas negara tetap aman dan SAL masih berfungsi sebagai bantalan likuiditas pemerintah yang belum digunakan untuk pembiayaan anggaran.

Pernyataan itu disampaikan bersamaan dengan pandangannya mengenai kinerja ekonomi nasional. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bertahan di atas 5 persen, dengan realisasi kuartal terakhir mencapai 5,39 persen dan proyeksi kuartal berikutnya sekitar 5,5 persen.

“Di tengah gejolak ekonomi global yang tidak jelas, kita masih mampu menciptakan pertumbuhan domestik yang cukup baik,” katanya.

Menurutnya, konsumsi domestik dan belanja pemerintah masih menjadi penopang utama pertumbuhan, seiring reformasi perpajakan dan kepabeanan yang mulai menunjukkan dampak awal, termasuk kenaikan penerimaan pajak sekitar 20 persen pada awal tahun.

Baca Juga: Perubahan APBD 2026: Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur

Lebih jauh, Purbaya menilai ekonomi Indonesia masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih tinggi tanpa menunggu reformasi struktural besar. Dengan kombinasi sektor swasta dan pemerintah, pertumbuhan hingga 6 persen disebut masih realistis dicapai.

“Dengan keadaan yang sama, kita bisa tumbuh 6 persen,” ujarnya.

Dalam jangka menengah, ia membuka ruang optimisme yang lebih agresif. Target pertumbuhan 8 persen dinilai bukan sesuatu yang di luar jangkauan, meski membutuhkan waktu dan konsistensi kebijakan.

“Nanti dua sampai tiga tahun lagi, angka 8 persen itu sudah mulai terlihat,” kata Purbaya.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengungkapkan kinerja fiskal pada triwulan I 2026 mencatat akselerasi signifikan. Realisasi belanja negara tumbuh 31,4 persen (yoy) menjadi Rp815 triliun.

“Di triwulan I ini, belanja sudah mencapai 21,2 persen dari APBN. Bandingkan dengan tahun lalu yang hanya 17,1 persen,” kata Juda di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta.

Belanja pemerintah pusat tercatat Rp610,3 triliun atau tumbuh 47,7 persen (yoy), sementara transfer ke daerah sebesar Rp204,8 triliun.

Di sisi penerimaan, pendapatan negara mencapai Rp574,9 triliun atau tumbuh 10,5 persen (yoy), dengan penerimaan perpajakan naik 14,3 persen menjadi Rp462,7 triliun. PNBP tercatat turun 3 persen menjadi Rp112,1 triliun.

Dengan perkembangan tersebut, defisit APBN triwulan I 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB.

Juda juga memperkirakan ekonomi Indonesia pada periode yang sama tumbuh sekitar 5,5 persen, didorong percepatan belanja pemerintah dan penguatan konsumsi domestik. Ia menyoroti kenaikan PPN dan PPnBM sebesar 57,7 persen menjadi Rp155,6 triliun sebagai sinyal aktivitas ekonomi yang tetap solid.

“Tren penguatan memang terjadi sejak September. Di Maret ada sedikit pelemahan, terutama terkait ekspektasi kondisi ekonomi ke depan,” pungkasnya. (rmg/xan)

Tags: anggaranLikuiditasmenteri keuanganpemerintahsaldo
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat
Nasional

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat

Rabu, 9 Sep 2026 21:06 WIB
WMS Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan Saat Hadapi Dampak Abu Vulkanik
Bisnis

WMS Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan Saat Hadapi Dampak Abu Vulkanik

Rabu, 9 Sep 2026 19:12 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:46 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara
Nasional

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh
Nasional

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun
Nasional

BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

Rabu, 9 Sep 2026 07:19 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Pemprov Banten Siagakan Layanan Faskes Di Seluruh Tingkatan

Pemprov Banten Siagakan Layanan Faskes Di Seluruh Tingkatan

Senin, 7 Sep 2026 17:37 WIB
Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

Jumat, 4 Sep 2026 17:53 WIB
Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Rabu, 9 Sep 2026 21:13 WIB
Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar

Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar

Selasa, 8 Sep 2026 08:12 WIB
Tak Cuma Kejar Medali, Atlet KONI Kabupaten Tangerang Donor Darah Sambut Haornas 2026

Tak Cuma Kejar Medali, Atlet KONI Kabupaten Tangerang Donor Darah Sambut Haornas 2026

Rabu, 9 Sep 2026 17:33 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.