Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Kasus Novel = Ujian Jokowi

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 11 Des 2019 09:24 WIB
Rubrik Headline, Nasional
Kasus Novel = Ujian Jokowi

novel baswedan.Istimewa

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) me­nyebut kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Bas­wedan menjadi tolok ukur komitmen Presiden Joko Widodo. Mengingat, selama kurang lebih 2,5 tahun, kasus penyerangan penyidik senior KPK itu masih ‘gelap’.

Menurut dia, kasus penyerangan Novel menjadi ujian Presiden Jokowi apakah mampu mengerahkan daya yang dimiliki seorang kepala negara untuk mengungkap pelaku atau malah sebaliknya. Mengin­gat pejuang HAM sebenarnya juga mengupayakan kepentingan negara dan bangsa. Sementara Novel dalam skema Komnas HAM masuk kategori sebagai pembela HAM.

“Ini kasus yang jadi tantangan Presiden Jokowi, apakah dia mam­pu mengungkapkan dan membawa pelakunya ke pengadilan. Karena presiden memiliki semua kemam­puan yang disediakan oleh negara,” kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam, Selasa (10/12).

Komnas HAM akan segera melay­angkan surat ke Jokowi dan KPK ter­kait berlarutnya kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Komnas HAM akan mengingatkan bahwa Jokowi memiliki wewenang dan fungsi pengawasan terhadap kinerja tim kepolisian. Sedangkan surat ke KPK berisi pemberitahuan bahwa ditemukan indikasi pengha­lang-halangan proses penyidikan kasus Novel yang bisa ditindaklanjuti oleh petinggi lembaga antirasuah.

Di sisi lain laporan hasil peman­tauan tim Komnas HAM menemu­kan sejumlah indikasi, salah satunya dugaan abuse of process dalam pen­gusutan kasus penyerangan Novel. Anggota tim kuasa hukum Novel, Muhammad Isnur yang juga mener­ima salinan berkas hasil pemantau­an mengungkapkan ada sejumlah temuan, salah satunya soal aktor-ak­tor yang diduga menghambat proses pengusutan perkara.

“Apakah kepolisian juga men­gevaluasi oknum-oknum aparat yang melakukan, misalnya, kesalahan-kes­alahan proses penyidikan. Kan ada, di polres bagaimana, polda bagaimana, di Bareskrim bagaimana. Komnas HAM menemukan itu, termasuk me­nyebut nama-nama,” kata Isnur.

Baca Juga: Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selain itu kata dia, hasil peman­tauan yang juga diserahkan ke ke­polisian dan KPK tersebut juga menemukan dugaan pengabaian sejumlah bukti yang dianggap pent­ing dan kuat. Jika serius, mestinya temuan tersebut pun bisa ditindak­lanjuti dengan menggunakan pasal obstruction of justice atau perintan­gan penyidikan.

“Laporan [Komnas HAM] itu lebih ke proses yang secara forensik, se­cara hukum acara pidana, secara teknik penyidikan sebenarnya mu­dah dan cepat. Misalnya ada temuan, ada beberapa CCTV yang sebetulnya sangat bagus, itu nggak diambil oleh penyidik. Pertanyaannya, kenapa itu nggak diambil?” tutur Isnur lagi.

BeritaTerbaru

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB

Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Sabtu, 5 Sep 2026 19:54 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Sabtu, 5 Sep 2026 08:42 WIB
Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB

Itu sebabnya tim kuasa hukum mempertimbangkan untuk membu­ka ke publik hasil pemantauan Kom­nas HAM. Namun ia dan tim kuasa hukum akan terlebih dulu mendis­kusikan kemungkinan itu dengan Novel juga KPK. Selain juga, men­gukur untung-rugi terhadap proses pengusutan ketika dokumen terse­but dibuka ke muka umum.

“Bagi kami sebetulnya tiga tahun ini kan waktu yang sudah sangat cu­kup untuk bilang bahwa ini adalah gagal. Bahwa ini arahnya memang sengaja untuk tidak diungkapkan,” kata dia. “Kami mendorong ini di­buka ke publik, untuk bagian dari menekan agar kepolisian dan pres­iden punya perhatian serius. Sema­kin ditutup dokumen ini, semakin tidak terungkap,” ujar Isnur LAGI.

Presiden Jokowi sendiri mengaku mendapatkan laporan dari Kapolri Jenderal Idham Azis bahwa ada temuan baru dalam kasus penyiaram air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Jokowi mengatakan temuan baru ini disampaikan Idham saat bertemu dirinya kemarin di Istana. “Dijawab ada temuan baru yang sudah menuju pada kesimpulan,” kata Jokowi, di Ho­tel Mulia, Senayan, Jakarta, kemarin.

Baca Juga: Tanggapi Kritik KUHP-KUHAP Baru, Menkum: Kebebasan Berpendapat Dijamin

Jokowi mengaku langsung meminta Idham untuk segera mengumumkan pelaku penyerangan Novel. Ia minta kasus ini diungkap dalam hitungan hari. “Saya tidak bicara masalah bu­lan. Kalau saya bilang secepatnya be­rarti dalam waktu harian. Udah tan­yakan langsung ke sana,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Biro Peneran­gan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono men­gatakan pihaknya serius menyidik kasus ini. “Nanti kita doa bersama lah mudah mudahan penyidik nanti ada waktu akan menyampaikan penyidi­kan tersebut, sangat serius penyidik menangani kasus ini,” kata dia.

Disampaikan Argo, dalam perte­muan dengan Jokowi di Istana, Ka­polri Jenderal Idham Azis juga telah menyampaikan berbagai perkem­bangan proses pengungkapan. Ter­masuk, soal dua metode proses penyelidikan kasus tersebut, yakni induktif dan deduktif.

Dalam metode induktif, kata Argo, penyidik telah melakukan penyisiran TKP dan memeriksa 73 saksi. Reka­man CCTV di sekitar lokasi juga telah dikirimkan ke Australia sebagai bah­an perbandingan. “Tentunya partisi­pasi masyarkat yang kita tunggu ten­tunya kita sudah membuat beberapa saluran informasi yang akan kita teri­ma dari masyarakat,” tutur Argo.

Desakan agar Jokowi dan Polri le­kas mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan datang dari sejumlah pihak. Teru­tama kelompok aktivis HAM dan antikorupsi. Mereka menganggap pemerintah tidak serius dalam men­gusut kasus tersebut. (cnn/bbs/*)

Tags: hamjokowikomnashamnovelbaswedanpresiden jokowi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti
Banten Region

80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti

Sabtu, 5 Sep 2026 08:04 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Headline

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik
Bola & Sport

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik

Sabtu, 5 Sep 2026 07:43 WIB
Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama
Headline

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB
Headline

Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan

Jumat, 4 Sep 2026 16:03 WIB
Banten Region

Perlintasan Sebidang Akses Pasar Rangkasbitung Ditutup Permanen

Jumat, 4 Sep 2026 12:39 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Bandara Soetta Masuk 10 Besar dengan Pilihan Kuliner Terbanyak untuk Transit

Bandara Soetta Masuk 10 Besar dengan Pilihan Kuliner Terbanyak untuk Transit

Selasa, 1 Sep 2026 16:37 WIB
Andri S Permana Soroti Jaring Pengaman Sosial dalam APBD Perubahan Kota Tangerang

Andri S Permana Soroti Jaring Pengaman Sosial dalam APBD Perubahan Kota Tangerang

Selasa, 1 Sep 2026 19:51 WIB
IRIGASI -- Jaringan irigasi Cisata, yang mengairi ribuan hektar sawah, telah selesai dibangun dan diresmikan Gubernur Banten Andra Soni, Rabu (2/9/2026). (ISTIMEWA)

Andra Soni: Irigasi Cisata Pandeglang Tingkatkan Produktivitas Petani

Rabu, 2 Sep 2026 20:41 WIB
Warga Komplek Nusa Indah Tolak SMPN 25 Tangerang Selatan, Ini Alasannya

Warga Komplek Nusa Indah Tolak Pembangunan SMPN 25 Tangerang Selatan, Ini Alasannya

Senin, 31 Agu 2026 17:15 WIB
HUT ke-78 Polwan, Kapolresta Tangerang Dorong Peningkatan Profesionalisme

HUT ke-78 Polwan, Kapolresta Tangerang Dorong Peningkatan Profesionalisme

Selasa, 1 Sep 2026 22:12 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.