SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangerang memastikan kondisi internalnya kini kondusif setelah mendapat pertentangan dari Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kota Tangerang. DPAC PKB sempat menolak terpilihnya Ahmad Fuady sebagai ketua DPW PKB Kota Tangerang periode 2021-2026.
Ahmad Fuady mengatakan penolakan tersebut terjadi karena salah faham. Pihak yang menolak pun sudah menyatakan permintaan maaf. Sehingga perselisihan dianggapnya sudah selesai.
“Apa yang dia sampaikan itu hanya kesalahfahaman belaka dan mudah mudahan ke depan tidak ada lagi hal-hal yang sifatnya internal bisa keluar,” ujarnya saat konferensi pers di salah satu rumah makan di Kota Tangerang, Rabu, (10/3).
Diketahui hasil Musyawarah Cabang (Muscab) DPW PKB Kota Tangerang pada Minggu, (7/3) lalu mendapat penolakan. Terpilihnya Ahmad Fuady sebagai ketua yang baru dinilai tak sesuai dengan AD/ART PKB.
Penolakan dipimpin oleh ketua DPAC PKB Kecamatan Ciledug, Oji Bahroji. Dia menilai Muscab diduga hanya rekayasa belaka dari ketua DPW yang mengatasnamakan ketua umum DPP PKB. Sehingga, dia mengancam mundur dari partai karena merasa dikebiri hak suaranya.
Menurut Ahmad Fuady hal tersebut merupakan dinamika politik yang biasa terjadi. Mereka khawatir pada pemilu 2024 akan tersingkirkan.
Baca Juga: YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta
“Karena kekhawatiran di 2024 nomor urut calon anggota legislatif atau bagaimana dan lain sebagainya yang jelas sudah saya jabarkan ke teman-teman jangan merasa akan disingkirkan,” katanya.
Anggota Komisi V DPRD Banten ini pun menegaskan kalau keadaan internal DPW PKB Kota Tangerang harus kondusif. Pasalnya mereka menargetkan menjadi pemenang pada Pemilu masa mendatang.
“Sudah sangat jelas partai kita ini mau menjadi partai pemenang di 2024 tentunya harus kondusif yakni bersinergi dan insyallah 2024 kita jadi partai pemenang di Kota Tangerang ini,” tuturnya.
“Yang jelas insyaallah kita akan berjuang mulai dari pembenahan dari tingkat ranting sampai anak ranting kita akan perkuat dan kaderisasi terus kita follow up kita berikan bimbingan teknis pendidikan politik pokoknya kita akan setiap 3 bulan sekali kota akan adakan yang namanya bimtek,” tambahnya.
Ahmad pun menjamin tidak akan ada satupun kader yang tergusur di kepemimpinannya. Malah, dirinya berjanji memperkuatnya dengan anggaran yang akan disiapkan kelak.
“Jadi per dapil ini akan kita siapkan caleg potensial Rp 1 miliar per dapil. Jadi kita merebut kursi terealisasi di 2024,” jelasnya.
Baca Juga: Pengurus PKB Kota Tangerang Silaturahmi dengan Sachrudin
Seiring dengan itu DPAC PKB Kota Tangerang pun telah menyatakan sikap bahwa Muscab berjalan sesuai dengan AD/ART. Pernyataan sikap disampaikan ketua DPAC PKB Kecamatan Jatiuwung, Hartono. Dia siap mendukung langkah yang dilakukan Ahmad Fuady.
“Saya ingin berjuang bersama teman-teman kita bisa merebut 10 kursi, tentunya 5 kursi ini sudah kita kelihatan maka kita akan tambah 1 kursi lagi per dapil sehingga 2024 bisa memenuhi target 10 kursi,” tambah Ahmad. (irfan/gatot)
























