Jumat, 3 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Arab Saudi Belum Akui Vaksin Sinovac, Syarat Ibadah Haji dan Umrah

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Jumat, 21 Mei 2021 10:18 WIB
Rubrik Headline, Nasional
Arab Saudi Belum Akui Vaksin Sinovac, Syarat Ibadah Haji dan Umrah

ILUSTRASI. (DOK/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, JAKARTA–Pemerintah Arab Saudi menetapkan jenis vaksin Covid-19 yang menjadi syarat orang bisa menunaikan ibadah haji dan umrah. Arab Saudi hanya merekomendasikan vaksin AstraZeneca sebagai syarat melakukan ibadah bagi umat Islam itu.

Keterangan itu disampaikan Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis (20/5). Honesti Basyir mengaku vaksin Sinovac yang banyak digunakan di Indonesia belum direkomendasikan.

“Belum satupun vaksin yang kita gunakan saat ini masuk (syarat, Red) kecuali AstraZeneca,” ujar Honesti.

Honesti mengatakan vaksin Covid-19 di luar AstraZeneca sedang dalam proses izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Mudah-mudahan mungkin awal Juni atau minggu kedua Juni, Sinovac sudah mendapatkan EUA dari WHO. Sehingga nanti bsia menjadi dasar kita berkomunikasi dengan pemerintah Arab Saudi,” katanya.

Honesti berkeyakinan masalah vaksin ini tidak akan dipermasalahkan oleh pemerintah Arab Saudi. Sebab menurut dia, Indonesia adalah penyumbang jamaah haji dan umrah terbanyak di dunia.

Baca Juga: Kementerian Haji dan Umrah Buka Pendaftaran Seleksi Petugas Haji 2026 Mulai 22 November

“Jumlah haji di Indonesia paling besar di dunia. Masa mereka delay karena masalah politik vaksin?” ungkapnya.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Khoirizi H. Dasir membantah kabar bahwa vaksin Sinovac tidak bisa dijadikan syarat untuk haji dan umrah karena belum tersertifikasi WHO.

BeritaTerbaru

Kepala BKD Banten, Ai Dewi Suzana. (ISTIMEWA)

Sejumlah Jabatan Kosong, BKD Banten Berdalih Proses Seleksi Masih Berjalan

Rabu, 1 Jul 2026 15:52 WIB
Bupati Tangerang Pastikan Pengungsi Korban Asap TPA Jatiwaringin Terlayani

Bupati Tangerang Pastikan Pengungsi Korban Asap TPA Jatiwaringin Terlayani

Rabu, 1 Jul 2026 15:37 WIB
154 Warga Terdampak Asap TPA Jatiwaringin Jalani Pemeriksaan, Api Masih Membara

154 Warga Terdampak Asap TPA Jatiwaringin Jalani Pemeriksaan, Api Masih Membara

Rabu, 1 Jul 2026 15:08 WIB
Sebanyak 278 Ribu Situs Judol Telah Diblokir Sepanjang 2026

Sebanyak 278 Ribu Situs Judol Telah Diblokir Sepanjang 2026

Rabu, 1 Jul 2026 14:25 WIB

Khoirizi mengatakan, pemerintah Arab Saudi menggunakan tiga jenis vaksin dalam program vaksinasi di negaranya, yaitu Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna. Meski Sinovac tidak digunakan di sana, Khoirizi menegaskan bahwa vaksin yang digunakan di negara manapun mustahil jika tidak masuk lisensi dari WHO.

Terkait vaksin AstraZeneca, Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Hindra Irawan Satari mengatakan sebanyak tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah mereka disuntik vaksin dengan merk tersebut.  Menurut Hindra, tiga orang yang meninggal tersebut bukan karena vaksin AstraZeneca.

Adapun tiga orang yang meninggal usia disuntik vaksin AstraZeneca adalah Trio asal Jakarta, seorang ojek daring berusia 57 tahun asal Jakarta, dan seseorang berumur 45 tahun di Ambon, Maluku.

Hindra mengatakan, untuk kasus Trio pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah meninggal dunia karena vaksin AstraZeneca. Pasalnya belum ada laporan mengenai rekam medisnya sebelum dan setelah disuntik vaksin tersebut.

Baca Juga: 12 Hari, 59.030 Anak Usia-6-11 Tahun di Kota Tangerang Sudah Divaksinasi

“Jadi sulit untuk menentukan penyebab kematiannya karena enggak da data. Jadi enggak pernah diperiksa dokter, datang sudah meninggal, enggak ada lab, enggak ada rontgen, dan enggak ada CT scan kepala,” ujar Hindra seperti diberitakan jawapos.com, Kamis (20/5).

Sementara kasus meninggalnya ojek daring, temuan KIPI di lapangan orang tersebut tutup usia bukan karena vaksin AstraZeneca. Melainkan memiliki penyakit radang paru-paru.

Hindra menjelaskan, seorang ojek daring tersebut satu hari sebelum divaksinasi mengeluhkan sesak napas. Sehingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah disuntik AstraZeneca.

“Diperiksa di Puskesmas dari pemeriksaan ini radang paru. Dirontgen ternyata betul radang paru. Makin berat dirujuk enggak ada tempat, makin jelek harus diinkubasi dia menolak. Semakin berat lagi mau (diinkubasi-Red), tempatnya sudah penuh. Jadi akhirnya meninggal empat hari kemudian,” katanya.

Selanjutnya, adalah kasus yang terjadi di Ambon. KIPI mendapatkan data orang tersebut meninggal akibat terpapar Covid-19. Sehingga bukan karena vaksin AstraZeneca.

“Disuntik besoknya dia demam. Batuk pilek kemudian makin memberat diperiksa Covid-19 positif setelah tiga hari. Jadi dia terpapar Covid-19 sebelum divaksin. Covidnya berat akhirnya meninggal karena Covid-19,”ungkapnya.

Hindra Irawan Satari menyatakan secara keseluruhan ada ratusan kejadian pasca masyarakat disuntik vaksin Covid-19 berdasarkan laporan data yang masuk sampai dengan 16 Mei 2021. Laporan KIPI serius untuk penggunaan vaksin Covid-19 Sinovac sebanyak 211 laporan. Sementara, untuk AstraZeneca sebanyak 18 laporan. Sehingga total seluruhnya adalah 229 laporan kasus KIPI serius.

“Laporan KIPI serius berjumlah 229 laporan ini sampai 16 Mei. Rinciannya sinovac 211 laporan dan AstraZeneca 18 laporan,” ujar Hindra.

Kemudian untuk laporan KIPI non serius mencapai 10.627. Itu rinciannya adalah 9.738 untuk vaksin Sinovac dan 889 untuk laporan vaksin AstraZeneca.

“Ada 10.627 laporan yang masuk, yang terbagi Sinovac 9.738 laporan dan AstraZeneca 889 laporan,” katanya.

Lebih lanjut Hindra menuturkan, kejadian non serius seperti mual, muntah, demam, lemas, pusing hingga nyeri otot. Total keseluruhannya adalah 10.627.

Hindra berujar, sebanyak 30 ribu tenaga medis telah diberikan pelatihan untuk menanggulangi KIPI ini. Sehingga para masyarakat yang mengalami kejadian pasca vaksin Covid-19 bisa tertangani dengan baik.

“Semua yang gawat, darurat ditangani, responnya bagus sehingga semua dapat tertolong,” pungkasnya. (jpg/gto)

Tags: ibadah haji dan umrahvaksin covid-19vaksin sinovac
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Bupati Tangerang Pimpin Langsung Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin
Headline

Bupati Tangerang Pimpin Langsung Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Jul 2026 10:17 WIB
Dihukum 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Melawan
Nasional

Dihukum 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Melawan

Selasa, 30 Jun 2026 22:01 WIB
Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian
Nasional

Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Selasa, 30 Jun 2026 21:59 WIB
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar, Diduga Dipicu Cuaca Panas Ekstrem
Headline

TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar, Diduga Dipicu Cuaca Panas Ekstrem

Selasa, 30 Jun 2026 20:37 WIB
Perbaikan Permanen Jalan Iskandar Muda Neglasari Dijanjikan Medio Juli 2026, Asal...
Headline

Perbaikan Permanen Jalan Iskandar Muda Neglasari Dijanjikan Medio Juli 2026, Asal…

Selasa, 30 Jun 2026 17:32 WIB
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara
Headline

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Jun 2026 15:20 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

SPMB SMP Kota Tangerang Jalur Domisili Diperpanjang Akibat Perlambatan Akses, Kepala Diskominfo Minta Maaf

Senin, 29 Jun 2026 09:07 WIB
NGARIUNG BARENG NELAYAN -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat bertemu langsung dengan para nelayan dalam acara ngariung bareng di TPI Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/6/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Tangerang Dialog Dengan Nelayan Tanjung Pasir, Tebar Berbagai Bantuan

Sabtu, 27 Jun 2026 09:23 WIB
Perekaman e-KTP di Kantor Disdukcapil Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)

Pemkab Serang Akan Gunakan Dana BTT Untuk Beli Tinta KTP Elektronik

Kamis, 2 Jul 2026 17:20 WIB
Ikuti Hadir di Hajatan, Jari Balita di Ciledug Tersangkut Seng

Ikut Orang Tua Hadir di Hajatan, Jari Balita di Ciledug Tersangkut Seng

Minggu, 28 Jun 2026 18:21 WIB
Eksepsi Richard Lee Ditolah Jaksa Penuntut Umum

Eksepsi Richard Lee Ditolah Jaksa Penuntut Umum

Kamis, 2 Jul 2026 13:40 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.