SATELITNEWS.ID, SETU—Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang Ciputat hingga kini masih andalan untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19. Namun untuk antisipasi habisnya ketersediaan lobang makam, Pemkot Tangsel pun membidik TPU Sari Mulya Kecamatan Setu.
Bahkan Dinas teknis terkait pemakaman, telah diminta untuk mempersiapkan lahan di TPU Sari Mulya, sebagai lahan pemakaman khusus covid-19.
“Bila terjadi ledakan dan penuh pada titik tertentu, kita enggak tahu berapa minggu lagi dan berapa bulan lagi. Saya akan aktifkan TPU Sari Mulya, walaupun itu belum sempurna. Saya akan siapkan itu,” ucap Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di Rumah Dinas Walikota Tangerang Selatan, Senin (28/6/2021).
Langkah antisipasi itu mesti dilakukan agar pelayanan pemakaman di Tangsel, tetap berjalan dengan baik. Benyamin berdalih, lahan di TPU Jombang masih sangat memadai untuk menjadi lahan pemakaman pasien covid-19 di Tangsel. Namun, dari data terakhir yang diperoleh angka kematian akibat virus Corona di Tangsel, semakin meningkat.
“Kalau pun enggak bulan ini atau bulan depan dipakai, tapi saya minta TPU Sari Mulya dipercepat. Tindakan itu harus disiapkan,” terangnya.
Dari laporan yang dia terima, kapasitas TPU Jombang di Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, masih tersedia hingga 800 lubang lebih pemakaman.
Baca Juga: Kematian Akibat DBD di Tangsel Nol Sejak 2024, Benyamin: Hasil Kolaborasi Semua Pihak
“Saat ini di TPU Jombang kapasitasnya 700 hingga 800 lobang,” katanya.
Nantinya, jika TPU Sari Mulya diaktifkan sebagai lahan pemakaman covid-19, maka akan berada di wilayah kecamatan Setu.
Hingga kemarin tercatat sedikitnya sudah terisi 173 petak makam jenazah terkonfirmasi positif Covid-19.
Hingga Minggu (27/6/2021) TPU Jombang yang khusus menampung jenazah Covid-19 telah menerima sebanyak 13 jenazah. “Dari 13 data jenazah yang telah masuk baru 5 jenazah yang dimakamkan,” kata Kepala TPU Jombang Tabroni, Minggu (27/6/2021).
Dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2020, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dan dimakamkan dengan protokol kesehatan di TPU Jombang hanya 24 jenazah. “Sabtu 26 Juni 2021 lalu ada 19 jenazah. Hari ini data yang masuk sudah 13 jenazah,” sebutnya.
Selama dua hari tersebut, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal berjumlah 32 orang. Jauh melampaui angka kematian Covid-19 pada bulan Juni 2020 yang hanya 22 jenazah.
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Ajak Hidupkan Nilai Pancasila
Tingginya kematian akibat Covid-19 di bulan Juni ini juga telah melampaui angka kematian pada Desember 2020 yang mencapai 117 jenazah dan awal tahun 2021 yang mencapai 148 jenazah. “Sampai hari ini, jenazah Covid-19 yang dimakamkan sesuai protokol kesehatan di TPU Jombang mencapai 1.023 jenazah,” kata Tabroni. (jarkasih)

















