SATELITNEWS.ID, PAMULANG— Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua apotek besar yang berlokasi di Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Jumat (6/3). Alhasil, dia tidak menemukan satupun masker yang dijual di dua apotik tersebut. Bahkan, sudah terpampang tulisan bahwa masker sudah tak tersedia.
“Dari dua apotek besar yang menjadi rujukan di Pamulang ini, apotek Kawi dan Berkat, masker memang masih sulit dan langka,” kata Benyamin disela Sidak.
Berdasarkan keterangan petugas di kedua apotek, kelangkaan masker itu disebabkan harga yang ditawarkan oleh distributor masker telah melonjak tinggi. “Walaupun permintaan sudah agak landai, sudah turun, tapi dijualnya masih agak sulit, masih mahal. Tadinya satu boks masih kurang lebih Rp30 ribuan, sekarang jadi Rp250 ribu dari distributornya. Jadi masih agak sudah dijual,” terangnya.
Serupa dengan masker, ketersediaan hand sanitizer (cairan pembersih tangan) juga sulit ditemukan. “Sulit juga, tetapi yang kecil-kecil untuk tangan yang biasa dibawa di tas sama anak-anak itu yang masih tersedia,” katanya.
Kepala Apotek Kawi Pamulang, Wajiko, menyebut kelangkaan masker sudah terjadi sekitar setengah bulan lalu. “Semenjak kabar terkait virus Corona (COVID-19) mulai terdengar,” tuturnya.
Mulai saat itu, harga masker dari distributor pun naik secara drastis sehingga sejak saat itu juga apoteknya telah berhenti menjual masker. Meski demikian, hingga detik ini, masih banyak pembeli yang menanyakan ketersediaan masker itu.
Baca Juga: Tim Gabungan Sidak Aktivitas Tambang Bojonegara – Pulo Ampel Kabupaten Serang
“Banyak banget. Makanya kita capek banyak yang nanya, kita bikin tulisan kalau masker kosong tapi tetap aja banyak yang nanya,” pungkas Wajiko.
Pantauan saat sidak di salah satu apotik kawasan jalan Siliwangi, kedatangan Benyamin mendapatkan perhatian para pengunjung yang sedang berada apotek tersebut. Benyamin memanfaatkan momen itu untuk berbincang dengan pihak apotek untuk memastikan tidak ada yang memanfaatkan dengan menaikan harga masker di tengah wabah corona. (jarkasih)

















