SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Jelang hari raya Idul Adha 1442 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di sejumlah lapak. Setidaknya, dari 200 outlet hewan kurban yang terdata di DKP Kota Tangerang, 190 diantaranya sudah dicek kesehatan.
Demikian diungkapkan oleh Kepala DKP Kota Tangerang, Abduh Surarahman. Dia memastikan seluruh hewan kurban pada lapak-lapak tersebut dipastikan seluruhnya sehat. “Kita sudah melakukan survei (pengecekan kesehatan) hampir ke seluruh lapak. Dari sempel itu kita tidak menemukan sapi atau kambing yang sakit,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Abduh Surahman, Jum’at (16/7/2021).
Kendati demikian, Abduh mengatakan DKP Kota Tangerang tetap mengimbau kepada pemilik lapak jika ada hewan kurban yang sakit baiknya dipisahkan dan tak dijual. Khawatir penyakitnya menular ke hewan kurban sehat.
“Tapi kalau sekarang lapak hewan kurban sudah menurun. Tahun ini 200, tahun 2020 itu 224 dan tahun 2019 itu 261. Jadi ada penurunan 40- an lapak dalam setiap tahunnya karena daya beli masyarakat menurun yah pas Covid-19 ini,” katanya.
Abduh mengutarakan, terkait pemotongan hewan kurban pada hari raya Idul Adha mendatang DKP Kota Tangerang sudah memberikan imbauan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk memerhatikan protokol kesehatan.
“Kita sudah beri imbauan itu melalui zoom, intinya harus mematuhi aturan yang sudah tertera dalam Surat Edaran Wali Kota Tangerang. Apabila rumah potong hewan (RPH) penuh, maka di masjid dan itu harus menerapkan protokol kesehatannya yang betul,” ujarnya.
Abduh menambahkan, terkait Surat Edaran soal pemotongan hewan kurban, sejauh ini baru empat orang yang sudah mendaftarkan ke RPH dengan jumlah sapi yang didaftarkan sudah lebih dari 50. (irfan/made)