SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Kasus Covid-19 di Kota Tangerang hingga saat ini belum mereda. Keterisian RS dan RIT juga masih terbilang tinggi meski sudah mengalami penurunan. Menyikapi kondisi tersebut, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tangerang menyampaikan surat terbuka kepada Wali kota Tangerang Arief R Wismansyah.
Dalam surat tertanggal 16 Juli 2021 serta ditandatangani Ketua DPD Arief Wibowo dan Ketua Fraksi PKS Kota Tangerang, Saeroji itu, ada sembilan poin yang disampaikan.
Yang pertama adalah, meminimalisasi jumlah pasien Covid yang melaksanakan isolasi mandiri (isoman) khususnya pasien dengan gejala sedang dan berat dengan risiko kematian tinggi, serta gejala ringan dengan daya dukung yang kurang memadai untuk melakukan isoman sehingga meningkatkan resiko ledakan klaster keluarga.
“Hal ini dapat dilakukan dengan menambah ruang isolasi bagi warga Kota Tangerang dengan menambah kapasitas Bed khusus Covid di RS Rujukan, membangun RS Lapangan, maupun pemanfaatan Hotel dan bangunan lain di bawah kewenangan Pemkot untuk dikonversi menjadi ruang isolasi yang layak,” bunyi surat tersebut.
Berikutnya melakukan pemantauan secara seksama terhadap pasien Covid yang terpaksa melaksanakan isoman akibat keterbatasan akses ke Fasilitas Kesehatan (Faskes), serta memastikan kesiapan SDM dan infrastruktur pendukung lainnya (perlengkapan dan ambulan) untuk penanganan pasien Covid yang wafat saat isoman di rumah dengan protap Covid hingga ke pemakaman.
Lalu berkoordinasi dengan Pemprov Banten maupun Pemerintah Pusat untuk menerapkan kebijakan pemberdayaan SDM Kesehatan dari Akademi kesehatan dan sejenisnya dalam mendukung kegiatan pelayanan di Rumah Sakit baik RSUD maupun RS Swasta, maupun Lokasi Isolasi Terpadu tambahan yang disiapkan oleh Pemkot Tangerang.
Memberikan prioritas anggaran untuk insentif tenaga Kesehatan baik berupa tunjangan maupun natura pendukung lainnya, bantuan sosial bagi warga yang terdampak secara ekonomi, termasuk penyiapan Hotline rawan pangan untuk memudahkan masyarakat melaporkan kebutuhan darurat pangan harian, sekaligus sebagai Langkah proaktif Pemkot memastikan warga dengan kerawanan pangan dapat segera tertangani.
Mengkoordinasikan perusahaan produsen oksigen untuk membuka akses pengisian oksigen di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang untuk memudahkan RS rujukan, Puskesmas dan masyarakat memenuhi kebutuhan oksigen bagi pasien Covid yang isoman dan membutuhkan oksigen.
Memassifkan pelaksanaan vaksinasi di wilayah level mikro (RT dan RW) dengan memberikan akses seluas-luasnya bagi masyarakat yang secara kesehatan siap untuk mendapatkan vaksinasi. DPD PKS Kota Tangerang siap membantu Pemkot untuk memfasilitasi lokasi pelaksanaan vaksinasi di kantor partai serta bantuan SDM pendukung lainnya
Melakukan razia dan penindakan kepada pihak-pihak yang melakukan penimbunan obat-obatan, tabung oksigen, dan alkes lainnya.
Mengkonsolidasikan seluruh elemen masyarakat Kota Tangerang termasuk ormas, parpol dan elemen masyarakat sipil lainnya untuk membantu Pemkot melaksanakan keseluruhan poin sebelumnya. Sebagai bentuk komitmen untuk membantu Pemkot dalam menangani Pandemi, DPD PKS Kota Tangerang melalui koordinasi dengan Pemkot, khususnya Dinkes, siap mengkonversi kantor partai menjadi Lokasi Isolasi Darurat, serta mengerahkan sumber daya lain seperti ambulan khusus Covid untuk evakuasi dan pemakaman jenazah pasien Covid.
Dalam jangka menengah mempercepat pelaksanaan pembangunan 2 RSUD baru di wilayah Barat dan Timur sebagaimana yang telah diaspirasikan oleh DPRD Kota Tangerang sebelumnya. (made)