SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Tragedi kebakaran di Lapas Klas I Tangerang yang menelan puluhan korban beberapa diantaranya meninggal dunia, beberapa hari lalu, menyisakan duka tersendiri bagi ulama kharismatik Banten, Abuya Muhtadi, Cidahu, Pandeglang.
Ia mengaku, turut berduka cita atas musibah yang terjadi, dan tak lupa mendoakan para korban. Ia juga mengajak seluruh masyarakat, agar mendoakan korban yang tewas dalam musibah tersebut.
“Semoga para korban diampuni oleh Allah SWT, dan diterima amal ibadahnya di sisiNYA. Keluarga dan kerabat yang ditinggalkan, semoga mendapat kekuatan dan ketabahan,” kata Abuya Muhtadi, Sabtu (11/9/2021).
Sementara, Kepala Rutan Klas II B Pandegalng, Jupri menyebut, sebanyak 44 orang yang meninggal dalam insiden kebakaran tersebut. Menurutnya, kunjungannya ke kediaman Abuya Muhtadi, diantaranya bertujuan meminta di doakan agar kejadian serupa tidak terjadi di Banten, khususnya di Kabupaten Pandeglang.
“Kami dating ke sini (Kediaman Abuya Muhtadi,red), selain silaturahim juga untuk meminta doanya agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, khususnya di Pandeglang,” ujar Jupri.
Pihaknya juga mengaku, keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Pandeglang terus ditingkatkan. Sarana prasarana yang ada, juga selalu di cek berkala, agar diketahui sejak dini kemungkinan yang akan terjadi, seperti kebakaran dan musibah lainnya.
Pembinaan dan hubungan antara petugas Rutan dengan para warga binaan, ujarnya lagi, juga terus ditingkatkan. Sehingga, diharapkan terjadi komunikasi dan hubungan yang baik sesamanya. (mardiana)