SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Tujuh atlet layar Banten bertekad mendapatkan tiga medali emas pada PON XX Papua Oktober mendatang. Target itu lebih tinggi dibandingkan capaian pada PON XIX Jawa Barat Tahun 2016 lalu dengan 1 medali emas dan 3 perak.
Tiga medali emas diantaranya diintip dari atlet layar Kirana Wardoyo dan Dexy Priyani. Kirana yang merupakan peraih medali emas di kelas laser radial saat Pra PON diyakini pelatih layar Banten Djoko Sulistyanto bisa mempertahankan posisi tersebut di Papua.
“Secara peringkat Rara (sapaan Kirana, red) masih di atas kontestan lain, ini terlihat saat Asian Games lalu. Peringkat Rara di atas peserta dari provinsi lain,” ungkap Joko.
Sementara dua medali emas lain ditargetkan pada Dexy Priyani yang tampil di nomor RS One. Atlet asal Kabupaten Tangerang itu akan berlaga di dua nomor yakni marathon dan travesoid.
Di dua nomor inilah Dexy bersaing dengan atlet DKI Jakarta Ridwan. Dexy saat ini kerap bersaing memperebutkan posisi nomor 1 dengan Ridwan. Tapi sekarang ini ungkap Joko selain kemampuan teknik sudah siap Dexy dinilai cukup siap dari sisi mental.
“Ditambah saat ini berat badan Dexy sudah ideal untuk tampil meraih medali emas di RS One, berat badannya turun 8 kilo dari saat Pra PON yang ada di 68 kg. Sekarang Dexy beratnya 60 kg, hanya butuh dikurangi 1 kg lagi agar semakin siap menghadapi lomba yang kondisinya hanya angin ringan,” ungkap Joko. “Ridwan saat ini berat badannya 57 kg, jadi ini akan jadi persaingan ketat tapi Insya Allah Dexy bisa memenangkan laga,” imbuh Joko.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir, Perluas Akses Permodalan Masyarakat
Dan hasil terakhir dari persaingan ini adalah saat tampil di Singapura tahun 2019 dimana Dexy mampu memenangi lomba dengan berat badan 60 kg atas Ridwan.
Diluar kedua atlet tersebut Joko tetap optimis Banten bisa mendulang medali lebih baik dibanding saat tampil di Pra PON. Dua atlet lain yang bisa menyumbang medali adalah pasangan Gregory Roger Wardojo dan Haykal Yaqzan, serta Kasih Anastasya. Dimana keduanya mampu menyumbang medali perak di ajang kualifikasi PON.
Sementara itu terkait persiapan yang dilakukan 7 atlet layar Banten saat ini lebih banyak menyangkut sisi teknik dan mental bertanding. Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan di masa persiapan khusus kali ini.
“Karena kita sebentar masuk masa kompetisi, kita hanya menata kemampuan dan kebugaran atket untuk bisa tampil prima di Papua nanti. Secara teknik dan fisik atlet layar Banten siap untuk mendulang prestasi dengan meraih medali emas,” tutup Joko.
Hal tersebut diaminiu H. Asep Yusuf Syahril Ketua Pengprov Porlasi Banten yang juga sebagai pelatih layar Banten. Menurut Asep, atlet layar Banten hanya tinggal berlaga di PON Papua dan meraih prestasi.
“Untuk itu kami mohon dukungan dan doa restu dari masyarakat Banten untuk bisa mengharumkan nama Banten di kancah PON. Mudah-mudahan Allah mengizinkan kami bisa membawa pulang lebih dari dari satu medali emas,” tukasnya. (jpg/gatot)
Baca Juga: Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat
























