SATELITNEWS.ID, TIMIKA—Tim judo Banten menambah koleksi satu medali perunggu pada PON XX Papua 2020. Medali itu berasal dari Syerina yang bertanding di kelas minus 63 kilogram.
Syerina berhak atas medali perunggu setelah mengalahkan atlet Jawa Timur Teni A pada perebutan peringkat ketiga. Atlet asal Kabupaten Tangerang menang atas lawannya dengan poin ippon. Syerina yang juga atlet pelatnas itu gagal melaju ke babak final karena dikalahkan oleh atlet tuan rumah Papua.
Pada pertandingan atlet judo lainnya, atlet Banten kelas minus 57, Nadiah Husnia tak mampu melewati babak penyisihan yang berlangsung dengan sistem round robbin. Dia menelan dua kali kekalahan. Di laga pertama Nadia dikalahkan Herlina dari Jawa Barat. Dia dinyatakan kalah setelah terkena kartu merah. Pada laga kedua, Nadia dikalahkan Hanifa dari DKI Jakarta. Dia kalah dengan selisih satu poin.
Kontingen judo Banten telah menuntaskan seluruh pertandingannya dengan hasil 1 medali perak dan 2 perunggu. Medali perak dipersembahkan Amanah Nur Istiqomah sedangkan medali perunggu disumbangkan Dicky Zulfikar dan Syerina.
Hasil tersebut meleset dari perkiraan tim judo Banten. Pelatih Banten Haerviner menargetkan seluruh atlet yang dibawa ke Papua mampu menyumbangkan medali. Salah satu diantaranya merupakan medali emas.
Haerviner menyatakan Syerina kalah karena faktor non teknis setelah berhadapan dengan tuan rumah. Sementara Nadia memang tidak bisa tampil maksimal karena mengalami cedera sejak awal.
Manajer judo Banten Sudirman mengatakan atletnya sudah berusaha maksimal dalam laga ini untuk bisa menggapi partai final. Namun usaha tersebut gagal berbuah manis.
Sementara itu Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo merasa bangga karena judo berhasil menyumbangkan medali untuk kontingen Banten.
“Terimakasih untuk judo yang telah berjuang maksimal mengharumkan nama Banten di PON XX Papua. Saya berharap cabang lainnya bisa meraih medali emas,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta atlet yang berlaga di PON Papua bersemangat untuk mengejar prestasi. Wagub bersama rombongan yakin atlet Banten yang berlaga di PON Papua mampu membawa nama harum provinsi ini di kancah pesta olahraga terbesar di Indonesia yang berlangsung mulai 2 Oktober hingga 15 Oktobeber.
Ditemui di Bandara Sentani, Kota Jayapura, Andika mengatakan kedatangan dirinya bersama rombongan pejabat Banten dan anggota DPR RI Ade Rossi dalam rangka memberikan suport kepada atlet Banten.
“Ini bentuk dukungan Provinsi Banten terhadap atlet kami yang sedang berjuang untuk mengharumkan nama Banten. Saya meminta atlet bersemangat bertanding untuk mengejar prestas,” ungkapnya.
Selama di Papua, ia bersama rombongan akan hadir langsung untuk mendukung atlet berlaga di venue pertandingan. Selain itu, rencananya juga akan mengunjungi tempat menginap untuk memberikan dukungan serta semangat kepada atlet.
“Semangat atlet Banten. Kalian adalah wakil Banten jadi bawa nama harum provinsi ini di tingkat nasional,” tegasnya.
Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo bergembira dengan hadirnya wagub di lokasi pertandingan di PON Papua. Ini tentunya akan memotivasi atlet yang bertanding lebih semangat.
“Pertandingan di PON Papua ini lebih ketat dibandingkan PON terdahulu. Kami bergembira wagub langsung datang memberikan dukungan langsung. Terimakasih atas dukungan yang diberikan semoga Banten Cemerlang di PON Papua,” kata Rumiah. (gatot)