SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pemkot Tangerang berencana menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) mulai pekan depan atau tepatnya Senin 25 Oktober 2021.
Hal itu disampaikan, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau vaksinasi bagi anak SD usia 12 tahun di SDN Darussalam, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Senin (18/10/2021). Untuk bisa mengikuti PTM, maka orangtua siswa juga sudah harus divaksin.
“Agar rencana PTM tatap muka di setiap jenjang pendidikan dapat segera dilakukan,” pesannya. Untuk hari ini, vaksinasi berlangsung di dua kecamatan, yaitu Karawaci dan Batuceper. “Untuk Karawaci targetnya 381 anak dan Batuceper sebanyak 441 anak,” imbuhnya dalam peninjauan yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jamalludin dan Kepala Dinas Kesehatan Dini Anggraeni.
Kepala Dinas Pendidikan(Dindik), Jamaluddin mengungkapkan minggu ini seluruh syarat PTM terbatas akan kembali diperkuat oleh tim Dindik. Mulai dari sosialisasi, memastikan ulang fasilitas atau sarana prasarana protokol kesehatannya. Termasuk skrining seluruh orangtua siswa sudah divaksin atau belum. Pada tahap pertama PTM terbatas tingkat SD akan dibuka dengan 45 sekolah dari 448 sekolah, yang telah memenuhi standar asesmen.
“Sekolah telah mengerahkan seluruh wali kelas untuk menskring orangtua siswa yang sudah divaksin atau belum. Suami istri yang sudah divaksin, maka anaknya diperbolehkan ikut PTM terbatas. Ini menjadi syarat penting dan wajib untuk PTM terbatas tingkat SD, agar di lingkungan sekolah maupun rumah tidak ada yang menjadi carrier,” ungkap Jamaluddin.
“Secara aturan, nantinya yang masuk dibagi dan bergantian 50 persen dari jumlah siswa. Dilihat dari surat persetujuan PTM terbatas dan antusias orangtua terkait PTM terbatas 80 persen ingin segera PTM. Jadi, ayo sama-sama kita bekerjasama untuk melancarkan vaksinasi seminggu kedepan, dan pekan depan PTM terbatas SD tahap satu bisa dimulai,” imbaunya.
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat
Sementara Kepala Dinas Kesehatan, dr Dini Anggraeni mengungkapkan hari ini menjadi hari pertama vaksinasi SD umur 12 tahun di Kota Tangerang dimulai. Pelaksanaan akan berlangsung hingga 27 Oktober secara berkala diikuti sekitar 5.305 siswa.
“Jenis vaksin yang digunakan adalah Pfizer. Hingga saat ini, terkait KIPI belum ada laporan kejadian pasca vaksinasi yang berlebihan. Sehingga, orangtua tidak perlu khawatir hanya perlu persiapkan anak-anaknya dalam kondisi sehat dan bugar. Jangan diperbolehkan begadang dan jangan lupa sarapan lebih dulu,” imbau dr Dini.
Kata Dini, secara pelaksanaan vaksinasi tingkat SD saat ini dibantu oleh Tim SehatQu. Mulai dari proses skrining hingga proses penyuntikan, yang sebelumnya semua pelaksanaan diakomodir sepenuhnya oleh jajaran Puskesmas.
“Semoga vaksinasi berjalan lancar hingga 27 Oktober mendatang. Capaian terus meningkat, anak-anak SD sehat dan bisa segera ikut PTM terbatas. Jadi, ayo orangtua siswa jangan takut apalagi masih termakan hoaks, segera vaksin jika anaknya sudah 12 tahun dan belum dapat vaksin, segera daftarkan ankanya ke sekolah,” tegas dr Dini.
Vaksinasi dan PTM terbatas pekan depan ternyata disambut antusias para orangtua siswa. Seperti Ariyadi, Wali Murid di SDN Darussalam, Batu Ceper yang mengaku memperbolehkan anaknya divaksinasi karena untuk kepentingan kesehatan.
“Waktu itu kan sudah sempat mau dibuka, trus katanya belum divaksin jadi harus dibatalkan. Sekarang sudah divaksin, semoga segera dibuka, biar anak saya gak main gadget terus. Kalau di sekolah, mereka bisa bersosialisasi dan mengembangkan diri lebih luas lagi, bersama teman-temannya,” ungkap Ariyadi. (made)
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK
























