SATELITNEWS.ID, SERANG – Relokasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) terdampak tol Serang – Panimbang di Kabupaten Serang, hingga kini masih belum rampung.
Dari empat sekolah, saat ini baru dua sekolah yang sudah selesai dibangun. Sedangkan sisanya, masih berproses (proses pembangunan).
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Amar Ma’ruf mengatakan, sekolah yang sudah selesai dibangun antara lain SDN Cilayangguha dan Seba, di Kecamatan Cikeusal.
Sedangkan dua lagi yakni, SDN Inpres di Kecamatan Cikeusal masih dalam proses pembebasan lahan. Karena lahan yang sebelumnya digadang gadang terganjal akses jalan yang tidak dijual oleh pemiliknya. Sehingga lokasinya dipindah ke tempat lain.
“Jadi sekarang proses pengukuran peta bidang lagi, pihak PPK lagi proses ke BPN untuk proses peta bidang dan appraisal. Lokasinya dipinggir jalan, dan lebih strategis,” ujarnya, Rabu (6/4/2022).
Kemudian untuk SDN Cipete, Kecamatan Kragilan kata Ma’ruf sudah memasuki tahap pembangunan. Namun ia menargetkan semua relokasi sekolah selesai di tahun ini.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas
“Tahun ini semuanya sudah harus selesai. Mohon doanya tahun ini PPK dapat segera menyelesaikan, karena ini tinggal menunggu satu lagi SDN Inpres Cikeusal,” ujarnya.
Terkait bangunan sekolah yang lama, Ma’ruf menjelaskan jika sudah di ruislag tentunya tanah yang lama sudah menjadi milik pihak tol. Karena sudah ada penggantinya.”Terkecuali yang SDN Cilayangguha,” ujarnya. (sidik)























