Selasa, 8 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Bestie, Ini Hasil Utak-atik Jika Capres 2024 Berjumlah Tiga Pasang

Oleh Made Nusantara
Rabu, 25 Mei 2022 11:13 WIB
Rubrik Nasional
Bestie, Ini Hasil Utak-atik Jika Capres 2024 Berjumlah Tiga Pasang

ILUSTRASI

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, JAKARTA—Mengemuka wacana pada pilpres 2024 mendatang jumlah pasangan capres/cawapres sebanyak tiga pasang.  Kalau capres dan cawapres yang muncul nanti seperti ini: Ganjar Pranowo duet dengan Anies Baswedan atau Ganjar duet dengan Erick Thohir melawan Prabowo Subianto yang duet dengan Muhaimin Iskandar atau dengan Khofifah Indar Parawansa, dan satu pasang lagi adalah Andika Perkasa-Puan Maharani, lalu siapa yang berpeluang jadi pemenang ya…

Hitung-hitungan politik ketiga pasang capres itu bisa kita analisis begini. Ganjar-Anies atau Ganjar-Erick bisa maju melalui NasDem dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri atas Golkar, PAN, dan PPP. Koalisi ini sudah cukup untuk mengajukan capres. Baik dari sisi perolehan suara nasional, maupun jumlah kursi di DPR.

Sedangkan Prabowo-Imin atau Prabowo-Khofifah bisa maju dengan dukungan Gerindra dan PKB. Koalisi ini juga sudah cukup untuk mengajukan capres sendiri. Adapun Andika-Puan bisa maju walaupun hanya didukung oleh PDIP. Sebab, PDIP merupakan satu-satunya partai yang sudah memegang tiket mengajukan capres walau tidak berkoalisi dengan partai lain.

Lalu, bagaimana peluang dan chemistry pasangan-pasangan tadi? Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin melihat, Ganjar-Anies merupakan pasangan bagus. Secara chemistry, keduanya terlihat cocok. Sering diskusi dan pernah kerja bareng. “Jika berpasangan, kansnya cukup kuat,” kata Ujang,seperti dilansir RM.id.

Namun, dalam prediksi Ujang, kedua tokoh ini sangat sulit bisa bersanding. Pertama, keduanya sama-sama tak punya partai. Untuk Ganjar, walaupun kader PDIP, akhir-akhir ini justru dijauhi Banteng. Kedua, Ganjar dan Anies sama-sama ingin jadi capres. Bukan cawapres.

Untuk Ganjar-Erick, Ujang menilai, kedua tokoh ini punya kans untuk berduet. Syaratnya, Erick mampu menaikkan elektabilitasnya. Ini syarat penting, karena psikologi massa hanya akan memilih capres-cawapres yang memiliki elektabilitas tinggi.

Baca Juga: Ada Gugatan PHPU, KPU Kota Tangerang Belum Tetapkan Hasil Pemilu 2024

Bisakah elektabilitas Erick didongkrak? Ujang menyatakan, sangat mungkin. Sebagai Menteri BUMN, Erick punya panggung besar untuk semakin dekat dan dikenal rakyat. “Semuanya masih punya peluang yang sama untuk bisa menaikkan elektabilitas masing-masing. Masih ada waktu,” ucapnya.

Caranya, lanjut Ujang, para capres itu harus rajin bertemu dan membantu rakyat dengan nyata. Menyapa rakyat dengan bahasa rakyat. Dengan begitu, hati mereka akan terpikat. Sedangkan untuk Prabowo-Imin atau Prabowo-Khofifah, Ujang melihat, ini juga pasangan yang menarik dan potensial. Duet ini akan saling melengkapi. Antara nasionalis dan Islamis atau kalangan santri.

BeritaTerbaru

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Selasa, 8 Sep 2026 08:06 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 08:02 WIB
Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Senin, 7 Sep 2026 08:15 WIB

Imin yang memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama (NU) bisa melengkapi kekurangan Prabowo. Dalam Pilpres 2019, Prabowo kalah dari Jokowi karena tak mendapat dukungan dari warga nahdliyin. Prabowo pun sudah menyadari kekurangan ini. Makanya, usai Lebaran kemarin, Prabowo melakukan safari bertemu kiai dan pengasuh pondok pesantren di Jawa Timur sampai Jawa Barat. “Prabowo butuh akar rumput NU, dan Cak Imin bisa mengisi itu,” tuturnya.

Hanya saja, kata Ujang, Prabowo-Imin sama-sama berasal dari Jawa. Kurang maksimal dalam meraup suara yang berasal dari luar Jawa. Selain itu, kurang unsur perempuan.

Karena itu, bisa saja Prabowo menggandeng Khofifah. Hanya saja belum tentu PKB mau mendukung. Tanpa PKB, Gerindra tak bisa mengusung capres-cawapres sendirian. “Kalau Khofifah yang maju, Imin mau ke mana?” ujarnya.

Mengenai Andika-Puan, Ujang menilai agak berat. Meski PDIP sudah memegang tiket untuk bisa mengajukan capres sendiri, tapi terlalu berisiko jika mengusung Andika-Puan. Sebab, elektabilitas keduanya belum cukup untuk maju capres-cawapres. Dari berbagai survei, elektabilitas keduanya masih di bawah 2 persen. “Agak berat pasangan ini bisa bersatu. Andika tak ada elektabilitasnya. Kalau pun ada, kecil,” ujarnya.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Resmi Presiden-Wakil Presiden Terpilih, TKD Kota Tangerang Puas

Pengamat politik dari UIN Jakarta Adi Prayitno punya analisa lain. Soal pasangan Ganjar-Anies, Adi menilai kedua pasangan ini sulit dipasangkan. Mungkin Ganjar dan Anies bisa saja bekerja bareng. Namun, pendukung keduanya sulit bersatu. Para pendukung mereka bagaikan air dan minyak. “Pada level ini saja sudah rumit. Apalagi yang lain,” kata Adi.

Selain itu, lanjut Adi, KIB sepertinya tak akan mau mengusung jika tidak ada unsur Airlangga di dalamnya. “Apapun judulnya, bagi Golkar, Airlangga harga mati maju Pilpres,” ulasnya.

Mengenai Prabowo-Imin, Adi menilai, simulasi ini cukup aneh. Sebab, di Pilpres 2019, elite-elite PKB getol banget mengkritik Prabowo. Eks Danjen Kopassus itu dianggap kurang layak. Jika di 2024 dipasangkan, akan ada kecanggungan. Terutama dari sisi Gerindra. “Apalagi sampai sekarang elite Gerindra merespons dingin wacana duet ini,” ujarnya.

Persoalan lain, kata dia, Gerindra sepertinya sudah sangat mesra dengan PDIP. Terlihat dari kedekatan Prabowo dengan Megawati. Sejak 2019, kedua partai ini juga sudah saling melempar sinyal untuk berkoalisi di 2024. “Gerindra sepertinya ingin menggandeng rekan duet yang perolehan suaranya setara atau lebih besar,” ulasnya.

Mengenai Andika-Mbak Puan, Adi menilai, duet ini bisa dipertimbangkan. Dia menilai, Andika kandidat yang bagus. Sangat berpotensi untuk maju di Pilpres. Beberapa bulan terakhir, namanya masuk di survei capres-cawapres. Meski masih kecil, masuknya nama Andika di radar survei adalah keuntungan. Pasalnya, Andika tak pernah kelihatan melakukan kampanye atau tebar pesona seperti membuat baliho, spanduk, atau membentuk relawan. Dengan jabatannya saat ini, sangat mungkin elektabilitas Andika naik.

“Andika muda, fresh, dan punya latar belakang pendidikan militer yang mentereng. Modal besar untuk berlaga di Pilpres,” kata Adi. Ia menilai, posisinya sebagai Panglima TNI sangat seksi dan jadi magnet politik elektoral. Direktur Eksekutif Parameter Politik ini menilai, dari berbagai survei diketahui, capres dengan latar belakang militer masih diminati publik.

Sosok Andika juga diterima di semua kalangan. Termasuk PDIP. Jadi, bisa saja Andika berpasangan dengan Puan. Hanya saja, saat ini PDIP sudah terlanjur dekat dengan Gerindra. Jika sama-sama yang dipilih adalah kalangan militer, tentu saja nilai jual Prabowo lebih besar karena sebagai ketua parpol. (rm.id)

Tags: Calon Presiden 2024pemilu 2024Pilpres 2024
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku
Headline

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton
Nasional

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi
Nasional

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun
Nasional

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

BAGIKAN MASKER -- Persit Cabang XXXIII Dim 0601 Koorcab Rem 064 PD III/Siliwangi, turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan masker secara gratis, Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)

Persit Kodim 0601/Pandeglang Bagikan 1.000 Masker

Selasa, 8 Sep 2026 14:50 WIB
40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Dislipidemia dan Obesitas Jadi Temuan Tertinggi CKG di Kota Tangerang

Dislipidemia dan Obesitas Jadi Temuan Tertinggi CKG di Kota Tangerang

Rabu, 2 Sep 2026 14:05 WIB
Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Minggu, 6 Sep 2026 17:21 WIB
Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Minggu, 6 Sep 2026 20:54 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.