Selasa, 12 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Kolom

Disrupsi Pembelajaran Pandemi

Oleh: Dr H.Muhammad Soleh Hapudin M.Si*

Oleh Deddy Maqsudi
Selasa, 14 Apr 2020 17:39 WIB
Rubrik Kolom
Disrupsi Pembelajaran Pandemi
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

…pendidik merasa kaget karena harus mengubah sistem, silabus dan proses belajar secara cepat. Peserta didik terbata-bata karena mendapat tumpukan tugas selama belajar dari rumah. Orang tua murid merasa stress mendampingi proses pembelajaran anak, di samping memikirkan keberlangsungan hidup di tengah krisis.

 

DUNIA saat ini sedang menghadapi pandemi COVID-19 (Corona Virus Diseas) 19. Corona ini adalah salah satu jenis virus yang dapat menyerang siapa saja, bayi, orang dewasa maupun orang tua.

Dalam masa tanggap COVID-19, Sebagai upaya menjauhkan diri dari penyakit penyebaran virus tersebut, pemerintah Indonesia telah memberlakukan Lockdown,  Social Distancing, Physical Distancing. Hal itu yang kemudian menjadi dasar pelaksanaan belajar dari rumah dengan pemanfaatan teknologi informasi yang berlaku secara tiba-tiba, tidak jarang membuat pendidik dan siswa kaget termasuk orang tua bahkan semua orang yang berada dalam rumah,

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, mulai berlaku pada Jumat (10/04). PSBB merupakan pembatasan kegiatan tertentu untuk penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi virus corona, demi mencegah kemungkinan penyebaran virus yang semakin luas.

COVID-19 berimplikasi  sangat besar terhadap berbagai sektor, salah satunya sektor pendidikan yakni proses belajar mengajar, sehingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberlakukan Lockdown atau karantina  kepada seluruh peserta didik satuan pendidikan dari pendidikan Usia Dini sampai dengan di Perguruan Tinggi.

BeritaTerbaru

IMG_20250912_144908

Inklusi Layanan Disabilitas Bukan Ilusi

Jumat, 12 Sep 2025 14:51 WIB
IMG_8130

Pengaruh Media Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Berhitung Permulaan (1–10) Anak Usia 4–5 Tahun di PAUD HI Tunas Mandiri

Kamis, 11 Sep 2025 19:12 WIB
IMG-20250818-WA0030

80 Tahun Indonesia Merdeka Ala Kampung Santri; Napak Tilas Kemerdekaan Belajar Mengajar, Menjadikan Pesantren sebagai Kluster Ketahanan Pangan Nasional dan Dunia

Selasa, 19 Agu 2025 11:28 WIB
80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara

80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara

Kamis, 14 Agu 2025 15:07 WIB

Penghentian sementara pembelajaran tatap muka, berlaku juga di Indonesia sejak tanggal 16 Maret 2020 sampai 31 Maret dan diperpanjang hingga 22 April 2020. Tujuannya,  untuk menghindari penyebaran COVID-19 secara masif dan cepat.

Semua orang menjaga jarak demi memutus mata rantai COVID-19 termasuk dunia pendidikan dengan melalui sistem belajar di rumah (study From Home) yang berbasis pembelajaran jarak jauh atau daring.

Berkenaan kondisi empiris tersebut diatas,  pemerintah mengeluarkan kebijakan melalui Kementerian Pendidikan Nasional melalui Surat Edaran (SE) No 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan  dalam masa darurat penyebaran COVID-19. Diantara klausul tersebut disebutkan bahwa proses belajar dirumah dilaksanakan melalui pembelajaran daring/jarak jauh  diberikan untuk memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 9 Tahun 2020, sejumlah peraturan terkait pelaksanaan PSBB ditetapkan, salah satunya tentang peliburan sekolah. Kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah dihentikan sementara dan digantikan dengan media yang efektif.

Pendidikan kita saat ini telah membuktikan teori disrupsi, salah satunya yaitu digitalisasi pendidikan dengan mengalihkan sementara proses pembelajaran melalui via daring.  Oleh karena itu, Literasi teknologi harus dipelajari oleh seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder pendidikan, terutama dalam pemanfaatannya sebagai pembelejaran  daring atau jarak jauh berbasis on line yang saat ini sedang dilakukan

Beberapa kendala dihadapi ketika diberlakukan pola pembelajaran daring/jarak jauh Study From Home (SFH) selama Pandemi Covid-19, dan  harus dipahami oleh kita bersama, Pertama adalah readiness/ kesiapaan pendidik mengggunakan pembelajaran berbasis daring atau pembelajaran on line.

Pemanfaatan teknologi informasi yang berlaku secara tiba-tiba, tidak jarang membuat pendidik dan siswa kaget termasuk orang tua. Bahkan semua orang yang berada dalam rumah, yang kesehariannya adalah pembelajaran konvensional bersifat tatap muka, dengan situasi bencana covid beralih kepada pembelajaran berbasis daring atau on line.

Oleh karena itu, tenaga pendidik harus lebih adaftif dan menyelaraskan kompetensinya dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang. Terutama mengubah paradigma pembelajaran yang mengarah pada pembelajaran berbasis teknologi.

Kehadiran teknologi informasi harus dihadapkan pada peran guru. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bisa berjalan secara pararel dan saling komplementer atau mengisi di antara peran guru dan peran teknologi serta media untuk memecahkan permasalahan dalam pembelajaran.

TIK berpotensi memberikan peran signifikan dalam proses pembelajaran. Karena itu, guru di abad 21 harus menerima secara kreatif dan menerima kehadirannya.

Kedua, pentingnya  partisipasi aktif  atau keterlibatan orang tua peserta didik secara penuh dalam proses pembelajaran putra atau puterinya. Proses belajar mengajar dengan pola daring/jarak jauh, memaksa orang tua untuk terlibat langsung. Melakukan pendampingan kepada putera/puterinya dalam kegiatan belajar melalui media on line,seperti Google class room, zoom meeting maupun lainnya.

Ramai di berbagai media sosial para orangtua menceritakan pengalaman mereka selama pembelajaran di rumah, baik positif maupun negatif. Hal tersebut memberikan kesadaran  bahwa mendidik anak itu tidak mudah memerlukan ilmu dan kesabaran yang besar.

Sebagian pendidik merasa kaget karena harus mengubah sistem, silabus dan proses belajar secara cepat. Peserta didik terbata-bata karena mendapat tumpukan tugas selama belajar dari rumah. Sementara, orang tua murid merasa stress ketika mendampingi proses pembelajaran dengan tugas-tugas, di samping harus memikirkan keberlangsungan hidup dan pekerjaan masing-masing di tengah krisis.

Ketiga, kesiapan sekolah. Sekolah sebagai instutisi pendidikan harus bersiap-siap terhadap transformasi perubahan manusia saat ini. Adanya pandemic COVID-19 dapat menjadi momentum melakukan migrasi layanan pendidikan konvensional ke digital. Sekolah harus mulai memikirkan sarana dan prasanan penunjang pembelajaran daring, melatih para guru agar memehami dan menguasai teknologi pembelajaran serta diseminasi kepasa seluruh peserta didik termasuk orang tua tentang perubahan pembelajaran yang akan digunakan.

Setiap perubahan peradaban akan mengandung dampak negatif maupun positif, dan setiap individu harus bias mengitu transformasi tersebut tentunya dengan etika atau norma yang berlaku dimasyarakat.

Perubahan perilaku manusia dari konvensional kearah pola pikir digital ( Digital Mindset Behavior) yang terjadi saat ini dari pandang positifnya adalah dapat mempermudah urusan manusia, pekerjaan tersebut tanpa memerlukan waktu lama, dan dilakukan ditempat yang tidak terbatas. (*)

 

*Dosen Akademi Telkom Jakarta, Dosen Program Studi PGSD Universitas Esa Unggul, dan  penulis buku “ Membentuk Karakter Baik Pada diri Anak”

Tags: Covid-19dampak coronapandemivirus corona
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Perempuan Banten di Persimpangan Jalan
Headline

Perempuan Banten di Persimpangan Jalan

Jumat, 1 Agu 2025 13:27 WIB
IMG-20250722-WA0004
Kolom

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Di Provinsi Banten Setelah Terbentuk Mau Dibawa Kemana ?

Selasa, 22 Jul 2025 09:23 WIB
IMG-20250720-WA0009
Kolom

Regulasi Apotek Desa, Harapan Baru Atau Angan-angan Baru?

Minggu, 20 Jul 2025 11:45 WIB
Surat Cinta untuk Bupati dan Wali Kota se-Banten, Janji Sekolah Gratis (2)
Headline

Surat Cinta untuk Bupati dan Wali Kota se-Banten, Janji Sekolah Gratis (2)

Selasa, 15 Jul 2025 17:35 WIB
Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)
Headline

Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)

Senin, 14 Jul 2025 18:48 WIB
Janji Pendidikan Gratis Banten: Manis di Bibir, Pahit di Madrasah
Kolom

Janji Pendidikan Gratis Banten: Manis di Bibir, Pahit di Madrasah

Senin, 14 Jul 2025 18:33 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Lindungi 500 Ribu Pekerja Rentan, Bupati Tangerang Raih Penghargaan Nasional BPJS Ketenagakerjaan

Lindungi 500 Ribu Pekerja Rentan, Bupati Tangerang Raih Penghargaan Nasional BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 8 Mei 2026 16:27 WIB
Pembinaan kafilah MTQ Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)

Targetkan Juara Umum, LPTQ Kabupaten Serang Bina Kafilah Disemua Zona

Minggu, 10 Mei 2026 14:34 WIB
DPRD Kota Tangerang Minta Penanganan Banjir Wilayah Timur Diprioritaskan Tahun Ini

DPRD Kota Tangerang Minta Penanganan Banjir Wilayah Timur Diprioritaskan Tahun Ini

Rabu, 6 Mei 2026 15:22 WIB
Bayern Munchen vs PSG, Penentu Menuju Gelar

Bayern Munchen vs PSG, Penentu Menuju Gelar

Selasa, 5 Mei 2026 20:57 WIB
Hotel Santika Premiere Bintaro

Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan Amayzing Room Package

Jumat, 8 Mei 2026 15:29 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.