SATELITNEWS.ID, SERPONG—Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan kembali menggelar pembinaan awak angkutan umum yang terdiri dari sopir angkutan kota (angkot), sopir taksi, dan juga sopir bus. Kegiatan pembinaan tersebut, dilakukan untuk memberikan pemahaman terkait aturan, serta berkendara yang baik. Sekretaris Dinas Perhubungan Tangsel, H. Ika mengatakan kegiatan ini digelar salah satunya untuk mempererat tali silaturahmi.
“Ini kan kita pembinaan sebenernya, ada awak-awak angkutan yang ada di Tangsel. Ke satu, mengeratkan silaturahmi intinya,” katanya saat, usai menggelar kegiatan, Kamis (25/8).
Dirinya menambahkan, tujuan digelar pembinaan ini adalah untuk mensosialisasi para awak angkutan dengan tujuan keselamatan.
“Tujuannya memang untuk mensosialisasikan awak angkutan berkeselamatan, bagaimana caranya kita menggunakan kendaraan yang baik dan benar. Seperti pengecekan mesin, cara menghidupkan mesin, itu ada aturan-aturannya,” tambahnya.
Kepala Seksi Bidang Angkutan dan Barang, Hendra Kurniawan juga mengakui pembinaan tersebut sempat terhenti karena pandemi covid 19.
“Ya kegiatan ini kan dulunya rutin tiap tahun sebelum covid, memang dari dua ribu sembilan belas karena pandemi jadi ditiadakan. Jadi kegiatan ini kuta mulai lagi sebagai pembinaan kita kepada para awak angkutan umum, pengemudi lah ya atau awak angkutan umum baik orang maupun barang,” jelasnya.
Baca Juga: Bupati Dewi: Santri Bukan Saja Pandai Mengaji, Tapi Kuat Fisik dan Mental
Ketua Organda Tangsel, Mahludin Sica yang hadir juga dalam kegiatan tersebut mengatakan senang dengan adanya pembinaan tersebut.
“Alhamdulillah ya, kami dari Organda sendiri apresiasi kepada pihak Dishub yang peduli kepada para awak angkutan umum di Tangsel, kami senang sekali dan menyambut baik,” paparnya.
Menurutnya, adanya kegiatan tersebut membuat para awak lebih paham dalam berkendara dan cara memperhatikan kendaraannya.
“Dalam pembinaan ini dijelaskan bagaimana cara mengemudi yang baik dan cara mengecek kendaraan mereka, agar lebih paham para awak tersebut,” ungkapnya.
“Semoga kegiatan pembinaan ini terus diadakan. Karena hampir setiap tahun awak kendaraan umum di Tangsel selalu bertambah atau berganti,” pungkasnya. (dra/bnn/gatot)
















