SATELITNEWS.ID, SERANG – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI), mendirikan kampus Politeknik Industri Petrokimia di Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang. Tujuannya, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri disekitar yang clusternya adalah Petrokimia.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin RI, Arus Gunawan mengatakan, kebutuhan tenaga kerja untuk perusahaan industri Petrokimia sekarang ini masih cukup banyak, yaitu sekitar 1000 orang. Namun untuk memenuhi kebutuhan tersebut masih kekurangan cukup banyak.
Oleh karena itu, Kemenperin RI mendirikan sekolah Politeknik Industri Petrokimia untuk memenuhi kebutuhan industri tersebut. Sekolah ini merupakan pertama yang ada di Banten dengan beasiswa 100 persen langsung dari Kemenperin.
“Mahasiswanya sekarang baru ada 127 terbagi dalam tiga prodi, yaitu prodi Kimia Petrokimia, Permesinan Petrokimia dan prodi instrumen Petrokimia,” tuturnya, saat pengenalan kampus dan kuliah perdana mahasiswa politeknik Petrokimia Banten di Anyer, Senin (13/9/2022).
Arus menuturkan, mahasiswa yang diterima di kampus Petrokimia Banten ini kuotanya untuk Provinsi Banten 60 persen dan dari luar 40 persen.
Semua mahasiswa yang kuliah di kampus milik Kemenperin ini dipastikan dapat langsung diterima masuk di industri.
Baca Juga: Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan
“Tapi tentunya proses perkuliahan ini dapat dukungan dari Pemda, sehingga lulusannya ini dapat bekerja dan mengurangi pengangguran,” ujarnya.
Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporat Chandra Asri, Suryandi mengaku, sangat mendukung dengan adanya pembangunan Politeknik Industri Petrokimia Banten Ini.
Karena ini merupakan wujud komitmen dalam mencetak generasi muda yang mumpuni di industri petrokimia.
“Chandra Asri selalu berkomitmen untuk menjadi Mitra pertumbuhan bagi pemerintah maupun masyarakat di mana
kami beroperasi,” ujarnya lagi.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya, menyambut baik didirikannya kampus Politeknik di wilayah Anyer ini. Ia meyakini kampus ini akan memberikan dampak terhadap kwalitas kehidupan masyarakat.
“Ini harus diterima sebagai fasilitas yang lebih baik lagi oleh anak anak sekitar ini, jadi tidak usah jauh jauh keluar kota. Semua ini dijamin oleh kementerian perindustrian,” imbuhnya. (sidik)
Baca Juga: Warga Banten Mulai Tak Takut Cek Kesehatan
























