SATELITNEWS.COM, LEBAK—Masyarakat yang berada di daerah aliran sungai, perbukitan serta daerah rawan bencana lainnya untuk mewaspadai potensi bencana. Imbauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak itu disampaikan menyusul peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca ekstrem yang mungkin terjadi hingga 8 Oktober mendatang.
“Saya harap masyarakat bisa mewaspadai potensi bencana yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Sesuai peringatan BMKG tanggal 2 sampai 8 Oktober cuaca ekstrEm melanda Lebak salah satunya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, Senin (03/10/2022).
Sesuai rilis BMKG, kata Febby, adanya potensi hujan sedang hingga lebat dalam periode sepekan ke depan. Hujan juga bisa disertai kilat atau petir dan angin kencang. Oleh karenanya, kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Lebak untuk mewaspadai potensi bencana.
“Di Lebak terdapat 28 kecamatan masuk dalam daerah rawan bencana. Bencana itu seperti banjir, tanah longsor, tanah bergerak, angin puting beliung, dan pohon tumbang. Kepada masyarakat saya meminta untuk waspada terhadap bencana alam akibat cuaca ekstrem tersebut,” imbuhnya.
Selain relawan BPBD di masing-masing kecamatan menyerukan agar masyarakat tetap berhati-hati akan potensi yang disebabkan cuaca ekstrem, Camat Gunungkencana Firman Arif juga terus melakukan imbauan kepada warga agar tetap berhati-hati. “Kecamatan Gunungkencana salah satunya kecamatan di Kabupaten Lebak yang kerap dilanda bencana banjir dan angin puting beliung. Imbauan kepada warga kita terus kita lakukan guna menghindari korban jiwa,” pungkasnya.(mulyana)
























