SATELITNEWS.COM,TANGERANG—Keberhasilan Pemkab Tangerang meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) menjadi 3,1 triliun rupiah meski masih berada dalam situasi pandemi covid-19 menuai sanjungan. Apresiasi itu diberikan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail dalam rapat paripurna HUT Kabupaten Tangerang ke-390, Kamis (13/10).
Kholid menyatakan DPRD mengapresiasi kemampuan Pemkab Tangerang meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga menyentuh angka 3,1 triliun pada Tahun 2023 mendatang. Menurut dia, peningkatan itu tidak dapat dicapai dengan mudah mengingat pandemi menyebabkan kelesuan ekonomi di Indonesia.
Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan jumlah pendapatan daerah pada 2023 sebesar Rp6,26 triliun, naik Rp526,30 miliar atau 9,71 persen dari target APBD 2022 sebesar Rp5,73 triliun. Pendapatan daerah tersebut bersumber pada penghasilan asli daerah (PAD) dan Pendapatan Transfer.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp 3,10 triliun, meningkat sebesar Rp 526,30 miliar atau 20,37 persen dari target APBD tahun 2022 sebesar Rp 2,58 triliun. Adapun, Pendapatan Transfer ditargetkan sebesar Rp3,15 triliun, masih sama dengan target APBD tahun 2022.
“Berhasil melewati pandemi covid-19 dengan capaian PAD sebesar Rp 3,1 triliun itu luar biasa sekali,” katanya.
Selain itu, Kholid juga menyanjung capaian dan kinerja eksekutif Kabupaten Tangerang yang dinilai mengatasi pandemi covid-19 serta inflasi daerah, yang disebabkan pandemi dan kenaikan harga BBM. Selain itu dia juga menilai Bupati Ahmed Zaki Iskandar dan Wakil Bupati Tangerang Mad Romli sangat konsisten dan serius dalam menangani pandemi covid-19 sejak tahun 2020 sampai 2022. Menurut Kholid, selain covid-19, permasalahan ekonomi juga diperparah dengan adanya konflik Rusia dan Ukraina, yang berdampak pada inflasi di sejumlah negara-negara, termasuk Indonesia.
Baca Juga: Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang
Namun, kata Kholid, pemerintah Kabupaten Tangerang dapat mengendalikan semua permasalahan tersebut dengan mengeluarkan program-program unggulan yang sangat membantu masyarakat kecil seperti BLT, program padat karya, unit dana bergulir dengan peminjaman tunai bagi masyarakat kelompok rendah dan koperasi pasar bagi UMKM.
“Oleh karena itu, kita memberikan apresiasi kepada Bupati Tangerang dan jajaran, karena di bawah kepemimpinannya kita bisa melewati pandemi covid-19 dan program yang dikeluarkannya dapat mengendalikan kenaikan BBM dan inflasi daerah dengan tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli menambahkan bahwa di umur Kabupaten Tangerang yang terbilang sudah cukup dewasa, ia berharap pemerintah dapat memaksimalkan kembali program – progam kerja, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga Kabupaten Tangerang dapat pulih lebih cepat, dan bangkit lebih kuat,” tuturnya.
Dalam acara rapat Paripurna HUT Kabupaten Tangerang ke-390 tahun, tidak dihadiri Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Mad Romli mengatakan, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman), karena keadaan kondisi tubuhnya sedang menurun.
“Bupati tidak bisa hadir, beliau sedang sakit, saat ini sedang isoman,” tandasnya. (alfian)
Baca Juga: DPRD Tangsel Desak Solusi Permanen Atasi Krisis Air di SDN Kademangan 02
























