Selasa, 30 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Batal Deklarasi, NasDem-Demokrat-PKS Hubungan Tanpa Status

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 9 Nov 2022 10:18 WIB
Rubrik Headline, Nasional
Batal Deklarasi, NasDem-Demokrat-PKS Hubungan Tanpa Status

DARI KIRI: Presiden PKS Ahmad Syaiku, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum NasDem Surya Paloh, dan Anies Baswedan. (IST)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Keinginan NasDem agar koalisi pendukung Anies Baswedan deklarasi besok, bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November, resmi kandas. Karena PKS dan Demokrat tidak memberikan persetujuan. Meski demikian, ketiga parpol ini tetap berkomitmen melakukan komunikasi intens. Mereka tetap akan menjalin hubungan, meski statusnya belum jelas.

Kepastian batalnya deklarasi besok dibenarkan ketiga elite partai. Dari Partai NasDem, Willy Aditya, menyebutkan ada dua halangan untuk deklarasi.

Pertama, masih harus menunggu PKS yang akan Rapat Majelis Syuro, akhir tahun ini. Rapat ini adalah mekanisme internal PKS dalam menentukan langkah politik terkait koalisi dan pengusungan capres-cawapres.

Kedua, menunggu Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sejumlah elite partai berlogo mercy itu, pulang dari luar negeri. Sejak dua pekan lalu, AHY bersama SBY, Sekjen dan yang lain, melakukan kunjungan ke Jerman.

“Bisa dipastikan, 10 November tidak jadi deklarasi bersama,” kata Willy dikutip dari rm.id, kemarin.

Wakil Ketua Umum NasDem ini menegaskan, batalnya deklarasi koalisi yang diberi nama Koalisi Perubahan itu, bukan berarti hubungan ketiga parpol retak. Justru, klaim Willy, ketiga parpol ini semakin solid menghadapi Pilpres 2024. “Komitmen demi komitmen itu sudah semakin mengerucut,” ujarnya.

Baca Juga: PKS Apresiasi Kepemimpinan Zakiyah – Najib, Kebijakannya Dinilai On The Track

Willy juga memastikan, deklarasi koalisi 3 parpol ini, tetap bakal digelar. Paling cepat, akhir tahun ini. Kendati demikian, ia juga membuka opsi lain. Soal kemungkinan deklarasi tidak dilakukan bersama, tapi masing-masing parpol. “Jadi, tidak pasti deklarasi bersama, bisa partai per partai,” terangnya.

Juru Bicara PKS Muhammad Kholid menjelaskan duduk persoalan batalnya deklarasi besok. Menurutnya, deklarasi 10 November adalah usulan dari Partai NasDem.

BeritaTerbaru

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

Senin, 29 Jun 2026 16:22 WIB
Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
HASIL CURIAN : Sepeda motor hasil curian diamankan di Mapolda Banten sebagai barang bukti. (ISTIMEWA)

Enam Tersangka Curat Diamankan Ke Mapolda Banten, Tiga Pelaku Lainnya Masih DPO

Senin, 29 Jun 2026 16:19 WIB
MENUNJUKKAN BARANG BUKTI : Dirreskrimum Polda Banten Kombespol Dian Setyawan (tengah) menunjukkan barsng bukti tindak kejahatan di Mapolda Banten. (ISTIMEWA)

Enam Bulan, 267 Kasus Pencurian Terjadi di Wilayah Hukum Polda Banten

Senin, 29 Jun 2026 16:13 WIB

“Kami sangat menghormati usulan tersebut. Namun, sebagaimana dipahami oleh Partai NasDem, pembahasan di tim kecil antara NasDem, PKS, Demokrat dan capres belum tuntas,” kata Kholid, ketika dikonfirmasi, tadi malam.

Untuk PKS, lanjut Kholid, masih ingin menuntaskan dulu sejumlah hal penting. Mulai dari platform, desain pemerintahan, strategi pemenangan, hingga pasangan capres-cawapres.

Sama seperti Willy, dia juga memastikan bahwa mundurnya tanggal deklarasi bukan berarti tanda keretakan atau ancaman. Baginya, hal itu adalah proses alamiah dalam membangun koalisi. “Karena inti dari koalisi adalah bertemunya titik kepentingan semua pihak yang akan berkoalisi,” sambungnya.

Kholid menerangkan, timing deklarasi sangat tergantung pada 2 hal. Pertama, progres pembahasan di tim kecil. Kedua, proses internal di masing-masing partai. “Buat PKS, hasil pembahasan di tim kecil akan kita laporkan ke Majelis Syuro untuk diambil keputusan,” jelasnya.

Baca Juga: Buka Posko Mudik, PKS Banten Sediakan Tiket Penyeberangan Online dan Terapis

Sudah sampai mana pembahasan tim kecil ini? Kholid mengaku, sudah banyak hal yang disepakati. Sementara soal cawapres, Kholid menerangkan, akan ada simulasi bersama 4 pihak yakni PKS, NasDem, Demokrat, dan Anies. “Nanti kita akan lihat simulasi yang terbaik yang bisa diterima 4 pihak,” tuturnya.

Kekhawatiran pecahnya koalisi ini dan berimbas pada batalnya pencalonan Anies ditampik Kholid. Dia menegaskan, pencalonan Anies masih on the track. “Sejauh ini pembahasan on the track. Kita lalui saja prosesnya di tim kecil,” tegasnya.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Panjaitan santai merespons batalnya deklarasi besok. Ia beralasan, Demokrat tidak ingin terburu-buru dalam mengambil sikap. Namun demikian, komunikasi antarpartai tetap jalan sebagai sebuah keniscayaan politik. “Soal waktu, soal yang lain-lain biarkan itu mengalir apa adanya,” kata Hinca, di Gedung DPR, kemarin.

Hinca lalu mengutip pernyataan Presiden Jokowi, yang kadang kala bilang ojo kesusu soal capres-cawapres, tapi di kesempatan lain mengingatkan parpol jangan lama-lama putuskan capres. “Jadi, caranya dinamika politik aja, komunikasi antarpartai biasa. Kami di parlemen juga bicara, nanti ada waktunya saat janur kuning naik toh,” jelasnya.

Pakar komunikasi politik Lely Arianne menilai, batalnya deklarasi koalisi Anies besok lebih dikarenakan masih ada kepentingan di antara parpol koalisi yang belum ketemu. “Politik itu kan pertemuan dan pertentangan dua kepentingan, hasil akhirnya adalah kompromi,” kata Lely, tadi malam.

Hitungannya, koalisi NasDem-PKS-Demokrat ini agak rumit. Karena sejatinya, PKS yang sejak awal ingin mengusung Anies malah ‘keduluan’ NasDem. Sehingga diperlukan kompromi di panggung belakang, agar kepentingan terakomodir.

“PKS dapat apa, belum ketemu. Dengan positioning PKS yang diduluin NasDem, ini menjadi satu persoalan yang belum muncul dalam kompromi itu. Sementara AHY ngebet banget cawapres,” jelasnya.

Apalagi, PKS sudah beberapa kali kecele dalam hal beberapa kali kontestasi politik. Di Pilpres 2019 misalnya, saat PKS digadang-gadang bakal mendapat slot cawapres mendampingi Prabowo, namun malah disalip Sandiaga Uno. Begitupun soal posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang santer bakal diberikan ke PKS sepeninggal Sandi, malah jatuh ke tangan Gerindra.

Lely melihat, PKS trauma dengan sejarah politik itu. Jika melihat potensi yang sama terulang, bukan tidak mungkin PKS bakal lari ke capres lain, hingga otomatis pencapresan Anies gagal. “Bisa saja, PKS lari dukung capres selain Anies,” nilainya.

Sementara, pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, NasDem akan mati-matian berupaya menggaet PKS dan Demokrat guna memuluskan pencapresan Anies. Karena suka tidak suka, untuk mendapatkan tiket, koalisi itu harga mati.

“Ini kan soal bargaining PKS saja, yang ingin daya tawarnya tinggi di mata NasDem dan Demokrat. Makanya tarik ulur, karena belum deal,” kata Ujang, tadi malam.

Ia meyakini, koalisi ini tetap akan terwujud. Hanya saja, baru bakal terjadi di detik-detik terakhir. “Karena waktunya kan masih lama pendaftaran capres-cawapres ini. Masalah jadi atau tidak, kita lihat ke depan. Tapi saya melihat kemungkinan jadinya tinggi,” pungkasnya. (RM)

Tags: nasdempartai demokratpks
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

MENUNJUKKAN NARKOTIKA : Dirresnarkoba Polda Banten Kompol Wiwin Setiawan (tengah) menunjukkan barang bukti narkotika jenis baru. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Gagalkan Peredaran 195 Cartridge Vape Berisi Etomidate

Senin, 29 Jun 2026 14:53 WIB
Gagal Nyalip Truk di Jalan Sudirman Tangerang, Pengendara Motor Tewas Terlindas
Headline

Gagal Nyalip Truk di Jalan Sudirman Tangerang, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Senin, 29 Jun 2026 14:50 WIB
Ribuan Relawan SPPG Kepung Kantor Bupati Tangerang, Minta Program MBG Dilanjutkan dan Diatur dalam UU
Headline

Ribuan Relawan SPPG Kepung Kantor Bupati Tangerang, Minta Program MBG Dilanjutkan dan Diatur dalam UU

Senin, 29 Jun 2026 14:11 WIB
Headline

SPMB SMP Kota Tangerang Jalur Domisili Diperpanjang Akibat Perlambatan Akses, Kepala Diskominfo Minta Maaf

Senin, 29 Jun 2026 09:07 WIB
Terseret Arus Laut Cihara, Wisatawan Asal Jakarta Ditemukan Tewas di Lebak
Banten Region

Terseret Arus Laut Cihara, Wisatawan Asal Jakarta Ditemukan Tewas di Lebak

Minggu, 28 Jun 2026 19:00 WIB
Ikuti Hadir di Hajatan, Jari Balita di Ciledug Tersangkut Seng
Headline

Ikut Orang Tua Hadir di Hajatan, Jari Balita di Ciledug Tersangkut Seng

Minggu, 28 Jun 2026 18:21 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Eksekusi Lahan di Cisoka Tangerang Memanas, Anak Abah Kasudin Blokir Ekskavator dengan Sajadah

Eksekusi Lahan di Cisoka Tangerang Memanas, Anak Abah Kasudin Blokir Ekskavator dengan Sajadah

Kamis, 25 Jun 2026 17:40 WIB
Realisasi Investasi di Kota Tangerang Capai Rp5,45 Triliun, Serap 11.632 Tenaga Kerja

Realisasi Investasi di Kota Tangerang Capai Rp5,45 Triliun, Serap 11.632 Tenaga Kerja

Kamis, 25 Jun 2026 15:38 WIB
DLHK Kabupaten Tangerang Dapati 31 Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi

DLHK Kabupaten Tangerang Dapati 31 Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi

Rabu, 24 Jun 2026 17:22 WIB
KUNJUNGAN - Menkop RI Ferry Juliantono, berkunjung ke Yayasan Anwarul Hidayah, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Senin (29/6/2026). (ISTIMEWA)

Menkop RI Tegaskan Dukungannya Terhadap Pengembangan Kopontren Di Pandeglang

Senin, 29 Jun 2026 16:58 WIB
FOTO BERSAMA - Para atlet berfoto bersama, usai mengikuti Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparepda) IX Provinsi Banten Tahun 2026. (ISTIMEWA)

Prestasi Meningkat, Atlet Peparpeda Pandeglang Persembahkan 2 Emas ‎

Minggu, 28 Jun 2026 12:42 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.