SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang didorong terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi untuk menghadapi tantangan hidup yang semakin kompetitif.
Hal itu mengemuka dalam kegiatan Pekan penerimaan anggota baru (PPAB) Akbar DPC GMNI Kabupaten Tangerang di area camp volunteer park PMI di Solear, Sabtu malam, 13 November 2022.
Hendra yang mewakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, yang didaulat menjadi narasumber pertama dalam kegiatan tersebut memotivasi peserta untuk terus mengasah dan meningkatkan keterampilan (skill) dan kompetensi diri.
Hendra menerangkan, skill dan kompetensi sangat penting di era saat ini untuk mendapatkan pekerjaan atau berwirausaha yang tujuannya untuk meraih kesejahteraan hidup.
“Tujuan kita berorganisasi atau pun menempuh pendidikan adalah meraih kesejahteraan,” ungkapnya.
Sementara untuk dapat hidup sejahtera, lanjutnya, setiap orang harus memiliki pendapatan guna memenuhi kebutuhan hidup.
Baca Juga: Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe Siap Tebar 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai
“Pendapatan bisa diraih dengan bekerja atau berwirausaha. Saat ini tantangan yang dihadapi adalah jumlah pencari kerja dengan ketersediaan lapangan kerja tidak seimbang, sehingga banyak angkatan kerja yang tidak terserap di dunia kerja,” terangnya.
Sehingga, lanjut Hendra, kondisi demikian menjadi tantangan bersama, tak hanya menjadi kewajiban pemerintah untuk menyediakan lapangan kerja, melainkan juga butuh peran aktif dari seluruh elemen masyarakat, tak terkecuali mahasiswa.
Karenanya, Hendra melanjutkan, mahasiswa sebagai agen perubahan dan pembaharu, memiliki tantangan untuk memberikan sumbangsih pemikiran kepada para pemangku kebijakan, serta aktif mengawal proses pembangunan.
Gagasan-gagasan serta usulan berbasis riset dan kajian akademik sangat dibutuhkan oleh para pemangku kebijakan, juga kritik yang konstruktif.
“Ide-ide kreatif dan inovatif dari mahasiswa sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan di Kabupaten Tangerang ini. Oleh karenanya, kami sangat mendukung dan mendorong proses peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai organisasi kemahasiswaan melalui pelatihan, kajian, dan diskusi, karena out putnya sangat dibutuhkan untuk pembangunan,” terangnya.
Melalui sinergi dan kolaborasi semua pihak, Hendra menyakini, berbagai persoalan publik dapat lebih mudah teratasi, sehingga cita-cita terwujudnya kesejahteraan lebih mudah diraih. “Dan mahasiswa menjadi salah satu garda terdepannya,” pungkasnya. (aditya)
Baca Juga: Pelaku Pelecehan di Cipondoh Tak Kunjung Tertangkap, Keseriusan Polisi Dipertanyakan





















