SATELITNEWS.COM, LEBAK—Mainan lato-lato kini memang tengah tren. Bukan saja anak-anak anak-anak yang menggandrungi, bahkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil hingga Presiden Jokowi sudah pernah menjajal permainan sederhana tersebut.
Rupanya, “demam” lato-lato juga dirasakan anak-anak dari Suku Baduy, di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Merka pun cukup piawai memainkan permainan yang memiliki manfaat di antaranya melatih kemampuan motorik anak, mengontrol emosi, meningkatkan kepercayaan diri, tingkatkan kecerdasan anak tersebut.
Jama salah satunya. Bocah 8 tahun ini cukup piawai main Lato-Lato. Jama dan temannya hampir setiap hari bermain Lato-Lato. “Menyenangkan, setiap hari bareng teman (mainkan permainan Lato-Lato,” ujar Jama saat di temui di wilayah Suku Adat Baduy, Rabu (04/01/2023).
Lato-Lato menurut Jama permainan menyenangkan. Namun untuk menguasai permainan yang memiliki dua bola tersebut membutuhkan waktu beberapa hari. Hingga terkadan dia juga mengeluhkan rasa sakit di jari tengah dan bahu. Sebab, permainan tersebut cukup membutuhkan tenaga dan konsentrasi. “Dua harian baru bisa, kemarin-kemarin mah agak sulit (mempernaikannya) tapi kini sudah bisa walaupun belum sepenuhnya menguasai permainan dengan gaya lainnya,” imbuhnya.
Senada dikatakan anak Suku Baduy lainnya, Vian. Ia dan temannya selalu membawa permainan Lato-Lato setiap ke kebun atau ke tempat lainnya. Bersama teman-temannya ia memgaku asyik mempermainkan permaninan tradisional tersebut. “Saya baru belajar, tapi cukup menyenangkan,” kata singkatnya.
Sekadar untuk diketahui, Lato-Lato menjadi salah satu permainan yang viral dan banyak digemari. Namun ada juga bahaya bermain Lato-Lato untuk anak-anak, jika tidak dimainkan dengan hati-hati. Karena permainan yang membenturkan antar bola tersebut memiliki hal negatif dan positifnya. Untuk menghindari bahaya bermain Lato Lato khusus bagi anak-anak usia dini, orang tua diminta untuk selalu waspada.
Baca Juga: Kemeriahan Seba Baduy Bikin Pengunjung Merinding
Sebab, negatif dari permainan tradisional tersebut, salah satunya menimbulkan suara bising (tek tek tek), bahkan bisa menimbulkan luka cukup parah jika kedua bola yang terbuat dari plastik tersebut lepas dari genggaman dan membenur kepala maupun anggota tubuh lainnya.(mulyana)
